Translate

Thursday, May 09, 2013

10 Wisdom Desain Sales Force

February 25, 2013 | By Sigit Kurniawan+



Sumber Ilustrasi: http://stateimpact.npr.org/florida/files/2013/01/1-10-Number10.jpg

Kekuatan sales force sebuah perusahaan ditentukan oleh bagaimana dan seperti apa desain sales force dalam perusahaan tersebut. Hal ini disampaikan oleh CEO dan Founder MarkPlus, Inc Hermawan Kartajaya dalam bertajuk "The New Sales Strategiic Management 2013″ di Philip Kotler Hall, Senin (25/02/2013).

Berikut adalah 10 wisdom yang sebaiknya diperhatikan dalam mendesain sales force di dalam perusahaan:

1. Recruitment is the most important driver

2. First class salesman recruits another first class, second class recruits third class

3. It is hard for a sales foce to succed without quality sales manager

4. It is always worthwhile to estimate territory potential

5. Territory alignment is an overlooked productivity tool

6. Specialize for effectiveness, generalize for efficiency

7. Manage activities, use incentives for results

8.  Reward performance not territory

9. Cost containment is not profit maximization

10. Three criteria for sales goals: fair, realistic, motivational
build-access-manage at dayaciptamandiri.com

Strategi Kompetisi Ala Richard Branson

November 29, 2012 | By Sigit Kurniawan+



Sumber Ilustrasi: http://www.csmonitor.com/var/ezflow_site/storage/images/media/images/1221-richard-branson/9231452-1-eng-US/1221-Richard-Branson_full_600.jpg

Dalam bisnis, kompetisi tidak terelakkan. Peran kompetitor justru membantu perusahaan dalam mengedukasi pelanggan. Persoalannya, ketika pelanggan sudah begitu teredukasi, sementara pemain-pemain baru bermunculan, apa yang harus diperhatikan perusahaan? Mengamati dan mencermati kompetisi itu penting, tapi jangan sampai energi habis untuk memikirkan apa yang dilakukan oleh kompetitor. Paling tidak inilah yang disarankan oleh pebisnis nyentrik Richard Branson dalam kolomnya di situs Majalah Entrepreneur.

"Banyak pemimpin bisnis menghabiskan waktu untuk mengamati kompetisi dan justru tidak fokus apa yang sudah mereka kerjakan. Sebab itu, lebih baik, bila pemimpin itu membangun budaya inovatif di dalam perusahaannya," kata Richard Branson.

Richard Branson menawarkan tiga langkah inovatif untuk membangun kekuatan di tengah kompetisi bisnis.

Pertama, perhatikan apa yang pelanggan Anda tidak lakukan. Di Virgin, Richard Branson mengatakan timnya mungkin akan menaruh perhatian besar pada kompetitor ketika sedang mempertimbangkan sebuah usaha baru. Secara khusus, mereka melihat kelemahan-kelemahan umum yang ada di dalam industri. Misalnya, mengapa pelanggan tidak puas dengan layanan maupun produk yang tersedia di rak-rak toko. Richard Branson menandaskan banyak keputusan bisnis diambil berdasarkan insting dan pengalaman dibanding berdasarkan angka-angka dan riset pasar. "Ketika memposisikan sebagai pelanggan, kita bisa memahami bagaimana cara untuk memperbaikinya," kata Branson.

Kedua, meniru pesaing mungkin bisa membuat pesaing itu tersanjung dan pengembangan model bisnis yang lebih dari pesaing justru lebih penting. "Pada prinsipnya, kita harus bisa mengembangkan model bisnis yang lebih baik, khususnya yang fokus pada kebutuhan pelanggan," kata Branson.

Ketiga, temukan tempat untuk belajar mengembangkan bisnis dan jadilah seperti pelanggan Anda sendiri. Untuk bisa merasakan apa yang dirasakan pelanggan, sambung Branson, Anda harus bisa memposisikan diri seperti mereka. Termasuk membeli produk dan memakainya. Bila ada sesuatu yang kurang pas, di situlah juga Anda harus memperbaikinya. Branson menandaskan daripada berfokus pada pesaing, lebih baik fokus pada apa yang dibutuhkan pelanggan.

