Dokumen ini menegaskan bahwa *pada 2030 AI tidak lagi sekadar mendukung bisnis, tetapi menjadi inti dari model bisnis itu sendiri (AI-first enterprise)*, di mana keunggulan kompetitif tidak berasal dari penggunaan AI generik, melainkan dari teknologi yang dirancang khusus sesuai logika, data, dan nilai unik setiap organisasi. Ditekankan bahwa produktivitas berbasis AI akan membiayai transformasi industri berikutnya melalui "AI-first flywheel" yang menghubungkan efisiensi, investasi, dan pertumbuhan pendapatan baru. Laporan ini juga menyatakan bahwa portofolio multi-model AI, orkestrasi *agentic AI*, dan *digital twins* akan menjadi arsitektur utama perusahaan masa depan, sementara *quantum computing* diposisikan sebagai pergeseran seismik berikutnya yang akan membuka kelas masalah baru yang tidak terjangkau komputasi klasik. Secara keseluruhan, dokumen ini menegaskan bahwa perusahaan pemenang 2030 adalah organisasi yang membangun inovasi berkelanjutan ke dalam DNA operasionalnya, menggabungkan manusia dan mesin secara strategis, serta menjadikan AI sebagai aset yang tidak terpisahkan dari strategi dan penciptaan nilai jangka panjang.
Fanky Christian
Sekjen APTIKNAS (Asosiasi TIK Nasional) 2022-2027
Founder DCM Group www.dayaciptamandiri.com
Check our next events at www.eventcerdas.com
Community Marketing Services www.521talenta.com
Join B2B Community www.indobitubi.com