Translate

Sunday, April 11, 2010

7 CARA MENCIPTAKAN CINTA KASIH DALAM DIRI ANAK

oleh: Pdt.Eddy Fances, M.Div., D.Min.
 
Salah satu kebutuhan dasar anak-anak adalah cinta kasih. Ketika seorang anak
mendapatkan dirinya dicintai, kelak ia akan berkembang menjadi anak yang tahu
mencintai orangtua, mencintai dirinya, dan mencintai orang lain. Sesungguhnya
orang yang mengenal dicintai dan mencintai adalah kebahagiaan hidup yang
sejati.
 
Apakah Saudara merindukan agar anak-anak
Saudara dapat menjadi anak yang bertumbuh dalam cinta kasih yang membawa
kebahagiaan? Bukan kebencian, kepahitan dan dendam yang membawa penderitaan dan
kesusahan? Kalau ya, ikutilah tujuh cara di bawah ini.

1.PERLIHATKAN CINTA KASIH ANTARA SUAMI DAN ISTRI

Hampir semua karakter anak-anak dipelajari dari meniru orangtua mereka. Jika anak-anak sering melihat orangtuanya bertengkar, marah-marah, saling membenci, saling menghina dan saling memusuhi, secara tidak sadar otak dan hatinya akan merekam semua peristiwa yang menyakitkan tersebut. Lama-kelamaan anak-anak akan bertumbuh menjadi anak yang juga berwatak keras, pembenci, dendam, suka bertengkar, bermusuhan, dan tidak tahu mengasihi.

2. MENERIMA ANAK SEBAGAIMANA ADANYA

Semua anak adalah unik. Artinya tidak ada dua orang anak yang sama 100% walaupun mereka kembar. Sebab itu orangtua harus mampu mengenal dan menemukan keunikan anaknya masing-masing. Selanjutnya orangtua harus menerima keberadaan anaknya secara utuh tanpa harus membanding-bandingkan dengan anak yang lain. Maka, anak tersebut akan bertumbuh menjadi anak yang percaya diri, tahu menghargai diri, dan tahu menghargai orang lain.

Sebaliknya jika orangtua menuntut anaknya menjadi seperti orang lain, mis: meniru kakaknya, atau menjadi seperti ayah,atau ibu, atau “seseorang” lain, anak tersebut akan merasakan “tekanan” pada dirinya, yang pada akhirnya mengakibatkan frustrasi, depresi, atau kebencian terhadap orangtua. Alhasil, anaknya tidak merasakan dicintai, dan tidak akan pernah belajar mencintai pula.

3. MENGHARGAI ANAK MELEBIHI MATERI

Ada sebagian orangtua yang begitu mementingkan materi (uang, harta benda) sehingga tidak perna ada waktu yang disediakan bagi anak; atau bahkan ada yang tidak sungkan-sungkan mempertaruhkan nilai moral dan harga diri demi sejumlah uang. Misalnya: berdusta, berjudi, melanggar hukum, atau melakukan kejahatan lainnya. Hal-hal ini akan membuat anak memiliki konsep yang salah terhadap nilai seorang manusia. Dia akan bertumbuh menjadi seorang yang lebih menghargai materi daripada harga dirinya, atau harga diri orang lain. Materi baginya segala-galanya seperti yang diterima dan dialami dalam keluarganya.

Setelah dia dewasa, dia akan lebih mencintai uang daripada mencintai orangtua; lebih mementingkan uang daripada harga dirinya atau nyawanya; dan tidak pernah akan belajar menghargai manusia lebih daripada materi dan harta benda lainnya. Ini sangat berbahaya.

4. MELAKUKAN TINDAKAN KASIH YANG NYATA

Cinta kasih bukanlah kata benda, melainkan kata kerja. Dengan kata lain, cinta kasih haruslah dipraktikkan dalam perbuatan-perbuatan baik dan nyata. Kasih tidak ada gunanya jika hanya dibicarakan, didiskusikan, dan diperdebatkan. Orangtua yang ingin anaknya kelak memiliki watak cinta kasih, hendaklah mulai menanamkan perbuatan-perbuatan baik kepada anak-anaknya sejak umur dini. Untuk itu sering kali dibutuhkan kerelaan untuk berkorban bagi anak-anak; bukan saja secara materi, yang lebih penting adalah waktu, perhatian, tenaga, dan bantuan-bantuan lainnya. 