Sementara itu, dalam konteks New Wave Marketing, kajian sebuah bisnis bisa dilihat dengan bingkai pemikiran 5C, yakni Company, Customer, Competitor, Change, dan Connector. Paling tidak, sebagai pebisnis, kita tidak hanya fokus pada salah satu "C" saja seperti yang disarankan oleh Richard Branson tersebut. Pebisnis juga harus memahami apa yang terjadi di dalam diri Customer, di dalam Company-nya sendiri, bisa memahami perubahan-perubahan yang sedang terjadi, memahami apa yang dilakukan pesaing, dan juga bisa menjembatani atau menjadi konektor bagi keempat elemen tersebut.
build-access-manage at dayaciptamandiri.com

Bekerja di Luar Kantor Butuh Bandwidth 3 Mbps (BYOD)

Achmad Rouzni Noor II - detikInet

ilustrasi (detikINET)

Jakarta - Ratusan pekerja profesional dengan rentang usia 20-57 tahun yang disurvei Indonesian Cloud Forum (ICF) di tiga propinsi Indonesia rata-rata membutuhkan koneksi bandwidth internet 3 Mbps demi memperlancar pekerjaannya di luar kantor.

Sebanyak 56,1% dari total 200 responden masih berharap bisa mendapatkan kecepatan ideal yang stabil di kisaran 1-3 Mbps saat mengakses internet secara mobile. Sedangkan 39% mendambakan speed internetnya bisa di atas 3 Mbps.

Menurut Pendiri ICF Teguh Prasetya, kebutuhan para pekerja ini menjadi tantangan bagi para operator dalam menghadapi tren Bring Your Own Devices (BYOD) yang belakangan kian marak di Indonesia.

"Dari survei ini terlihat masih ada kekhawatiran pengguna terhadap kualitas layanan operator jika tren BYOD diadopsi secara penuh," ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (8/5/2013).

Tercatat, sebanyak 34,9% responden mengaku belum puas dengan kapasitas layanan internet milik operator meski 63% di antaranya menyatakan puas. Demi kualitas layanan internet yang lebih baik, para responden pun rela membayar lebih.

Mayoritas responden (52,3%) mengaku rela membayar Rp100 ribu-Rp300 ribu per bulan untuk berlangganan paket data seluler dengan harapan (47,7%) bisa mendapatkan kapasitas paket data lebih dari 5GB, meski 2GB-5GB (38,6%) dan 1GB-2GB (13,6%) tidak masalah.

Untuk kapasitas data sebesar itu, khususnya untuk paket data unlimited (81,8%), para responden bahkan rela merogoh kocek lebih dalam dengan kisaran Rp300 ribu-Rp500 ribu (20,5%) dan Rp500 ribu-Rp1juta (18,2%).

Sementara dari sisi aktivitas yang kebanyakan dilakukan oleh para responden saat mengakses internet lewat smartphone maupun tablet, antara lain browsing, chatting, email, download, social network, video streaming, blogging, dan internet radio.

Untuk layanan nilai tambah alias value added services (VAS), mobile payment menjadi yang paling dibutuhkan (32,6%) oleh para pekerja profesional yang diikuti mobile banking (27,9%) dan games (18,6%). Fitur mobile banking juga paling dimanfaatkan demi urusan transaksi (52,4%), cek saldo (28,6%), dan transfer dana (19%).

Untuk membahas lebih lanjut tren BYOD ini, komunitas ICF bekerjasama dengan IndoTelko juga menggelar seminar gratis di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, pada 16 Mei 2013 dengan menghadirkan Keynote Speech Direktur e-Business Kementerian Kominfo Azhar Hasyim.

Panelis yang juga hadir sebagai pembicara antara lain Direktur IT Solutions & Strategic Portfolio PT Telkom Tbk Indra Utoyo, Director/Chief Technology Content New Business Officer PT XL Axiata Tbk Dian Siswarini, Director Strategic Business Development Intel Indonesia Harry K Nugraha, serta Presiden Direktur IBM Indonesia Suryo Suwignjo.

"Kami juga membuka ruang bagi publik untuk ikut berpartisipasi menghadiri ajang diskusi ini secara gratis dengan terlebih dulu mendaftar lewat surat elektronik ke idcloudforum@gmail.com," pungkas Teguh.
build-access-manage at dayaciptamandiri.com

android dan ios akan merajai ?





