Translate

Showing posts with label startsmeup. Show all posts
Showing posts with label startsmeup. Show all posts

Tuesday, April 23, 2024

Kemana Baiknya Kita Menulis Blog ? 8 Keunggulan Blogger dibandingkan lainnya

 Pertanyaan ini diberikan kepada saya, dan saya langsung menjawab Blogger. 



Mengapa blogger?

Pertama, tentu karena dikembangkan, dikelola oleh Google langsung. Karena dikelola oleh mesin pencari terbesar dan terbaik, maka tentu layanan blog anda semoga tidak akan terganggu, dan abadi. Buktinya, saya sudah menulis di blogger sejak 2004.

Dan salah satu blog terlama saya, termasuk yang saya kembangkan untuk perusahaan, sejak tahun 2005. 

Kedua, mudah dirubah oleh newbie. Untuk  para penulis baru, kadang konsentrasinya bisa terganggu bila terlalu fokus kepada tampilan. Maka blogger menyediakan beragam template yang bisa digunakan, tanpa coding, semua sudah siap, tinggal dipilih.

Untuk yang menginginkan tampilan yang profesional, kita bisa membeli template berbayar, dan tidak mahal.

Ketiga, ramah search engine. Salah satu pertimbangan utama adalah karena blogger memudahkan blog atau website kita diakses oleh search engine. Dan ini dimulai dengan label (hashtag) yang disematkan dalam tulisan artikel yang kita buat.

Keempat, bisa diakses dari berbagai platform sosial media lain. Interface yang ada memungkinkan bisa diakses dan diposting ke berbagai sosial  media lain. Gunakan berbagai tools, seperti IFTTT, agar bisa memposting artikel ke sosial media lain.

Kelima, kemudahan embed video dari youtube. Karena sama-sama dikembangkan Google, maka video yang kita buat dan posting di youtube, juga bisa disematkan(embed) ke dalam artikel dan tulisan yang kita buat.

Selain video, tentu gambar juga sangat mungkin dimasukkan ke dalam artikel.

Keenam, tidak ada biaya. Sungguh tidak ada biaya. Dengan kapasitas free email gmail kita sekarang 15GB (termasuk semua layanan ini), maka tidak ada biaya untuk hosting. Semua terakumulasi dalam akun gmail kita. Dan ini sangat memudahkan, daripada kit harus membayar tiap tahun untuk biaya hosting. Yang mungkin ada biaya adalah bila kita ingin menggunakan custom domain. Dan kemudian custom domain ini di-alias ke blog atau website kita di blogger.

Ketujuh, tidak ada iklan. Setidaknya kita bisa mengatur apakah akan muncul iklan di dalam web atau blog kita, karena ini akan terkait dengan akun Google Ads yang kita ingin pakai. Tapi sejujurnya, kecil sekali pendapatan dari Google Ads. Jelas tanpa iklan membuat pembaca nyaman membaca apa yang kita bagikan.

Kedelapan, tidak ada moderasi. Karena anda memiliki kontrol sendiri, maka jelas, tidak a moderasi. Konten anda tidak akan diedit oleh editor. Tapi tetap konten kita harus konten yang bertanggungjawab.

Terakhir. Tunggu apa lagi, saatnya anda menulis untuk Indonesia.





Wednesday, August 11, 2021

Business Development 101: Analisa Posisi SWOT Anda

  Salah satu kendala dari UMKM adalah melakukan evaluasi atas kondisi SWOT usahanya. Hal ini disampaikan dalam webinar Pentingnya Business Plan dalam Menjalankan Bisnis di tanggal 4 Agustus 2021. Dalam webinar rutin dari Rumah BUMN Bandung, pembicaranya kali ini adalah Djoko Kurniawan, konsultan UMKM senior. 

Isi Bisnis Plan lakukan Analisa SWOT. DokPri

Isi Business Plan, dalam Business Development yang anda buat harus menyertakan analisa SWOT. SWOT adalah singkatan dari Strength (Kelebihan), Weakness (Kekurangan) , Opportunity (Peluang) dan Threat (Ancaman). 