Anak yang mengalami tindakan-tindakan kasih dari orangtuanya akan bertumbuh menjadi seorang yang berjiwa besar dan berhati lembut dan berwatak rela untuk menolong siapa saja yang membutuhkan. Kelak, dia akan sangat berterima kasih kepada orangtuanya, dan akan sangat mencintai mereka, serta menjadi berkat bagi banyak orang lain.

5. SUKA MENDENGARKAN ANAK

Pada umumnya orangtua cenderung membangun komunikasi satu arah dengan anaknya, yaitu hanya memberikan nasihat, menggurui, dan menuntut sang anak mendengarkan, taat, dan mendengarkan. Anak tidak diijinkan banyak bicara apalagi membantah. Akibatnya tidak sedikit anak yang “tertekan”, “main pintu belakang”, diam-diam memberontak atau terang-terangan menunjukkan kebencian terhadap orangtuanya, karena mereka merasakan haknya untuk berbicara dan didengar telah direbut oleh orangtuanya.

Jika orangtua ingin anaknya menciptakan pertumbuhan yang normal dan sehat pada anak, khususnya memiliki watak dan pribadi yang tahu mencintai dan menghargai orang lain, maka adalah mutlak orangtua harus menghargai hak anak untuk berbicara dan didengarkan. Memang tidak mudah.
Namun tidak berarti mustahil bukan? Orangtua perlu menyediakan waktu untuk
mendengarkan anak-anaknya berbicara, mengeluh, menyampaikan ketidak-setujuan,
mengajukan pendapatnya, bahkan menyatakan protesnya. Janganlah mendengarkan
sambil membaca koran, menonton TV, atau mengerjakan sesuatu yang lain.
Belajarlah menghargai mereka dengan mendengarkan secara serius dan penuh
perhatian serta memandang matanya. Setelah itu barulah orangtua mengarahkan
anaknya ke jalan yang benar melalui komunikasi dua arah. Sesungguhnya,
komunikasi itu bukan saja berbicara, tetapi mendengarkan. Ya. Mendengarkan.

6. PERCAYA KEPADA ANAK

Anak yang dipercayai perkataannya dan perbuatannya oleh orangtuanya akan merasakan dirinya diakui eksistansinya, dihargai, dan dicintai. Sebaliknya anak yang sering dicurigai - biasanya karena pernah berdusta atau melakukan kesalahan - akan merasakan dirinya tidak berguna lagi. Walaupun ia sudah mencoba berubah dan melakukan hal-hal yang benar, namun orangtua tidak pernah sungguh-sungguh memaafkannya dan mempercayainya. 
Akibatnya ia akan merasa tidak berharga, najis, tidak dimiliki, dan ia akan
nekad untuk melakukan hal-hal yang lebih jahat lagi. Mungkin mottonya: “Toh,
sudah kepalang basah, dan tidak pernah dipercaya lagi, untuk apa saya berbuat
baik dan mengasihi mereka? Sekalian saja saya rusak!”

Sebaliknya jika orangtua mengenal ketidak-sempurnaan manusia, ia akan belajar memaafkan kesalahan, menerima kembali anak secara utuh, dan mempercayai anaknya sepenuhnya. Hal ini akan membuat anak merasakan dicintai, diterima, dan dipulihkan dari segala kelemahan dan kesalahannya. Akibatnya segala kepahitan, atau kebencian, atau luka-luka batin akan sembuh dan digantikan dengan sukacita, damai, rasa aman, penuh semangat, dan percaya diri. Semua ini akan membangun watak cinta kasih yang sangat mulia.

7. MEMBAGI PENGALAMAN

Pengalaman adalah guru yang terbaik. Namun jarang sekali orangtua yang mau membagi-bagikan pengalaman pribadi mereka kepada anak-anaknya. Mungkin ada pengalaman yang kurang baik, menyakitkan, atau kurang membangun. Namun sesungguhnya melalui pembagian pengalaman inilah anak-anak akan belajar fakta-fakta hidup yang sebenarnya. Selain itu anak akan diajar untuk terbuka karena orangtua berani untuk membuka dirinya.
 