Can Android, Apple smartphone OS dominance last?

Summary: IDC says that Android and Apple's iOS are more than 91 percent of the smartphone market now. Can Windows Phone and BlackBerry 10 make any dent?

Android and Apple's iOS mobile operating systems account for more than 91 percent of the smartphone market according to IDC, but there's an open question about whether that domination will continue. Why? BlackBerry and Microsoft will vie for the No. 3 spot in market share.
IDC's stats echo what most tech watchers already know: Android and iOS are a duopoly. Here's a look at the standings:

idc021413a
idc021413b

The big question here is whether Android and iOS dominance are due to an open field. Can Windows Phone and BlackBerry 10 do anything to grab some share. IDC noted in a statement:
The two horse race between Android and iOS has collectively accounted for more than 50% share of the smartphone OS market over the past two years. At the same time both BlackBerry and Microsoft have been working on competing platforms that have recently launched and are poised for competition. Microsoft launched Windows Phone 8 in 4Q12, and BlackBerry more recently released BB10 in January, marking the first time two new platforms have been introduced to the smartphone space in the past several years.
What are the chances BlackBerry and Microsoft can garner any kind of momentum?
IDC noted that Nokia has 76 percent of Windows Phone market share shipments. The problem: Microsoft needs more than Nokia to carry the day. Most vendors have Windows Phone devices and Android ones with an emphasis on the latter. Nevertheless, Windows Phone shipments were up 150 percent in the fourth quarter from a year ago.
On the BlackBerry front, the company unveiled its Z10 and BlackBerry 10 platform but needs to convince its base to stay and trade up to the new OS. BlackBerry also has to recruit new users.
The bottom line here is that Microsoft and BlackBerry only have to get a little traction to make a dent in the Android-iOS duopoly.

About 

Larry Dignan is Editor in Chief of ZDNet and SmartPlanet as well as Editorial Director of ZDNet's sister site TechRepublic.

Monday, May 06, 2013

Kebutuhan Vitamin C untuk tubuh kita

Panduan Vitamin C untuk Anda

Posted by Admin on Jul 3, 2012 in Diet, Tips | 0 comments

Vitamin C sepertinya merupakan vitamin yang paling banyak dikenal hari ini. Hal ini tidak mengherankan karena tubuh membutuhkan vitamin C untuk menjalankan hampir 300 fungsinya. Selain itu, vitamin C telah terbukti membantu melindungi tubuh terhadap penyakit jantung, kanker dan penyakit berat lainnya. Tanpa vitamin C tubuh tidak akan mampu memperbaiki sel yang rusak. Vitamin C sangat penting dalam proses pembentukan kolagen. Setiap kali seseorang mengalami luka atau cedera, proses inilah yang membantu memperbaiki kerusakan dan tanpa vitamin C yang cukup ini akan hampir mustahil terjadi proses penyembuhan yang maksimal.

Vitamin C juga merupakan antioksidan mumpuni bagi tubuh dan membantu vitamin dan mineral lainnya untuk diserap lebih baik. Misalnya asam folat dan zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk dapat bekerja secara optimal. Bila tubuh memiliki vitamin C yang cukup, maka pertahanan tubuh terhadap penyakit akan lebih baik. Rumor di masyarakat menyebutkan bahwa vitamin C dosis tinggi dapat mencegah terkena penyakit influenza. Berita ini tidak benar. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin dosis tinggi tidak dapat mencegah terkena influenza, namun vitamin C dengan dosis yang tepat dapat membantu mempercepat proses pemulihan.

Pada tahun 1970, Linus Pauling yang merupakan seorang ilmuan terkenal pemenang Nobel, meragukan pendapat yang menyatakan vitamin C dosis tinggi dapat mencegah flu. Beliau mengemukakan bahwa penggunaan vitamin C yang berasal dari makanan adalah yang terbaik. Kebutuhan tubuh akan vitamin C adalah 2000 mg per hari, namun 250 gram vitamin C pertama adalah yang amat sangat penting dibandingkan dengan 250 gram vitamin C selanjutnya. Maksudnya adalah efek mengkonsumsi vitamin C sebanyak 250 mg per hari tidaklah berbeda jauh jika Anda mengkonsumsi hingga 1000 mg vitamin C tiap harinya.  Beliau mengatakan bahwa 400 mg vitamin C dalam sehari adalah dosis terbaik.