Penggunaan SWOT ini sangat penting karena akan menentukan bisnis yang anda ambil, jalani dan rencana dilakukan masuk ke dalam posisi yang mana ? Ada 4 posisi yang mungkin muncul, yaitu :

  1. Posisi SO (Strength - Opportunity). Posisi yang yang paling baik, yaitu adanya kelebihan dan ada peluang. Bisnis yang saat ini memiliki kondisi seperti ini sebagai contoh adalah alat kesehatan, vitamin, semua tumbuh pesat di masa pandemi.
  2. Posisi ST (Strength - Threat). Posisi kedua, ada kelebihan tapi ada ancaman. Ada kemungkinan bisnisnya bisa bertumbuh, tapi ada ancaman yang harus diwaspadai. Semisal, usaha kuliner , ada yang bisa dibuka dan berkembang cabangnya di masa pandemi, tapi ada ancaman yang harus dipersiapkan. Ada kawan yang berusaha membuka warung kopi, karena posisinya tidak di dalam mall, maka dia masih dengan mudah bisa menerima order dan bekerjasama dengan jasa antaran online, tapi ancaman PPKM yang menyebabkan tempat usahanya harus tutup sementara menjadi faktor Threatnya.
  3. Posisi WO (Weakness - Oppportunity). Posisi ini umumnya dialami oleh perusahaan, atau usaha yang sudah berjalan. Semisal usaha bidang komputer yang mengalami kekurangan bila mereka berusaha di mall atau tempat yang harus tutup selama pandemi, tapi ada peluang mereka bisa kembangkan dengan cara jualan online di marketplace.
  4. Posisi WT (Weakness - Threat). Posisi ini yang paling memusingkan. Sudah mengalami kekurangan, mereka juga menghadapi ancaman. Mereka yang berusaha seperti event organizer weeding yang terpaksa mengurangi karyawan karena tidak ada lagi pesta pernikahan hampir dua tahun ini.

Sangat penting mempersiapkan SWOT bagi usaha anda, dan kita bisa belajar dan mempersiapkan business plan, serta business development yang lebih baik lagi.

sumber: https://www.kompasiana.com/startmeup/61135c3f0101902650513202/business-development-101-analisa-posisi-swot-anda

Saturday, August 07, 2021

Business Development 101: Tentukan Proses Sales Anda

 Setelah mendefinisikan program kerja, target dan KPI , serta memastikan semua bisa dimonitor dalam dashboard, kembali kita akan membahas tahapan selanjutnya, yaitu Proses Sales.

Proses Sales atau proses penjualan adalah tahapan-tahapan yang ditentukan dalam satu siklus penjualan. Sebagai contoh, dalam pendekatan B2B (Business to Business), ada beberapa model tahapan sales.

B2B sales process - DokPri.

Saya membahasnya dalam satu kesempatan di sharing depan komunitas B2B, dan saya posting di slideshare terkait slide ini, waktu itu terkait Solution Selling, menjual solusi . Kebetulan bisnis saya fokusnya di menjual solusi, bukan produk. Lho apa bedanya ?

Dalam pendekatan B2B, yang difokuskan bukan produknya, tapi solusi yang tepat untuk konsumen. Maka tahapan awalnya umumnya adalah pendekatan untuk mencari tahu apa yang mereka perlukan, apa yang menjadi masalah, apa yang menjadi hal yang meresahkan mereka (pain point). 

Jadi bisa saja, tahapan sales nya disesuaikan menjadi :

1. Pendekatan / Perkenalan

2. Definisi Masalah / Kebutuhan

3. Presentasi / Diskusi Masalah & Kebutuhan

4. Melakukan Test / Ujicoba

5. Penawaran

6. Follow Up / Negosiasi

7. Closing

Tiap tahapan proses sales ini ada untuk apa ? Untuk dimonitor. Tahapannya sudah sampai mana ?

Maka kita sebagai business developmen akan tahu, sudah sampai di tahapan mana, kendalanya apa, karena umumnya proses ini akan dilakukan oleh tim sales, yang pastinya akan memberikan masukan. Proses sales bukan hanya urusannya mengirimkan penawaran, tapi juga memastikan penawaran yang diberikan adalah sesuai. 