Keterbukaan adalah salah satu syarat mutlak untuk menciptakan watak cinta kasih. Karena kasih itu jujur dan terbuka, berani mengaku salah, dan rela memaafkan. Pengalaman yang pahit ataupun manis, berhasil ataupun gagal, baik atau buruk, memiliki pelajaran yang sama berharganya bagi anak-anak. Mereka akan merasakan dilibatkan dalam kehidupan yang sesungguhnya, dihargai, dicintai. Plus, mereka akan tahu menghargai dan mencintai kehidupan ini, serta mengasihi orangtuanya sebagaimana adanya.

Saudara, mari kita belajar bersama untuk menciptakan anak-anak yang bertumbuh dan berkembang dalam cinta kasih; mengalami apa itu dicintai dan mencintai. Karena inilah sesungguhnya makna dan tujuan membangun keluarga yang sehat dan bahagia.

Sumber:
http://www.gky.or.id/buletin12/disiplin.htm

Profil
Pdt. Dr. Eddy Fances:
adalah gembala sidang Indonesian Good News Church of Los Angeles, U.S.A. Beliau
adalah alumni Institut Alkitab Tiranus (IAT) Bandung dengan gelar Master of Divinity (M.Div.) dan menyelesaikan studi Doctor of Ministry (D.Min.)
di Reformed Theological Seminary, Jackson, Mississippi, U.S.A.
Seorang pendeta baru saja menikah. Sekembalinya dari bulan madu, istrinya menunjukkan sebuah kotak kepada suaminya dan berkata: "Tolong kamu berjanji, dalam keadaan apa pun, untuk tidak membuka kotak ini". Walaupun dianggap agak aneh, sang suami berjanji bahwa ia tidak akan ingin mengetahui apa yang terdapat dalam kotak itu.

Dua puluh tahun telah lewat. Pada suatu hari pendeta tersebut ingin mencari sesuatu dalam almarinya. Ia menemukan kotak yang sudah lama dilupakannya itu. Ia berkata kepada dirinya sendiri, "Keberadaan kotak ini sudah begitu lama, sehingga aku kira tidak ada salahnya bila aku melihat ada apa di dalamnya." Kemudian ia membuka kotaknya dan menemukan uang sejumlah 12 juta rupiah dan 3 butir telur. Pada saat itulah istrinya memasuki kamar. "Kan aku sudah bilang jangan melihat apa yang ada di dalamnya," katanya dengan agak marah. Si suami yang merasa dipergoki, kelihatan agak merasa malu dan minta maaf kepada istrinya.

Selanjutnya sang pendeta berkata, "Karena aku sudah mengetahui apa isi kotak ini, aku harap kamu mau menjelaskan apa artinya."

"Baiklah", jawab istrinya. "Setiap kali khotbahmu jelek, aku meletakkan sebutir telur ke dalam kotak." Suaminya merenungkan hal ini sejenak dan merasa cukup puas mengingat ia telah berkhotbah selama 20 tahun; tiga butir telur dalam 20 tahun artinya prestasinya cukup baik!

"Itu sudah keberadaan ketiga butir telur itu. Namun, bagaimana tentang jumlah uang 12 juta itu?"

"Oh, itu," jawab istrinya, "Setiap kali aku telah mengumpulkan selusin telur, aku menjualnya.
Infrastructure-Application-ManagedServices.Visit www.dayaciptamandiri.com for details..

Saturday, April 10, 2010

Seminar “Inovasi Teknologi & Bisnis Radio 2.0″

Ditulis pada 08 April 10

Industri radio siaran di negeri ini telah dihadapkan fakta
koeksistensi teknologi analog dan digital, serta oleh pesatnya
kovergensi teknologi informasi, komunikasi, dan penyiaran. Bisa jadi
eksistensi siaran konvensional akan terkubur dimasa yang akan datang.
Tak pelak lagi, reinventing merupakan jawaban bagi entitas industri
radio siaran jika ingin survive menghadapi revolusi dunia radio
siaran. Reinventing itu pada prinsipnya merupakan usaha gotong royong
untuk menemukan kembali nilai dan masa depan radio. Melihat kondisi
seperti ini, langkah reinventing yang efektif adalah dengan mewujudkan
kolaborasi siaran lewat lembaga independen. e-Broadcasting Institute
(eBI) adalah lembaga independen yang menyediakan teknologi dan inovasi
bisnis bagi radio yang akan memanfaatkan kemajuan TIK terkini. Serta
menyiapkan layanan transformasi bagi radio sehingga siarannya dapat
dinikmati pendengar baik secara analog (AM/FM), digital (DAB/IBOC),
Internet & mobile (live streaming dan podcasting), dan social media
(facebook, twitter, dll). Revolusi dunia radio pada saat ini memacu
industri siaran menuju intelligence radio. Begitu juga dengan proses
bisnis dan manajemen harus transformatif. Dunia telah menembus batas
radio konvensional dan mengalami  revolusi dunia radio 2.0.  Jika pada
era radio analog, radio broadcaster harus mengurus semuanya, tetapi
dengan menggunakan inovasi dan teknologi Radio Broadcasting 2.0,
mereka bisa lebih banyak melakukan proses kreasi dan berinovasi dari
sisi konten/materi siaran. Sedangkan yang berkaitan dengan transmisi
sedikit demi sedikit bergeser dan diserahkan kepada pihak lain yang
lebih berkompeten (network operator).

