Translate

Saturday, July 23, 2022

Waktu untuk Bertumbuh

Bacaan: AMSAL 29:17
Setahun: Amsal 15-19

Waktu untuk Bertumbuh
Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu. (Amsal 29:17)

Proses pertumbuhan sebuah pohon bambu sangatlah unik. Ketika sebuah tunas bambu ditanam, selama 4 tahun pertama ia seolah tidak menunjukkan pertumbuhan berarti, yang tampak hanyalah satu batang kecil. Pertumbuhan yang nyata justru terjadi pada akar-akarnya di dalam tanah, dan itu tidak tampak mata. Dan baru pada tahun ke-5, pohon bambu itu terus menunjukkan pertumbuhan batang yang bisa mencapai 25 meter.

Setiap kali mengingat proses pertumbuhan pohon bambu tersebut, sebagai orang tua, kita diingatkan bagaimana kita mendidik anak-anak kita. Seperti yang ditulis kitab Amsal, kita tentu berharap anak-anak kita kelak bertumbuh menjadi seorang yang dapat memberi ketenteraman dan sukacita. Tetapi ibarat pertumbuhan yang butuh proses, anak-anak pun membutuhkan waktu untuk berakar kuat lebih dahulu sebelum ia menunjukkan pertumbuhan ke atas.

Membesarkan anak ibarat menabur benih, butuh kesabaran dan ketekunan. Alkitab menyatakan agar kita mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anak kita dengan berulang-ulang. Itulah benih yang kita taburkan. Pendidikan yang kita berikan akan membentuk "akar-akar semakin berkembang" yaitu karakter yang dikehendaki Allah bertumbuh dalam diri anak kita. Tugas kita sebagai orang tua adalah tidak berhenti menabur hal-hal terbaik bagi anak-anak kita, menyiramnya, berdoa untuknya dengan ketekunan, dan menantikan saat Tuhan menumbuhkan buah-buah yang menenteramkan hati kita. --SYS/www.renunganharian.net

ANAK-ANAK MEMBUTUHKAN DASAR YANG KUAT AGAR NANTINYA
MENGHASILKAN KARAKTER YANG MENDATANGKAN SUKACITA BAGI SESAMANYA.

Saturday, July 16, 2022

Webinar “Mendukung Peningkatan Keamanan Siber Pada Infrastruktur Informasi Vital di Indonesia berdasarkan Perpres No 82 Tahun 2022”

  OPEN REGISTRATION – Webinar "Road To National Cybersecurity Connect 2022"



Hi Sobat Siber!

Webinar Road To NCC 2022 akan hadir dengan tema “Mendukung Peningkatan Keamanan Siber Pada Infrastruktur Informasi Vital di Indonesia berdasarkan Perpres No 82 Tahun 2022”

Catat tanggalnya ya!

20 Juli 2022 (10.00 - 12.00 WIB)

Pembicara :
Soegiharto Santoso
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS)

Panel :
1. Nunil Pantjawati
Direktur Tata Kelola Keamanan Siber dan Sandi – Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan Keamanan Siber dan Sandi, BSSN RI

2. Yohanes Dedeo Frans S.P
Vice President IT Security Policy and Compliance - CISO Group
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

3. Ari Rahmat
EVP Sistem Informasi dan Teknologi
PT PLN (Persero)

Moderator :
Tedi Supardi Muslih - Ketua Pengurus Wilayah APJII DKI Jakarta

Registrasi sekarang sebelum terlambat! (Gratis)
Caranya ?
Klik link registrasi di https://s.id/webinar_ncc2022

Ayo! Tunggu apalagi? Daftarkan dirimu sekarang dan dapatkan E-sertifikat dan Giveaway dengan hadiah ratusan ribu rupiah!

Sunday, July 10, 2022

Managed Service Provider, Cara Jitu Kembangkan IT Anda

 Sudah dua kali webinar yang diadakan oleh EVENTCERDAS membahas mengenai Managed Service Provider. Dalam kesempatan pertama, kami membahasnya menggunakan produk PRTG yang banyak digunakan di perusahaan Indonesia. 

Salah satu keunikan dari PRTG adalah karena biaya investasi yang rendah, untuk monitoring berbagai hal, mulai dari jaringan, perangkat server, bandwidth, hingga aplikasi dan database. Maka bagi perusahaan yang memiliki dana investasi cukup, mereka dapat membeli PRTG dan melakukan instalasi dengan mudah. 

Tapi bagi sebagian perusahaan yang memiliki keterbatasan budget IT, atau mungkin memiliki konsentrasi di bidang lain, maka penggunaan jasa Managed Service Provider menjadi pertimbangan utama.

Dengan produk dari PRTG, maka semua aspek IT perusahaan dapat dimonitor dengan mudah, dalam satu platform. 

Pembahasan selengkapnya bisa diikuti dalam video dibawah ini.

Namun selain faktor kemudahan, perusahaan pengguna jasa layanan Managed Service Provider melihat hal lain, diantaranya :

1. Kemampuan MSP untuk bisa mendukung operasional IT lebih baik dibandingkan mengembangkan tim sendiri. 

2. Perusahaan MSP dibayar dengan menggunakan pendekatan SLA (Service Level), sehingga pembayaran sangat mungkin fleksibel dan efisien.