Lalu bagaimana dengan B2C (Business to Customer) ? Pendekatan yang sama bisa digunakan dan disesuaikan dengan proses bisnis masing-masing usaha kita.

Contoh, menjual Casing Handphone. Jelas targetnya adalah konsumen pengguna produk type tertentu. 

Maka kita bisa mendefisinisikan proses salesnya menjadi :

1. Pendekatan / Perkenalan

2. Penawaran

3. Follow Up 

4. Negosiasi

5. Closing.

Jadi tujuannya kita mendefisinikan semua proses sales ini agar kita bisa monitor tahapannya, dan mencari tahu kendalanya, Apa yang bisa kita lakukan terkait kendala yang ada. Dalam tiap proses sales pun kita bisa tentukan waktu nya. 

Semua ini sangat membantu kita bisa memastikan semua tahapan sesuai target dan waktu yang ditentukan. Dan semua ini bisa dimasukkan dalam sistem, seperti sistem Customer Relationship Management, khususnya modul SALES. Solusi seperti CREATIO bisa membantu usaha anda untuk memastikan sales process ini berjalan dengan tepat.


sumber :https://www.kompasiana.com/startmeup/610de64506310e0305144df2/business-development-101-tentukan-proses-sales-anda

Wednesday, May 12, 2021

Remote Work, Split Work atau Hybrid Work

 Tidak hanya di Indonesia, perkembangan untuk bekerja secara remote (Remote Work), atau bekerja bergantian (Split Work) juga melanda dunia global. 

Khususnya perusahaan finansial yang selama ini sangat ketat dalam kehadiran, kinerja kerja yang salah satu faktor diukurnya adalah kehadiran di kantor. Mereka semua sekarang telah melakukan Work From Home selama setahun ini, kecuali di cabang yang umumnya bekerja secara bergantian. 

Bekerja secara remote sendiri telah menimbulkan kerumitan di kalangan pengusaha, dan pekerja sendiri. Mereka harus memastikan semua sistem bisa diakses dari remote, khususnya dari rumah. Padahal sistem finansial sendiri sangat rentan terhadap serangan keamanan siber dan jaringan. Maka mau tidak mau mereka mengubah banyak hal, dari teknologi hingga prosedur. 

Coba kita tengok perkembangan yang terjadi di dunia, Goldman Sachs menyatakan bahwa karyawannya harus kembali bekerja di pertengahan juni 2021 ini, sedangkan lainnya lagi, seperti Deutsche Bank, HSBC mereka memilih untuk Hybrid Work untuk jangka panjang, termasuk Norges Bank Investment Management  meminta karyawannya hanya masuk di Selasa dan Kamis. 

Siasat split work, bekerja bergantian memang juga telah merubah banyak hal. Selain cara bekerja, juga memastikan mereka bekerja optimal dan mencapai target yang ditentukan, akan merubah semua fokus manager dan direksi perusahaan. 

Bagaimana dengan Indonesia ? Mau cenderung ke mana? Remote Work , Split Work atau Hybrid Work. 

Satu hal yang jelas harus diperbaiki adalah MINDSET pekerja. Dimana meskipun mereka di rumah, atau tidak di lingkungan pekerjaan, mereka tetap bisa bekerja secara optimal. Pekerja harus diukur dengan PENCAPAIAN / TARGET bukan KEHADIRAN. Maka pola Key Performance Indicator pekerja harus dirubah, tidak bisa pakai KPI berdasarkan kehadiran, tapi pencapaian. Pola lain yang bisa dijajaki adalah OKR (Objective Key & Result) yang harus digunakan. 

Ayo, apa pilihan anda ?

sumber: https://www.kompasiana.com/startmeup/60973b72d541df214e3cbeb2/remote-work-split-work-atau-hybrid-work

Thursday, February 04, 2021

Webinar startSMEup Peluang Bisnis Digital bersama TITIPKU - 05 Feb 2021

 Di tahun 2021, bisnis apa yang kira-kira bisa menghasilkan banyak cuan? Apapun bisnis kamu, pastikan kamu mengadaptasi teknologi digital.