Trend dunia menunjukkan bahwa usaha radio siaran sangat cerah, hal itu
ditunjukkan dengan adanya indikator Radio Listenership di USA yang
mencapai 93%  dan tidak jauh berbeda dengan Eropa, Jepang dan
Australia. Sayangnya terdapat anomali di negeri ini, sehingga
perkembangan radio siaran tidak optimal jauh dibawah potensi rata-rata
dunia. Hal itu disebabkan oleh belum adanya lompatan masal teknologi
serta belum idealnya regulasi yang menyangkut sistem siaran nasional
dan berjaringan. Dari aspek ekonomi,  menurut ZenithOptimedia potensi
belanja iklan dunia mencapai 504 miliar dollar AS, dari jumlah itu
belanja iklan  radio dunia mencapai 39 miliar dollar AS (7,8%). Data
AC Nielsen menyebutkan bahwa belanja iklan media di USA  mencapai  117
miliar dollar AS, sedang belanja iklan radio disana mencapai 16 miliar
dollarAS (13%). Ironisnya terjadi anomali di negeri ini, dimana
belanja iklan media mencapai Rp 48,5 triliun (AC Nielsen), disisi lain
belanja iklan radio hanya mencapai Rp 630 miliar   (1,3%). Diharapkan
hasil teknologi dan inovasi bisnis eBI akan mengatasi anomali tersebut
hingga menuju standar dunia (meningkat 6 kali dari kondisi aktual)

Langkah eBI juga telah mendorong terbentuknya elemen-elemen yang bisa
mendongkrak indeks Connectivity Scorecard. Paradigma itu terlihat
dengan beberapa entitas radio siaran  di kota besar, kabupaten dan
yang berada di pelosok daerah (kecamatan) yang telah menggunakan
teknologi dan inovasi bisnis eBI. Ternyata mereka mampu melakukan
transformasi menyongsong revolusi dunia Radio 2.0. Hal itu ditunjukkan
oleh testimoni para pengelola radio siaran  seperti Radio K-Lite
Bandung, Radio Zora Bandung, Radio Antares Garut, Radio Best Garut,
Radio Sukapura Tasikmalaya, Radio Buanajaya Tasikmalaya, Radio RIS
Pangandaran, Radio Rasilima Kuningan, Radio Actari Ciamis, dan
lain-lain. Pada prinsipnya testimoni tersebut menyatakan bahwa mereka
sangat terbantu teknologi dan inovasi eBI dalam melaksanakan siaran,
kinerja tim lebih terarah, lebih memacu untuk terus berkreasi
meningkatkan kualitas siaran. Memudahkan membuat produk siaran.
Memudahkan operasional siaran, baik bagi program director, music
director, news director, traffic, sampai dengan penyiar yang
menyiarkan via on-air. Mereka dapat berkoordinasi dan mengerjakan
tugas cukup dari rumah, sehingga keutuhan team work bisa terjaga.
proses siaran jadi terintegrasi, sehingga tidak kerepotan lagi mencari
bahan-bahan siaran. Selain itu juga dapat meningkatkan kualitas
siaran, dan ramah lingkungan. Mudah mengetahui data pendengar,
mengetahui respon pendengar yang masuk. Mudah mengevaluasi siaran,
dari sebelum siaran sampai pasca siaran termonitor dengan baik.
profesionalisme lebih meningkat, bisa merencanakan siaran,
melaksanakan siaran dan memantau pasca siaran. Siaran jadi mendunia,
sehingga pendengar mereka yang menjadi buruh migran di Malaysia,
Hongkong, Timur Tengah dan dari belahan dunia yang lainnya, masih bisa
proaktif mengikuti siaran radio dari kampungnya. Dari testimoni diatas
bisa ditarik kesimpulan bahwa inovasi dan teknologi Radio Broadcasting
2.0 yang diberikan eBI telah terbukti bisa mentransformasikan proses
bisnis radio siaran, sehingga memunculkan resources, efisiensi, dan
Innovation Driven Economies.

