Translate

Showing posts with label APTIKNAS. Show all posts
Showing posts with label APTIKNAS. Show all posts

Tuesday, July 14, 2026

Aptiknas Daily Technology Briefing 14 Juli 2026

 


Daily Technology Briefing

Selasa, 14 Juli 2026

Fokus: AI & Transformasi Digital · Cybersecurity · Infrastruktur & Observability · Industri Teknologi Indonesia
Pembaruan hingga 08.07 WIB



1. Seleksi spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz memasuki batas akhir sanggahan

Komdigi menetapkan 14 Juli 2026 pukul 15.00 WIB sebagai batas akhir bagi peserta untuk mengajukan sanggahan atas hasil seleksi pengguna pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Pemenang baru dinyatakan sah setelah Menteri Komunikasi dan Digital menerbitkan keputusan resmi. (Komdigi Portal)

Mengapa penting

Spektrum 700 MHz memiliki jangkauan luas dan cocok untuk memperluas konektivitas di luar kota besar, sedangkan 2,6 GHz dapat memperkuat kapasitas jaringan di wilayah dengan trafik tinggi. Hasil seleksi ini berpotensi memengaruhi kecepatan perluasan 5G, biaya investasi operator, kualitas layanan perusahaan, serta pertumbuhan edge computing dan Industrial IoT.

Tindakan bagi pemimpin teknologi

Perusahaan manufaktur, logistik, pertambangan, perkebunan, dan smart building sebaiknya mulai memetakan kebutuhan private network, konektivitas cadangan, latency aplikasi, serta kesiapan perangkat 5G.


2. Perpres Tata Kelola AI Indonesia mendekati tahap penyelesaian

Dalam WSIS Forum 2026, pemerintah menyampaikan bahwa Peraturan Presiden tentang Tata Kelola AI sedang diselesaikan dan akan menjadi dasar bagi Peta Jalan AI Nasional. Regulasi tersebut diarahkan untuk memberikan kepastian hukum bagi inovasi dan investasi sekaligus memastikan penggunaan AI tetap etis, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik. (Komdigi Portal)

Mengapa penting

AI governance akan berubah dari pedoman sukarela menjadi bagian dari risiko bisnis dan kepatuhan. Perusahaan perlu mengetahui model AI apa yang digunakan, data apa yang diproses, siapa yang bertanggung jawab terhadap hasilnya, dan bagaimana keputusan otomatis dapat diaudit.

Prioritas perusahaan

  • Membuat inventaris aplikasi, model, agen, dan vendor AI.

  • Menentukan klasifikasi risiko untuk setiap use case.

  • Menerapkan human oversight pada keputusan berdampak tinggi.

  • Menyimpan log prompt, output, akses data, dan perubahan model.

  • Menetapkan proses pelaporan insiden AI.


3. AI berdaulat membutuhkan penguasaan chip, komputasi, dan talenta

Komdigi menegaskan bahwa AI berdaulat tidak cukup hanya dengan membuat aplikasi atau model lokal. Indonesia perlu memperkuat seluruh rantai nilai, termasuk semikonduktor, infrastruktur komputasi, pusat data, serta pengembangan talenta digital. Penguasaan chip dinilai semakin menentukan posisi negara dalam industri AI global. (Komdigi Portal)

Mengapa penting

Ketergantungan pada GPU, cloud, model, dan komponen asing dapat menjadi risiko biaya, ketersediaan, kepatuhan data, serta keberlanjutan layanan. Bagi Indonesia, peluang terbesar tidak hanya berada pada aplikasi AI, tetapi juga pada storage, networking, cooling, power management, observability, dan managed AI infrastructure.

Peluang bagi industri teknologi Indonesia

AI-ready data center, GPU as a Service, sovereign cloud, high-performance storage, liquid cooling, jaringan berlatensi rendah, dan monitoring beban kerja AI akan menjadi area pertumbuhan penting.


4. Indonesia menghadapi lonjakan ancaman siber yang membutuhkan perubahan strategi SOC

BSSN melaporkan sekitar 5,5 miliar serangan siber sepanjang 2025, meningkat 714 persen dibandingkan rata-rata tahunan periode 2020–2024. Pemerintah terus memperkuat sistem keamanan siber nasional untuk menghadapi peningkatan tersebut. (Antara News)

Mengapa penting

Volume serangan yang sangat besar membuat pendekatan keamanan berbasis alert manual semakin tidak memadai. SOC perlu bergerak menuju korelasi lintas sumber, otomatisasi respons, threat intelligence, dan analisis perilaku.

Kontrol yang perlu diprioritaskan

  • PAM dan least privilege untuk akun manusia maupun mesin.

  • Integrasi SIEM, EDR/XDR, NDR, dan vulnerability management.

  • Monitoring API key, service account, serta identitas workload.

  • Backup immutable dan pengujian disaster recovery.

  • Pengukuran MTTD, MTTR, serta cakupan aset yang termonitor.

  • Runbook otomatis untuk insiden berulang.