.

Kenapa bisnis digital? Karena perkembangan jaman telah membuat konsumen mengandalkan teknologi digital untuk mencari informasi produk, melakukan transaksi ataupun memesan barang. 

.

Jadi kalau kamu tidak mau semakin tertinggal dengan pesaing karena ragu mengadopsi teknologi digital, yuk ikuti Webinar "Peluang bisnis digital" bersama pembicara handal Henry Suhardja - CEO Titipku. Com

.

Waktu: 5 Febuari 2021

Jam: 16.00 - 17.00

.

FREE REGISTRATION

s.id/eventcerdas5feb

.

#e2ecommid #eventcerdas #aptiknas #titipku

Wednesday, January 20, 2021

Buku LIST BUILDING BLACK BOOK penting untuk tahu Digital Marketing

Buku ini saya beli di Nov 2020, belum lama, tapi sudah beberapa kali saya baca ulang. Tidak semua buku saya perlakukan seperti ini. Mengikuti semua alur pembahasannya sangat mudah, dan tidak rumit. Mungkin anda berpikiran bahwa memulai digital marketing itu berat, tidak sama sekali. 

Isi pembahasannya sangat cocok untuk kita yang sedang merintis dan mengembangkan bisnis online. Di tengah pandemi ini, memang strategi bisnis online harus dirintis, apapun produk dan jualan anda.


Buku ini tidak mahal bila dibandingkan dengan isinya yang luar biasa. Dan setelah membaca buku ini, kita harus melakukan target untuk memaksimalkan apa yang telah kita punya saat ini. 

Tidak hanya untuk kalangan pemula dalam dunia bisnis digital, tapi juga untuk pelaku bisnis yang telah lama menggeluti dunia bisnis. Saat ini yang paling sulit adalah merubah mindset kita, selaku pebisnis offline yang harus dan dipaksa masuk ke dunia online. 

Mindset ini yang harus dirubah lebih dahulu, dan dijelaskan dengan gamblang di bab awal dalam buku ini. Tidak hanya itu, setelah itu kita dibuka wawasannya dengan strateginya. 

Bagi UMKM , buku ini sangat mudah dipahami dan sangat baik untuk dibaca dan dikembangkan. Kebanyakan UMKM berpikir hanya dengan memiliki website, sosial media akun, maka mereka bisa berjualan online, dan akhirnya mereka kecewa, karena tidak ada yang beli produk dan jasa mereka. Maka ada baiknya baca dulu buku ini. 

Bagi yang ingin membeli bukunya dapat mengakses ke link berikut ini - hanya rp. 149.000,-

Buku ini tidak hanya buku biasa, tapi juga ada kelas mentoring yang sangat menarik, silahkan daftar dan dapatkan bukunya juga dengan mengakses link ini  - hanya rp. 1.648.000. Saya ambil yang ini waktu itu lho. 

Ok, selamat bergabung, dan rasakan bisnis anda meningkat dengan mempelajari List Building bersama-sama.

Fanky Christian / StartSMEup



Thursday, December 10, 2020

DigiTalks Strategi Mewujudkan The Future SMEs - 16 DES 2020

  Halo para entrepreneur muda!

.

Kembali lagi di DigiTalks Web Engagement Series yang akan memberikan informasi bermanfaat dan praktikal untuk para UMKM menjalani bisnis di tengah era digital

.

Menjelang akhir tahun, tentunya ada berbagai harapan dan rencana bisnis ke depan yang tengah dipersiapkan oleh pelaku bisnis. Namun, apakah Anda yakin bahwa persiapan Anda sudah tepat?

.

Ikutilah DigiTalks bertema "Strategi Mewujudkan The Future SMEs" bersama pembicara dari praktisi bisnis dan pemerintah untuk semakin percaya diri mempersiapkan rencana bisnis ke depan, diselenggarakan pada:

Rabu, 16 Desember 2020

Pukul: 15.00 – 16.30

Platform: Zoom Webinar

.

GRATIS pendaftaran silahkan klik: https://bit.ly/digitalks_web

.

Informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami di 0812 808 90003




.