Sebagian besar ilmuan pun mempertanyakan keefektifan vitamin C dosis tinggi dalam mencegah flu. Namun sepertinya rumor ini sudah menjadi suatu tradisi di masyarakat kita saat ini. Kandungan vitamin C pada buah-buahan dan sayuran hampir sama. Terdapat beberapa jenis buah-buahan dan sayuran yang memiliki kandungan vitamin C di atas rata-rata, yaitu: pepaya, jambu, brokoli, kiwi, jeruk, strawberi, melon, cranberries, dan cabai.

Vitamin C adalah salah satu vitamin yang larut di dalam air sehingga merebus sayuran dalam waktu lama merupakan langkah yang kurang tepat. Dengan mengkonsumsi 5 porsi buah dan sayuran dalam sehari sudah cukup memenuhi kebutuhan vitamin C tubuh, dengan catatan asupan makanan tersebut dikonsumsi dalam keadaan mentah atau dimasak tidak terlalu lama.

Berkaitan dengan kelarutan vitamin C dalam air, maka vitamin C tidak dapat disimpan sebagai cadangan di dalam tubuh. Artinya sejumlah vitamin C yang Anda konsumsi hari ini tidak akan bersisa di kemudian hari karena sudah terbuang melalui air seni. Oleh karena itu penggunaan vitamin C dosis tinggi tidaklah tepat, sangat lebih dianjurkan untuk mengkonsumsi vitamin C secara teratur dan berkala setiap hari untuk mencapai tingkat kebugaran yang diharapkan.

Peranan vitamin C amatlah penting bagi tubuh, dan ini tidak dipungkiri lagi. Vitamin C banyak dikandung di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran segar, dan dengan pola makan yang baik dan seimbang, kadar ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh sehari-hari. Pada keadaan lelah atau aktivitas berat, suplementasi vitamin C akan sangat berguna. Penggunaan vitamin C dosis tinggi tidak memiliki efek samping yang berbahaya, karena tubuh akan dengan mudah mengeluarkannya.

Beberapa Pertanyaan yang Sering Ditanyakan berkaitan dengan Vitamin C:

1. Apakah aman untuk mengkonsumsi minuman vitamin C dosis tinggi?

Jawaban: Aman. Namun yang perlu dipertanyakan adalah keefektifannya. Karena berapa pun dosis vitamin C yang Anda minum akan langsung dikeluarkan oleh tubuh dalam hari yang sama karena kelarutan vitamin C adalah dalam air. Kegunaan vitamin C dosis tinggi masih diperdebatkan terutama pada orang normal. Jika Anda dalam keadaan sakit, pemulihan dari sakit atau kondisi fisik tertentu maka vitamin C dosis tinggi akan bermamfaat. Sampai sejauh ini vitamin C hanya terbukti dapat menyembuhkan penyakit Scurvy.

2. Berapa banyak kebutuhan vitamin C dalam sehari?

Jawaban: Menurut Angka Kebutuhan Gizi (AKG) di Indonesia pada tahun 2007, kebutuhan vitamin C dibagi berdasarkan usia:

Dewasa: 90 mg/hari

Bayi 0-6 bulan: 40 mg/hari

Anak 7-23 bulan: 40 mg/hari

Anak 2-5 tahun: 45 mg/hari

Ibu hamil: 90 mg/hari

Ibu menyusui: 100 mg/hari

Angka ini akan meningkat bila dalam keadaan sakit atau masa pemulihan dan besarnya tergantung dari berat ringannya keadaan. Sebagai informasi, 100 mg jeruk mengandung 49 mg vitamin C.