Kongsi Sinar Mas dan LG CNS Siap Bangun Data Center di Jakarta Senilai Rp4,6 Triliun

5. Regulator perbankan Kanada memperingatkan kemampuan AI dalam mempercepat serangan siber

Regulator perbankan Kanada dilaporkan memperingatkan institusi keuangan bahwa model AI maju dapat menemukan dan mengeksploitasi kerentanan jauh lebih cepat, sehingga mempersempit waktu yang tersedia bagi bank untuk mendeteksi dan menahan serangan. Regulator meminta lembaga keuangan memperkuat tata kelola teknologi dan manajemen risiko AI. (Reuters)

Mengapa penting bagi Indonesia

Peringatan tersebut relevan bagi bank, fintech, asuransi, operator infrastruktur kritis, dan penyedia layanan digital Indonesia. AI yang sama dapat membantu pertahanan sekaligus mempercepat reconnaissance, pencarian kredensial, eksploitasi, dan pergerakan lateral oleh penyerang.

Respons yang disarankan

Organisasi perlu menguji apakah proses deteksi dan respons mereka mampu menghadapi serangan yang berlangsung dalam hitungan menit, bukan hari. Penggunaan AI untuk cybersecurity juga harus dilengkapi approval policy, pembatasan akses tools, audit trail, dan human-in-the-loop.


Executive Takeaway

Perkembangan hari ini menunjukkan empat arah utama:

Konektivitas 5G akan menjadi fondasi layanan AI dan industri digital berikutnya.
AI governance mulai bergerak menuju kerangka regulasi yang lebih formal.
AI sovereignty membutuhkan pembangunan infrastruktur, bukan hanya pengembangan aplikasi.
Cybersecurity operations harus beradaptasi terhadap serangan yang semakin otomatis dan cepat.

Opportunity Watch untuk APTIKNAS dan Anggota

AI-ready infrastructure · private 5G dan edge computing · sovereign cloud · observability end-to-end · AI governance assessment · SOC modernization · cybersecurity managed services · talenta AI dan keamanan siber.

Monday, June 15, 2026

Membangun Komunitas IT, bersama Koperasi AMB

 Kali ini kembali kami mengadakan kegiatan Koperasi APTIKNAS Maju Bersama didukung oleh PT Wahana Piranti Teknologi, dengan fokus solusi Huawei eKit.

Article content

Kegiatan dipandu oleh Pengurus AMB - Dennis Johan.

Article content

Kegiatan dibuka oleh Ketua Koperasi AMB, yang juga merupakan Bendum APTIKNAS, Andri Soegondo.

Article content

Dilanjutkan dengan kata pembuka Dari Sekjen APTIKNAS, Fanky Christian.

Article content

Presentasi Huawei eKit Dari Tim Huawei & WPT.

Article content
Article content

Setelah sesi diskusi Dan door-price, kegiatan ditutup dengan FOTO bersama.

Article content

Apabila tertarik mendukung kegiatan kami, bisa menghubungi Tim APTIKNAS - dppaptiknas@gmail.com / Nurmah 082312629962

Mari semangat membangun IT Indonesia.

Thursday, April 23, 2026

Shaping the Talent, Bridging the Skills Gap: Preparing Tomorrow’s Tech Workforce with CompTIA - 23 April 2026


Keseruan webinar hari ini membahas cara CompTIA membantu membangun talenta digital Indonesia.


CompTIA tech jobs landscape

CompTIA dengan pengalamannya menjabarkn apa saja perubahan yang terjadi di lapangan pekerjaan teknologi.




Yang menarik, ini bukan hanya terjadi di global. Bahkan juga di Indonesia.

Apa saja yang berubah, inilah prediksi CompTIA.




Silahkan tonton ulang di : https://www.youtube.com/live/J7Blg-AXrM0?si=p1Xz7E6GLi2ih3Ht


Dapatkan kesempatan harga khusus APTIKNAS member, silahkan kontak DPP (dppaptiknas@gmail.com) / +62 823-1262-9962



Sunday, November 10, 2024

IndoBitubi: Upgrade Your B2B Skills, 6 Nov 2024

  Komunitas IndoBitubi yang berkonsentrasi untuk mengembangkan Business to Business Skills dan Networking, kembali mengadakan kegiatan meetup dengan membahas tema AI - Public Speaking - Networking.. Kegiatan kali ini diadakan di area Getcourse Hall, di daerah Setiabudi Jakarta Selatan. Hal ini karena platform 521Talenta menggunakan Getcourse sebagai salah satu platform di dalamnya. Kegiatan kali ini dihadiri oleh anggota Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) dan Indonesia Artificial Intelligence Society (IAIS) selain dari anggota komunitas Indobitubi sendiri.

Hadir dalam kegiatan ini beberapa narasumber luar biasa yang membagikan pandangan dan wawasannya dalam dunia B2B.


Fanky Christian, selaku founder komunitas IndoBitubi, sekaligus juga Sekjen Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) menyampaikan keynote di awal kegiatan.