#umkmindonesia #umkm #digitalindonesia #indonesia4.0 #ecommerceindoensia #digitalks #webinardigitalks #e2ecommid #webinar

Sunday, December 06, 2020

DIGITALISASI UMKM STRATEGI HADAPI ERA NEW NORMAL DENGAN INDONETWORK - 11 DES 2020

DIGITALISASI UMKM STRATEGI HADAPI ERA NEW NORMAL DENGAN INDONETWORK

Simak pembahasannya bagaimana Indonetwork membantu banyak UMKM hadapi era new normal dengan digitalisasi UMKM, pada Jumat 11 Des 2020 - jam 15-16 WIB. 


Daftar segera di http://s.id/dna11des


Saturday, November 28, 2020

Dokumentasi Digitalisasi UMKM dengan Software - 27 Nov 2020

 Program StartSMEup - UKM Naik Kelas membahas DIGITALISASI UMKM DENGAN SOFTWARE dengan narasumber :

- Bpk. Lucassen Halim, Marketing Manager Paper.id

Moderator : Fanky Christian, Ketua APTIKNAS DKI JAKARTA, founder startSMEup.

Berikut informasi kegiatannya



Berikut video lengkap dapat disimak disini :



Friday, November 13, 2020

Bagaimana IKM bisa maju gunakan teknologi, kita membahasnya bersama KATALOQ - 20 NOV 2020

 Bagaimana IKM bisa maju gunakan teknologi, kita membahasnya bersama KATALOQ - 20 NOV 2020, ikuti bersama di jam 15-16 WIB.


Segera daftar di : https://s.id/startsmeup20nov


Bagaimana UKM NAIK KELAS gunakan TEKNOLOGI, ATURTOKO bisa membantu anda - 13 Nov 2020

  Kembali StartSMEup, gerakan untuk membantu UKM NAIK KELAS DENGAN TEKNOLOGI akan membahas solusi ATURTOKO, pada Jumat, 13 Nov 2020, jam 15-16 WIB.

Pastikan anda sudah mendaftar di EventCerdas.com


 ATURTOKO juga masuk ke dalam kompetisi Startup4Industry dari KEMENPERIN





Friday, October 23, 2020

Virtual Event StartSMEup - November 2020 - BANTU IKM & UKM NAIK KELAS

  Program StartSMEup (UKM/IKM Naik Kelas) merupakan program dari PT DAYA CIPTA MANDIRI SOLUSI dan PT KOTA CERDAS INDONESIA untuk memajukan INDUSTRI KECIL MENENGAH dan USAHA KECIL MIKRO di INDONESIA.

Program ini berisikan pelatihan dan pendampingan untuk IKM / UKM. Dan dalam kesempatan di bulan November ini, mengundang para praktisi yang sebagian besar anggota APTIKNAS dan ASISINDO untuk berbagi ilmu, dengan topik bahasan:

1. startSMEup - 6 November 2020 - IKM - membahas STRATEGI DIGITAL MARKETING IKM


2. startSMEup - 13 November 2020 - UKM - ATURTOKO bantu UKM


3. startSMEup - IKM - 20 Nov 2020


4. startSMEup - UKM - 27 Nov 2020



Pastikan kehadiran anda dengan mendaftar di EVENTCERDAS.COM

Wednesday, October 07, 2020

Hadiri TEMU UMKM 14 Okt 2020

TEMU UMKM akan hadir pada hari Rabu, 14 Oktober 2020 yang terdiri dari 3 sesi: Sesi PLENARY, Sesi Temu SATU dan Sesi Temu DUA. Kita bahas satu-satu yuk masing-masing sesinya
.
Pada sesi pertama yaitu ada Sesi Plenary, akan dibahas mengenai "Transformasi Digital sebagai Solusi UMKM Hadapi Era Normal Baru" yang akan diselenggarakan pada pukul 14.00 hingga 15.25
.
Terdapat banyak sekali pembicara yang merupakan pakar dari pemerintah dan juga dari berbagai industri seperti eCommerce, logistik dan juga asosiasi UKM yang akan memberikan beragam informasi berharga seputar perkembangan UKM di Indonesia
.
Hadirilah Webinar TEMU UMKM dengan cara klik link http://bit.ly/temuumkm_web 

Thursday, September 17, 2020

Webinar Strategi Menarik Investor Guna Meningkatkan Daya Saing UMKM 23 Sep 2020

 UMKM memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian di Indonesia dan UMKM juga merupakan salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional

.

Pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia tidak lepas dari dukungan para investor yang melihat potensi bisnisnya yang unik dan pelanggannya yang loyal

.

Apa yang membuat investor tertarik untuk berinvestasi di UKM? Pastinya adalah kinerja bisnis dan juga laporan keuangan yang sering kali luput dari perhatian UKM

.

Kali ini webinar UMKM BISA yang dipersembahkan oleh e2eCommerce dan Kenal Sapa akan membahas tentang "Strategi Menarik Investor Guna Meningkatkan Daya Saing UMKM" dengan harapan dapat memberikan insight dan membantu para pelaku UMKM agar dapat mengembangkan bisnisnya sesuai dengan harapan investor

.

Webinar ini akan dilaksanakan pada:

Hari / Tgl : Rabu, 23 September 2020

Pukul : 15.00 - 16.30 WIB

Platform : Zoom Meeting

.





Segera daftarkan diri Anda dalam UMKM BISA yang di persembahkan oleh e2eCommerce dan Kenal Sapa dengan cara klik link berikut  http://bit.ly/umkmbisa_sep atau hub Tari 0812 808 90003

.

#ecommerce #umkmindonesia #umkm #umkmjaya #kenalsapa #e2ecommerce #umkmbisa #webinar

Tuesday, February 04, 2020

Virus Wuhan: globalisasi jadi lokalisasi

Virus Wuhan (Corona) ini benar-benar membuat dunia siaga. Bukan hanya China dan sekitarnya, tapi secara global. Lalu secara ekonomi, dampak ini mulai terasa.

Pertama, pembatasan akses travelling. Beberapa negara telah membatasi akses dari daerah China, dan mungkin dari beberapa negara yang akan menjadi negara epidemik. Dampak pembatasan dari dan ke China saja telah menekan ekonomi, karena warga China terkenal sangat tinggi mobilitasnya.

Dan ini tentu saja juga mempengaruhi jadwal event dari seluruh dunia, dimana selama ini pemerintah China memberikan dukungan luar biasa kepada industrinya untuk berkembang, masuk ke berbagai negara.

Pembatasan akses travel ini jelas akan memukul industri pariwisata Indonesia, yang selama ini telah menjalin kerjasama menerima kunjungan wisatawan China.

Lalu apa reaksi kita? Gerakan industri pariwisata lokal. Pariwisata lokal tetap memilki potensi. Jumlah traveller muda Indonesia sangat tinggi, arahkan mereka untuk mengunjungi berbagai tempat pariwisata di negeri sendiri. Buat kebijakan agar mendukung para wisatawan lokal ini betah dalam waktu lama. Dan sangat penting membuat mereka nyaman, memviralkannya di sosial media dan membuat rekan dan banyak orang datang pada akhirnya.

Kedua, pembatasan import dan tentu saja export ke negara terdampak, khususnya China. China selain menjadi pusat import bagi Indonesia, juga merupakan pusat export, khususnya produk-produk tertentu.

Maka pemerintah kita harus mengusahakan agar produksi lokal, yang selama ini diexport ke China dan sekitarnya, bisa diupayakan dikonsumsi, digunakan secara lokal. Salah satunya misalnya manggis, yang selama ini diexport ke China, sekarang tertutup, maka harusnya bisa digunakan untuk digunakan di Indonesa.

Ketiga, produk lokal harus segera mengambil manfaat, mengembangkan produk dan marketnya. Akibat pembatasan barang import, khususnya barang yang dianggap mungkin menjadi carrier virus, maka kesempatan untuk industri kita untuk berkembang. Kemampuan industri, khususnya industri kecil menengah harus bisa mengambil potensi ini. Keran import yang terkontrol mungkin tidak akan kita temui lagi, maka dalam waktu yang ada, bisa 1-2 tahun harus segera bangkit dan menguasai pasar.