eBI sedang menggalang jaringan. Diharapkan sekurang-kurangnya 1.000
radio dapat bergabung hingga 2012. eBI telah membangun portal
kolaborasi konten radio (www.suararadio.com) yang memiliki kelebihan
bahwa semua radio dapat memuat berita atau kontennya yang ter-update
otomatis dari setiap website masing-masing radio, secara real time
tayang (pod casting), pendengar dapat menyimak berita atau konten
musik, dari gadget-nya di mana pun berada. Kelebihan lain, di
antaranya, pemasang iklan di radio di mana pun berada kini dapat
memantau iklannya real time, maupun melihat archive jam pemutaran
secara nyata. Kecanggihan itu dapat bekerja, karena adanya jantung
aplikasi yang diciptakan menggerakkan, berupa aplikasi RISE (Radio
Broadcasting Integrated System). Aplikasi yang berguna bagi para radio
melakukan otomasi siaran.

Perkembangan Radio 2.0 akan diakselerasi oleh teknologi Cloud
Computing dan kecerdasan buatan (Artificial Intellligence). Inovasi
Radio Broadcasting 2.0 yang tengah dilakukan oleh eBI pada gilirannya
nanti akan mewujudkan Radio Intelligence seperti yang terjadi di
negara maju. Fenomena tersebut terlihat dari proyek Next Generation
Dahsboard. Perkembangan inilah yang untuk selanjutnya ditarget oleh e-
Broadcasting Institute (eBI). Inovasi ke depan akan menuju Next
Generation Radio atau Radio 3.0; yang menginjeksi kecerdasan buatan ke
dalam radio 2.0 : intelligent radio. Bila kini kebanyakan radio siaran
masih menggunakan teknologi manual, atau pun sudah menggunakan sistem
komputer, namun sifatnya masih data base searah. Pada radio 2.0, semua
data dan input data, bisa real times, terintegrasi, bergerak dinamis.
Pada radio 3.0 kelak, sudah dapat diperintah dengan suara kita.

Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas kerja samanya. Kepada
rekan-rekan jurnalis dari media cetak maupun elektronik, sekaligus
kami mengundang untuk menghadiri seminar ini.

Seminar "Inovasi Teknologi & Bisnis Radio 2.0"
Untuk Membangkitkan Industri Kreatif Radio Siaran pada Era
Koeksistensi dan Konvergensi Teknologi.

Tanggal      : 13 April 2010
Pukul           : 08.30 – 15.30 WIB
Tempat       : Aula Barat – Institut Teknologi Bandung

Penyelenggara: Institut Teknologi Bandung (ITB), e-Broadcasting
Institute (eBI), dan didukung oleh PT TELKOM serta Majalah BISKOM
sebagai Media Partner

Thursday, April 08, 2010

Fwd: [KristenSejati] PENATALAYANAN - II

---------- Forwarded message ----------
From: Maruli Situmorang <situmorangmaruli@gmail.com>
Date: Thu, 8 Apr 2010 08:09:19 +0700
Subject: [KristenSejati] PENATALAYANAN - II
To:

*PENATALAYANAN*

* *

*2. PENATALAYANAN TALENTA*

Sesudah Kristus telah menyatakan beberapa dari tanda
kedatanganNya Dia katakan kepada murid-muridNya sepaya berjaga-jaga dan
bersedia. Apa yang diperlukan supaya berjaga-jaga untuk kedatangan Kristus?
Yesus memberikan perumpamaan talenta untuk menjawab pertanyaan ini. Dengan
nyata Yesus bermaksud bahwa waktu untuk menunggu itu harus digunakan untuk
berjaga-jaga dengan rajin.