3. Apakah jenis sumber makanan yang mengandung vitamin C tinggi?

Jawaban: Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah sumber vitamin terbaik. Buah citrus, tomat, dan kentang adalah sumber utama vitamin C yang sering dikonsumsi. Selain itu buah-buahan dan sayuran yang mengandung vitamin C adalah brokoli, strawberi, dan lain-lain. Penyimpanan buah-buahan maupun sayuran yang cukup lama atau dimasak akan menurunkan kadar vitamin C terkandung karena vitamin C larut dalam air dan rusak jika terkena panas. Oleh karena itu sebaiknya buah-buahan dan sayuran jangan terlalu lama dimasak, dikonsumsi langsung akan lebih baik karena kandungan vitamin C tidak berkurang. Bila Anda mengkonsumsi 5 jenis sediaan buah-buahan atau sayuran mengandung vitamin C sebanyak 200 mg dan cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C sehari-hari. Di bawah ini terdapat beberapa jenis buah-buahan dan sayuran dan vitamin C yang terkandung.

Sumber:

The Difference Between Dr. Linus Pauling's Recommendations and the Linus Pauling Institute's Recommendation for Vitamin C Intake". January 27, 2004. Retrieved November 1, 2010.

Heimer, K. A.; Hart, A. M.; Martin, L. G.; Rubio-Wallace, S. (2009). "Examining the evidence for the use of vitamin C in the prophylaxis and treatment of the common cold". Journal of the American Academy of Nurse Practitioners 21 (5): 295.

Chalmers, TC (Apr 1975). "Effects of ascorbic acid on the common cold. An evaluation of the evidence". The American Journal of Medicine 58 (4): 532–6.
build-access-manage at dayaciptamandiri.com

Wednesday, May 01, 2013

25 hal yang bisa menginspirasi Anda menjadi pemimpin yang lebih baik


25 Quotes to Inspire You to Become a Better Leader

Great quotes inspire us to change, to grow, and to become our best selves. I researched thousands of quotes from successful leaders for my last book, to capture one for each chapter, covering 11 simple concepts to become a better leader. My recent LinkedIn post explaining the 11 concepts became the 2nd most read article in LinkedIn history (at 1.3 million views!) So, I'm sharing my favorite quotes here- those which inspired me enough that I published them in the book, along with the runners up. Here are my 25 favorite likeable leadership quotes. I hope they inspire you as much as they have inspired me:
Listening
1) "When people talk, listen completely. Most people never listen." - Ernest Hemingway
2) "The most basic of all human needs is the need to understand and be understood. The best way to understand people is to listen to them." - Ralph Nichols
Storytelling
3) "Storytelling is the most powerful way to put ideas into the world today." -Robert McKee
4) "If you tell me, it’s an essay. If you show me, it’s a story." —Barbara Greene
Authenticity
5) "I had no idea that being your authentic self could make me as rich as I've become. If I had, I'd have done it a lot earlier." -Oprah Winfrey
6) "Authenticity is the alignment of head, mouth, heart, and feet - thinking, saying, feeling, and doing the same thing - consistently. This builds trust, and followers love leaders they can trust." -Lance Secretan
Transparency
7) "As a small businessperson, you have no greater leverage than the truth." -John Whittier
8) "There is no persuasiveness more effectual than the transparency of a single heart, of a sincere life." -Joseph Berber Lightfoot 
Team Playing
9) "Individuals play the game, but teams beat the odds." -SEAL Team Saying
10) "Alone we can do so little; together we can do so much." - Helen Keller
Responsiveness
11) "Life is 10% what happens to you and 90% how you react to it." -Charles Swindoll
12) '"Your most unhappy customers are your greatest source of learning." - Bill Gates
Adaptability
13) "When you're finished changing, you're finished." -Ben Franklin
14) "It is not the strongest of the species that survive, nor the most intelligent, but the one most responsive to change." –Charles Darwin
Passion
15) "The only way to do great work is to love the work you do." -Steve Jobs
16) "I have no special talents. I am only passionately curious." -Albert Einstein
Surprise and Delight
17) "A true leader always keeps an element of surprise up his sleeve, which others cannot grasp but which keeps his public excited and breathless." -Charles de Gaulle
18) “Surprise is the greatest gift which life can grant us.” - Boris Pasternak
Simplicity
19) "Less isn't more; just enough is more." -Milton Glaser
20) “Simplicity is the ultimate sophistication.” -Leonardo daVinci
Gratefulness
21) "I would maintain that thanks are the highest form of thought, and that gratitude is happiness doubled by wonder." -Gilbert K Chesterton
22) "The essence of all beautiful art, all great art, is gratitude." -Friedrich Nietzsche
Leadership
23) “Management is doing things right; leadership is doing the right things.” — Peter F. Drucker
24) "If your actions inspire others to dream more, learn more, do more and become more, you are a leader." —John Quincy Adams
25) "Leadership and learning are indispensable to each other." —John F. Kennedy
---
Those are my favorite leadership quotes. Now it's your turn. Which of these quotes speak most to you? What are your favorite leadership quotes? And which qualities make you a likeable leader? Let me know in the comments below- and here's to all of us becoming better leaders!
-----
Dave Kerpen is the leader of two companies, as CEO of Likeable Localand Chairman of Likeable Media. He is also the New York Times bestselling author of two books, Likeable Social Media and Likeable Business.