Keempat, ini yang penting. Menghargai produk lokal, produk Indonesia. Peluang ini bisa digunakan secara positif untuk memaksimalkan potensi mencintai produk Indonesia. Jumlah entrepreneur Indonesia memang hanya 3%, tapi kita punya market besar, dan sebagian besar, selama ini belum teredukasi baik untuk mencintai produk dalam negeri. Biarkan target pemerintah terkait investasi (baca: import) dari luar. Kita tetap bangkit berusaha mencintai produk dalam negeri.

Virus Wuhan bukan segalanya, tapi tetap kita bisa mengambil hal positif darinya.



Sunday, July 22, 2018

Kegiatan Roadshow UKM Go Global 18 Juli 2018 di Bandung


Roadshow Perdana e2eCommerce Indonesia Digelar di Bandung, Narasumber yang dihadirkan diantara nya Meddy H. Papinka selaku General Manager indonetwork.co.id, Fanky Christian, Founder StartSmeUp.ID yang juga Ketua Dpp Aptiknas DPD APTIKNAS DKI Jakarta Dpp Aptiknas, Yoshua Norza, CEO PickPack dan Rhein Mahatma, Founder Buat Toko Online Dot ID,turut didukung oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung Bpk. Ahmad Guntara juga Direktur Pemberdayaan Informatika, Kemenkominfo Slamet Santoso, SH, MM Peserta yang hadir 100 lebih UKM Kota Bandung dan sekitarnya

Berikut foto-foto kegiatan tersebut.







Sampai jumpa pada Roadshow di Yogyakarta 8 Agustus 2018.

Saturday, June 30, 2018

Bangun brand atau customer dulu?

Bangun brand atau customer dulu?

Fanky Christian
Waktu saya memulai bisnis, pertanyaan ini pernah hinggap di pikiran saya.
Mana duluan, brand atau customer? Dengan keterbatasan dana awal usaha, tentu tidak bisa promosi besar-besaran. Yang bisa dilakukan, hanya memastikan agar orang mengetahui usaha yang saya lakukan, apa yang kami jual, dan apa manfaatnya untuk customer.
Tapi itu 13 tahun yang lalu, dimana smartphone belum ada, hanya ada sms. Sekarang ini, hanya dengan jurus Facebook, Instagram dan WhatsApp , semua usaha promosi bisa dilakukan dengan mudah.
Cek saja, berapa banyak kawan anda yang punya ketiga platform tadi, dan semuanya adalah potensial market (baca: customer) dan juga sekaligus network anda.
Jadi sekarang ini, membangun brand dengan mempromosikannya sudah sangat mudah. Tinggal pastikan anda punya waktu untuk membuat blog, atau website serta sosial media yang sesuai dengan target anda.
Tapi tetap, pastikan anda berfokus kepada customer anda, berikan layanan terbaik, dan pastikan customer anda mempromosikan produk, layanan, jasa anda ke orang lain.
Jadi, tetap customer yang utama, barulah brand akan terpupuk dengan baik. Customer first, itu kata orang jaman now.

Startsmeup.id
Join telegram: t.me/startsmeup

Mencoba hal baru

Mencoba hal baru

Fanky Christian

Lebih baik hidup satu tahun sebagai harimau daripada hidup 100 tahun sebagai domba. --Madonna


Mungkin ada benarnya, lebih baik menunjukkan siapa kita sebenarnya dibandingkan hidup di belakang bayang-bayang orang lain.

Ini yang menjadi dasar awal bagaimana orang bisa menjadi pengusaha, bahasa kerennya entrepreneur.

Menunjukkan diri kita sesungguhnya harus bisa dimulai dengan satu hal, yaitu mencoba hal baru.

Dengan mencoba hal baru, keluar dari zona nyaman. Mungkin selama ini anda bekerja dengan orang lain, mungkin selama ini anda hanya ikut perintah orang lain, sudah saatnya anda keluar.