"Sebab hal kerajaan sorga sama seperti seorang yang mau
bepergian keluar negri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan
hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang
lagi dua dan yang seorang lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya,
lalu ia berangkat." *Matius 25:14, 15* **

*1. **Dua hal apa yang telah diberikan kepada hamba-hamba Allah? **Jawab:
*"Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya
dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing denan
tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga."*Markus
13:34.*

* *

*2. **Bagaimanakah hamba-hamba tuan itu menggunakan wewenagn dan talenta
mereka? **Jawab: *"Segera pergilah hamba yang menerima lima tatenta itu. Ia
menjalankan uang itu lalu beroleh laba 5 talenta. Hamba yang menerima dua
talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaga dua tatenta. Tetapi hamba
yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang didalam tanah lalu
menyembunyikan uang tuannya*." **Matius 25:16-18.*

*Catatan:* Tatenta uang dalam perumpamaan itu menggambarkan kesanggupan yang
dipercayakan Allah kepada kita masing-masing dan itu akan digunakan untuk
memuliakan Allah dan menjadi berkat sesama manusia.

*3. **Talenta apa yang telah dipercayakan Kristus kepada gerejaNya
melalui Roh Kudus? **Jawab:*

"Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan
hikmad, dan kepada yang lain Roh yang sana memberikan karunia berkata-kata
dengan pengetahuan. Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan
kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. Kepada yang
seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain
Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia
memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang
Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang
lain Ia memberikan karunia menafsirkan bahasa roh itu. Tetapi semuanya ini
dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada
tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang di kehendakiNya*." I Korintus 12
: 8-11.*

Catatan : Berapa kesanggupan diwariskan - bakat alami untuk berapa hal,
kesanggupan-kesanggupan lain diperoleh melalui latihan. Beberapa kesanggupan
adalah anugrah gaib dari Roh Kudus. Karena kita hidup dan bergerak dan wujud
kita dalam Allah, dalam pengertian yang sebenarnya kesanggupan-kesanggupan
kita telah dikaruniakan Allah kepada kita. Kesanggupan-keanggupan istimewa
yang tertulis dalam ayat ini adalah anugrah gaib.

*4. **Berdasrkan apa Allah mengharapkan keuntungan? **Jawab: *"Setiap
orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan
kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebihbanyak lagi
dituntut.*" Lukas 12: 48 baian akhir. Catatan :* Allah telah menganugrahkan
talenta kepada semua hambaNya. Bukanlah menjadi urusan kita mengenai
banyaknya talenta yang telah diberikan Allah kepada kita. Tetapi, kita harus
bertanya, apa yang dapat saya lakukan dengan talenta yang telah saya terima?

*5. **Apa yang dikatakan tuan itu kepada orang yang menyembunikan
talentanya? **Jawab: *"Maka jawab tuannya itu, Hai kamu, hamba yang jahat
dan malas jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai ditempat dimana aku tidak
menabur dan memungut dari tempat dimana aku tidak menanam? Karena itu
sudahlah seharusnya uangku itu kau berikan kepada orang yang menjalankan
uang, supaya sekembaliku akau menerima serta bunganya*." **Matius 25:26-27.*

*6. **Kata-kata penghargaan apa diucapkan kepada hamba yang telah
menggunakan talentanya? **Jawab: *"Maka kata tuannya itu kepadanya, Baik
sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia
dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam
perkara yang besar*." **Matius 25:21.*

* *
KESIMPULAN

Apabila Allah memberikan suatu talenta untuk digunakan, Ia
memberikan tanggung jawab yang penuh kepada hambaNya. Ia memanggil sepuluh
orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah
ini untuk berdagang sampai aku datang kembali." *Lukas 19:13*. Tetapi,
dengan tanggung jawab yang satu hari kelak Allah mengharapkan
penatalayananNya mempertanggung jawabkannya. "Lama sesudah itu pulanglah
tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dnegna mereka." *Matius 25:
19*. "Dan Yesus berkata kepada murid-muridNya, ada seorang kaya yang
mempunyai seorang bendahara. Kepadanya disampaikan tuduhan, bahwa bendahara
itu menghamburkan miliknya. Lalu ia memanggil bendahara itu dan berkata
kepadanya, apakah yang kudengar tentang engkau?. Berilah pertanggunganjawab
atas urusanmu, sebaba engkau tidak boleh lagi bekerja sebagai
bendahara." *Lukas
16:1-2*. Mari kita meminta pertolongan kepada Allah supaya setia dalam
penatalayanan kita.