Tuesday, April 30, 2013

Sumber Daya Manusia menjadi tantangan pengembangan e-Gov Indonesia


SDM Menjadi Tantangan Pengembangan e-Gov di Indonesia

4 December 2012 | 11:30 | Penulis: Eri Kartiadi

Perkembangan e-government di Indonesia masih sebatas institusi memiliki website dan beberapa diantaranya memberikan dokumen pdf untuk di download masyarakat pengguna. Level yang tidak pernah beranjak sejak disuarakannya e-gov di Indonesia diduga karena keterbatasan kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk mengelola sumber teknologi informasi yang ada.
Tony Seno Hartono, National Technology Officer, Microsoft Indonesia, melihat kecenderungan tersebut. Padahal menurutnya pemerintah di Indonesia sangat senang membeli perlengkapan canggih. “Sayangnya SDM yang ada tidak mendukung sehingga tidak tahu bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut,” ujarnya saat ditemui pada seminar Menyongsong Indonesia 2025: E-Government Digital Service, di Jakarta.
Oleh karena itu, Menurut Tony, Microsoft sebagai mitra yang mendukung transformasi pemerintah menuju era e-gov telah melakukan pendampingan terhadap teknologi yang dimilikinya. “Terbukti bahwa sesungguhnya SDM Indonesia itu sangat berpotensi tinggi maju dengan teknologi, namun mereka butuh pendampingan. Sekali mereka mengerti maka akan terjadi efek bola salju karena banyak inovasi lahir setelah itu,” tambahnya.
Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia merupakan salah satu cara bagaimana Indonesia mencapai visi Indonesia 2025, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur. Penerapan TIK yang baik juga menjadi cara monitoring yang efektif dan handal untuk pencapaian tersebut.
Tony Seno melihat bahwa penerapan TIK yang baik adalah dengan penerapan keamanan informasi yang baik, terpercaya dan akurasi, baik di dalam institusi maupun antar institusi. “Data yang ada antar institusi pemerintahan sebenarnya dapat saling terhubung tanpa harus ada rasa takut data rahasia terbuka,” ujarnya.
Donny BU, Executive Director ICT Watch di Indonesia memaparkan bahwa pemerintah Indonesia seharusnya mampu membuat blue-print yang menyambung akan kebutuhan data antar institusi pemerintahan. Sehingga kelak data-data tersebut bisa dianalisa, dikoordinasi dengan fasilitas TIK yang terpadu.
Dengan mengedepankan unsur keamanan, terutama area vital, Microsoft mengusulkan penerapan e-gov di Indonesia adalah dengan arsitektur Private Cloud. Tony Seno menilai pemanfaatan teknologi cloud cocok dengan luasnya geografis negeri ini, meski ia tidak memungkiri adanya kesenjangan infrastruktur jaringan antara kota dan daerah dan hal tersebut menjadi tantangan ke depan.
“TIK dengan arsitektur Private Cloud sangat tepat digunakan untuk pemerintahan, karena memenuhi ketentuan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik dan Undang-undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” jelasnya.
Sementara itu Eko Indrajit, selaku Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom), mengakui adanya kurangnya kuantitas dan kualitas SDM TI di Indonesia. Ia menilai bahwa pemerintah dan khususnya 850 kampus yang menjadi anggota Aptikom, memiliki tanggung jawab untuk melakukan percepatan peningkatan kualitas SDM TI demi menyukseskan visi Indonesia 2025.
“Kalau ada inisiatif proyek TI di daerah yang tidak jalan, maka kampus TI di sekitar lokasi proyek tersebut juga punya andil salah,” pungkasnya.