Menjadi 'harimau' tidak menunjukkan kesombongan kita, tetapi lebih kepada kemampuan kita untuk terus mencoba hal baru. Dan hal inilah dasar dari seorang entrepreneur.

Ayo tunjukkan 'harimau' dalam diri anda.

@startsmeupID

Thursday, June 28, 2018

Berapa lama konten ini bertahan ? #contentmarketing



Kita semua berusaha menggunakan berbagai media untuk memposting tentang banyak hal, termasuk untuk produk dan layanan ini.

Tapi berapa lamakah sebenarnya konten itu bertahan ? Gambar ini menunjukkan datanya.

Jadi, biarpun anda menggunakan media sosial untuk memposting, pastikan tetap anda memiliki semua platform yang diperlukan, karena media sosial tetap memerlukan blog dan website yang memiliki waktu bertahan lebih lama.

Wednesday, June 20, 2018

5 Alasan mengapa blogging tetap yang terbaik untuk Content Marketing

Saya ditanya, mengapa tetap aktif menggunakan blogging, terutama blogger.com dalam seluruh website yang saya kelola?

Pertanyaan simple, dan selalu saya jawab dengan 5 hal ini.
Pertama, blog itu mudah digunakan, mudah diakses oleh pengguna, yang sebagian besar selalu mencari jawaban di dunia Internet. Perhatikanlah, sebagian besar blog, selalu menulis tentang suatu hal tertentu, dan itu merupakan jawaban bagi orang lain. Blog telah berkembang tidak hanya sebagai tempat curhat, tetapi menjadi sumber informasi yang tiada habisnya bagi banyak orang. 
Blog telah menjadi salah satu sarana ampuh dari content marketing, ilmu marketing yang menekankan pada pentingnya konten untuk membagikan informasi terkait produk atau solusinya. Oleh karena itu, blog tidak hanya membagikan informasi, tapi juga memberikan saran, arahan, hingga how to. Dan inilah yang dicari orang, bukan tentang produk atau solusi yang mereka jual.

Kedua, setelah artikel dinaikkan, blog diakses, kita bisa mengarahkan, minimal dengan menggunakan media komentar (comment), hingga Call-To-Action (CTA) yang bisa dimasukkan di sela artikel. Juga halnya dengan klik bisa mengakses membagikan media sosial, semua bisa dilakukan dengan mudah dari blog.

Ketiga, meskipun kita membangun website dengan sangat bagus, tapi apabila tidak mudah diakses oleh Google atau search engine, maka tentu sia-sia. Jangan lupa Google sangat suka dengan website yang selalu updated, dan tentu blog menjadi salah satu pilihan yang tepat.

Keempat, dengan blog, kita bisa memilih ketertarikan customer kita. Saya sendiri mengelola beberapa blog sesuai dengan fokus customer nya, dan kita bisa menggali informasi lebih dalam dari customer yang tertarik dengan solusi dan produk yang kita tawarkan.

Kelima, tentu blog tidak mahal. Bandingkan dengan mengelola sendiri blog di website sendiri, dengan menggunakan blog yang disediakan di blogger atau wordpress, dimana search engine lebih mudah menemukannya. Tentu kita bisa membeli domain sendiri, mengarahkannya ke blog yang kita punya, dan tetap kita bisa mendapatkan data yang lebih detail. Selama ini saya banyak mengelola dengan Blogger.com dan Wordpress.com. Kedua platform ini yang paling banyak digunakan, paling mudah, dan sangat tersedia berbagai template. Jadi biaya akan lebih murah, tidak harus menggunakan biaya mahal untuk hosting website. Dengan blogger.com, kita mendapatkan hingga 15Gb untuk semua layanan Google termasuk didalamnya. 

Jadi blogging tetap yang terbaik untuk konten marketing Anda. Dalam implementasinya, untuk kita yang telah memiliki tempat usaha yang tetap, bisa diintegrasiakan dengan Google My Business, dan jangan lupa dengan sosial media lainnya.

Salah satu divisi kami (www.startsmeup.id) bahkan menggunakan kemampuan blog - sosialmedia untuk membantu usaha kecil menengah (UKM). Silahkan kontak kami bila memerlukan bantuan kami.