[Non-text portions of this message have been removed]

------------------------------------

-----------------
For the law was given by Moses, but grace and truth came by Jesus
Christ.(John 1:17)
-----------------Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kristensejati/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kristensejati/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
kristensejati-digest@yahoogroups.com
kristensejati-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
kristensejati-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

5 Langkah Membangun Pemasaran Internet Yang Sukses

Apakah memasarkan produklewat internet itu sulit? Sebagian dari anda atau terutama yang baru belajar internet mungkin akan bilang kalau melakukan pemasaran itu tidak mudah.

Bagi anda yang berpendapat demikian, setelah membaca posting ini, anda akan tahu apa saja tahapan yang anda lakukan untuk melakukan pemasaran internet. Posting ini secara khusus saya tujukan kepada anda semua yang berniat memasarkan produk anda lewat internet.

Seperti apa langkah-langkahnya?
1. Tentukan tujuan.Apa tujuan pemasaran internet anda? Sebagian besar mungkin akan menjawab untuk jualan dan menghasilkan uang. Tapi maksud saya adalah apakah tujuannya untuk meningkatkan penjualan semata atau ada tujuan lain yang ingin anda capai seperti dengan meningkatkan awareness terhadap produk anda? Atau mungkin anda juga lebih bertujuan untuk mengedukasi pasar? Atau itu sebagai bagian dari bentuk support anda terhadap konsumen?
Tetapkan terlebih dahulu tujuan yang ingin anda capai dengan melakukan pemasaran lewat internet.
2. Pahami pasar di internet.Amati bagaimana situasi pasar yang sedang anda bidik. Lihat, dengarkan, dan catat apa yang terjadi di sana.
3. Strategi.Tujuan sudah punya, anda sudah mencoba melakukan riset pasarberikutnya anda perlu punya strategi bisnis internetuntuk melakukan pemasaran via internet. Siapkan beberapa strategi yang diharapkan mampu mewujudkan tujuan anda itu.
4. ACTION-kan.Selanjutnya terapkan strategi-strategi yang telah anda siapkan. Apakah anda akan menggunakan tool seperti blog, atau lewat microblogging macam Twitter atau mungkin social network terpopuler Facebook, jalankan satu-satu persatu.
5. Evaluasi.Sambil anda jalankan strategi pemasaran internet tersebut lakukan evaluasi hasil dari tool yang sudah anda jalankan. Apakah berhasil seperti reseller bisnisyang mampu membuat keywordnya menduduki posisi nomor satu di Google misalnya.

Atau jika belum, apa persoalan yang muncul? Kenapa hal tersebut terjadi dan yang terpenting bagaimana solusinya?
Contoh:
Misalkan saja dari pemasaran internet lewat blog muncul persoalan bahwa belum mampu menembus target market seperti yang diinginkan. Penyebabnya karena traffic yang dihasilkan tidak tertarget. Lalu bagaimana solusinya?
Traffic tidak tertarget salah satunya bisa disebabkan karena ‘salah jalur’. Sehingga pesan yang ingin anda sampaikan tidak sampai ke market yang sesuai.

Tuesday, April 06, 2010

FinosMQS di BRI Jakarta Pluit

Selamat kepada BRI Jakarta Pluit yang telah mengimplementasikan sistem antrian multimedia finosMQS.

Infrastructure-Application-ManagedServices.Visit www.dayaciptamandiri.com for details..

Saturday, April 03, 2010

Lowongan di DCMS

Kami perusahaan TI yang berfokus di Infrastruktur, Aplikasi dan ManagedService membutuhkan tenaga kerja sbb:

Application Technical Specialist (Pria/Wanita)
- menguasai Windows, Linux, Basic Networking
- lokasi pekerjaan: Jakarta Pusat
- pengalaman tidak diperlukan

Network Technical Specialist (Pria)
- menguasai networking (Windows, Linux)
- lokasi pekerjaan: Jakarta Pusat
- pengalaman tidak diperlukan

Application Tester (Wanita)
- mengerti SDLC, MySQL, PHP
- mengerti Word, Visio
- mengerti konsep ERP
- lokasi pekerjaan: Jakarta Pusat
- pengalaman tidak diperlukan

PHP Programmer (Wanita/Pria)
- mengerti PHP,MySQL,CSS,Ajax,Smarty
- lokasi pekerjaan: Jakarta Selatan
- pengalaman tidak diperlukan

CV lengkap dapat dikirimkan ke hrd at dayaciptamandiri.com

untuk informasi dapat menghubungi fanky at dayaciptamandiri.com atau mobile 08121057533 / kantor 021-3924716