Langsung di sesi awal dimulai dengan topik Public Speaking. Kemampuan public speaking dapat meningkatkan 50% pendapatan usaha B2B, demikian Fanky Christian membuka sesi. Sesi Public Speaking dipimpin oleh Coach Fitrini Chow , dalam bentuk Workshop.


Dengan gayanya yang khas, Fitrini menarik perhatian dan partisipasi para peserta yang hadir, karena memang Public Speaking harus perlu praktek dan berani tampil di depan peserta.


Setelah beberapa kesempatan tampil di depan, dan langsung praktek, maka peserta akan lebih mengerti apa yang harus dilakukan, demikian Fitrini Chow menutup sesinya.


Di akhir sesi, Fanky Christian memberikan plakat APTIKNAS SMART NATION kepada Fitrini Chow.

Sesi selanjutnya tidak kalah seru, karena membahas AI dan dampaknya bagi dunia pekerjaan, yang langsung dibawakan oleh Eka Kurniawan, dari Jobstreet by Seek. Siapa yang tidak mengenal Jobstreet, sejak lama platform ini telah menjadi panduan bagi para pencari kerja dan juga perusahaan untuk mencari kandidat terbaik.


Dalam acara ini juga di luncurkan kerjasama antara APTIKNAS dan Jobstreet untuk memberikan 1x Posting Job di platform Jobstreet. Khusus untuk anggota APTIKNAS.


Silahkan mendaftar untuk bisa mendapatkan manfaat ini: https://bit.ly/JobstreetXAptiknas

Eka Kurniawan mengulas banyak hal terkait AI berdasarkan report yang baru saja dikeluarkan oleh Jobstreet, yang anda dapat akses juga di: https://id.employer.seek.com/id/page/rsa-decoding-global-talent-2024#ReportForm

Di akhir sesi, kembali pengurus APTIKNAS menyampaikan plakat APTIKNAS SMART NATION kepada Eka Kurniawan dari Jobstreet by Seek.


Kami berfoto dulu sebelum beberapa narasumber meninggalkan lokasi kegiatan.


Kami lanjutkan dengan sesi menarik lainnya, dari Immanuel Manurung, Importir.Org yang membahas Sales Funnel di B2B.


Importir.org juga merupakan mitra dari anggota APTIKNAS untuk proses import bersama. Kembali diberikan plakat APTIKNAS SMART NATION di akhir sesi Immanuel Manurung.


Selanjutnya disampaikan pembahasan platform Indojual.com yang baru saja diluncurkan oleh APTIKNAS, langsung oleh founder nya, Brian S, yang juga merupakan salah satu pengurus APTIKNAS.


Dan sesi selanjutnya adalah pemaparan platform 521 Talenta yang dikembangkan oleh PT LIMA DUA SATU TEKNOLOGI INDONESIA oleh Fajar Dwi Putra. Platform ini juga menggabungkan kemampuan LMS (menggunakan Getcourse, LMS Tutor, Classin) dan terintegrasi dengan Job Portal. Integrasi 521Talenta.com yang terakhir juga dengan iBlooming.ai yang memungkin konten video bisa menjadi multi-language. Dan dengan bergabungnya 521Talenta sebagai Channel Provider di iBlooming.ai maka konten juga bisa diakses di platform tersebut.


Sesi terakhir ditutup dengan sesi Fanky Christian, yang membahas AI untuk Sales B2B.


Di kesempatan yang sama, ketua umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, SH. (Hoky) Bisa hadir dan menyapa para peserta yang ada.


Di akhir kegiatan, Fanky Christian juga meluncurkan ebook Deep People yang menceritakan perjalanan kehidupan dan karirnya hingga mencapai usia 50 tahun. Peluncuran disaksikan peserta yang ada, dan tampil di muka , para pengurus inti dari APTIKNAS.


Hari itu juga menjadi tonggak sejarah integrasi baru antara 521Talenta.com iBlooming.ai .

Kami di PT LIMA DUA SATU TEKNOLOGI INDONESIA bangga bisa menjadi bagian dari iblooming.ai , platform pembelajaran bersama. Dengan sinergi ini, konten 521Talenta akan tersedia juga dalam multi bahasa.Kontak tim kami 521Talenta untuk membantu anda mengembangkan "Talent for the products and solutions"..https://iblooming.ai/teachers/521-talenta/


Adapun konten ebook Deep People dapat anda dapatkan dengan mengakses : https://eventcerdas.myr.id/ebook/deep-people , gunakan kode B2BDP hingga 12 November 2024 untuk mendapatkan harga Rp.50.000, dari harga normal Rp.199.000. Ebook juga dapat diakses di platform iBlooming.ai dengan harga 12 USD.

Terakhir, acara ditutup dengan foto bersama dengan peserta yang ada.


Anda ketinggalan acaranya ? Jangan kuatir, nanti materi recording dan bahannya anda bisa dapatkan di platform EventCerdas. https://eventcerdas.myr.id/

Kami nantikan anda di kegiatan selanjutnya bersama IndoBitubi dan APTIKNAS dan IAIS.