Faktor penerapan Service Level menjadi salah satu hal penting dalam implementasi MSP. Bukan hanya soal efisiensi biaya, tapi juga efektifitas. 

Banyak perusahaan MSP IT di Indonesia bergerak mulai dari pengadaan tenaga SDM IT (IT outsourcing), hingga penyediaan perangkat dan jaringan serta bandwidth. Semua ini perlu monitoring sistem yang lengkap, mudah digunakan, dan tentu saja powerfull.

sumber: https://www.kompasiana.com/startmeup/62c8d06fbb448612966618b3/managed-service-provider-cara-jitu-kembangkan-it-anda


Menghemat Operasional dengan Strategi Managed Services

 Di Indonesia, pendekatan menggunakan jasa layanan Managed Services dimulai sejak tahun 2000an. Mungkin dulu kita banyak mengenalnya sebagai Outsourcing. Mengalihkan fungsi sebagian perusahaan ke pihak luar. Ini digunakan untuk menghemat, efisiensi. 



Dalam pelaksanaannya, banyak perusahaan, mulai dari perusahaan kecil, hingga pabrik menggunakan pendekatan ini untuk menghemat banyak hal. Mari kita lihat apa yang bisa kita lihat.

Pertama, perusahaan fokus ke fungsi utama. Banyak perusahaan, khususnya bidang finansial memiliki beberapa bagian yang di-outsource ke pihak lain. Misal penggunaan IT infrastruktur. Banyak perusahaan yang keberatan melakukan investasi IT infratruktur, memilih cara ini untuk menghemat. 

Dengan menggunakan layanan managed service, maka dapat dilakukan cara yang lebih baik. Apa bedanya dengan outsourcing ? Mungkin istilah outsourcing, atau outsource artinya menggunakan resource dari luar. Pendekatan outsource umumnya digunakan terkait dengan sumber daya manusia. Sedangkan Managed Services bisa saja gabungan dari brainware (sumber daya manusia), software dan hardware. 

Kedua, diukur dengan Service Level. Salah satu kriteria yang diberlakukan dengan perusahaan outsource atau managed service adalah penerapan pembayaran menggunakan Service Level, jaminan layanan. Misal, kalau dalam IT oursourcing kita dapat menggunakan pendekatan head-count, jumlah orang yang hadir. Ada juga yang menggunakan pendekatan pencapaian Service Level. Maka harus disepakati dulu apa yang menjadi titik ukur layanan yang diberikan. Bila layanan terkait dengan software, maka jaminan layanannya adalah ketersediaan software, penanganan masalah, dan bug di dalam software. 

Sedangkan bila terkait dengan hardware, maka biasanya adalah ketersediaan perangkat, jaringan ataupun koneksi Internet. 

Ketiga. Kontrak per bulan atau per tahun. Dalam menggunakan layanan jasa ketiga, kita bisa memilih apakah kita akan membayar dengan pendekatan per bulan, atau per tahun. Ada beberapa yang per kuartal. Semua tergantung kesepakatan pihak terkait. 

Namun bila kita telaah, pendekatan managed services untuk brainware, umumnya dilakukan per tahun, dengan ada mekanisme pengurangan / deduksi per bulan sesuai SLA yang dicapai bulan tersebut. Kontrak utamanya tetap per tahun, bahkan multi-years. Tapi diukur per bulan. 

Kemudian bila terkait software, ini lebih sederhana lagi. Dengan pendekatan Software As A Service, managed services software bahkan bisa dibayar per bulan. Bila menggunakan software custom, mungkin bisa ditentukan juga per bulan, tapi ada kriteria tambahan lain. 

Tapi bila terkait dengan hardware, umumnya kontrak per tahun. Hal ini karena biaya besar investasi awal yang harus ditanggung pihak penyedia untuk bisa menyediakan hardware yang dibutuhkan. 

Keempat, model cloud bisa jadi pilihan. Selain menggunakan pendekatan managed services terkait dengan brainware, kecenderungan penggunaan cloud juga membuat banyak perusahaan ‘melek’ untuk bisa berhemat dengan cepat. 

Pendekatan cloud as infrastructure, atau dikenal dengan Infrastructure as as services, banyak ditempuh perusahaan untuk menghemat terkait biaya server dan data center. Termasuk juga penempatan storage, email server hingga cloud backup. 

Pendekatan software as a service juga dipilih untuk menghemat investasi. Managed Service software menjadi pilihan karena biaya yang hemat dan cepat implementasinya. Perusahaan bisa menggunakan software yang telah siap guna, seperti aplikasi ERP, akunting, inventory, HRD, CRM bahkan hingga aplikasi Low Code yang ramah coding. 

Semua ini bisa dilihat sebagai cara perusahaan untuk berkembang dengan cepat tapi investasi tidak meledak. Gunakan managed service untuk berbagai layanan anda, tapi tetap pastikan SLA yang diberikan. Bukan hanya harga.

Silahkan ikuti kegiatan webinar yang akan membahas software yang akan digunakan perusahaan MSP, pada 13 Juli 2022, jam 14-15 WIB. Daftar segera di : https://bit.ly/EGforMSP13Jul22 . Kali ini akan membahas produk EGInnovation yang sangat tepat digunakan perusahaan MSP.


SUMBER: https://www.kompasiana.com/startmeup/62be40a8bb44866f0701b092/menghemat-operasional-dengan-strategi-managed-services