Translate

Sunday, May 25, 2025

𝐓𝐀𝐋𝐄𝐍𝐓 𝐒𝐄𝐏𝐄𝐑𝐓𝐈 𝐀𝐏𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐃𝐈𝐂𝐀𝐑𝐈 𝐏𝐄𝐑𝐔𝐒𝐀𝐇𝐀𝐀𝐍?

𝐓𝐡𝐮𝐫𝐬𝐝𝐚𝐲 𝐋𝐞𝐚𝐫𝐧𝐢𝐧𝐠 !!

𝐓𝐀𝐋𝐄𝐍𝐓 𝐒𝐄𝐏𝐄𝐑𝐓𝐈 𝐀𝐏𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐃𝐈𝐂𝐀𝐑𝐈 𝐏𝐄𝐑𝐔𝐒𝐀𝐇𝐀𝐀𝐍?

Saya baru pulang dari Athena. Negerinya indah dengan banyak kekayaan sejarah masa lalu. Namun, saya juga prihatin dengan situasi terakhir di Eropa saat ini.

Dari perjalanan saya ke Portugal dan Yunani minggu lalu, memang terlihat bahwa pertumbuhan ekonomi negara-negara Eropa kurang menggembirakan.

Ekonomi lesu, dulunya pemerintah selama pandemic banyak memberikan subsidi (dengan banyak berhutang) untuk membantu perusahaan agar tidak bangkrut. Ternyata setelah pandemic, pertumbuhan bisnis belum pesat juga. Banyak perusahaan yang melakukan PHK.

**

Ternyata hal itu juga tidak hanya terjadi di Eropa. Negara kita juga mengalami beberapa hal yang sama. Ada ketidakpastian bisnis, ada ketidakstabilan geopolitik dengan negara-negara lain . Dan itu juga mengakibatkan lesunya pertumbuhan perusahaan. Banyak yang melakukan PHK, banyak yang menghentikan rekrutmen karyawan baru.

Kasihan pada mahasiswa yang baru lulus, ke mana harus mencari pekerjaan?

Kasihan pada persaingan yang extra ketat, antara yang baru lulus, yang baru di-PHK (dan punya pengalaman), dan juga yang sedang mencari pekerjaan (karena ingin mencari tantangan baru).

**

Tetapi minggu lalu, seorang mentee saya update melalui telephone.

"Alhamdulillah Pak Pam, saya dapet tawaran dari 4 headhunter. Mereka sedang membutuhkan seseorang dengen kemampuan seperti saya. Tapi sementara saya masih enjoy pekerjaan saya saat ini. Masih banyak yang ingin saya pelajari di role ini, dan masih banyak yang perlu saya kontribusikan lagi."

Wow, keren, di saat yang lain susah mencari pekerjaan. Dia menerima 4 tawaran pekerjaan!

Indira (bukan nama sebenarnya) ini berumur sekitar 30 tahunan. Gajinya puluhan juta, sebagai seorang manager, dan termasuk tinggi di posisi dia sekarang.

Yang menarik adalah Indira ini, dalam situasi ketidakpastian bisnis juga pernah terkena PHK. Tapi menariknya, setelah 1-2 bulan terkena PHK, Indira selalu mendapatkan pekerjaan lain yang lebih baik (dan bahkan gajinya lebih besar). Jadi ternyata bagi Indira mudah sekali mencari pekerjaan, tidak seperti yang orang takutkan.

Terus mengapa ya? Apakah dia lulusan ITB, UI atau UGM dengan IPK tinggi? Ternyata tidak, universitasnya tidak termasuk di daftar Top 100 universitas di Indonesia. (Padahal banyak yang lulusan perguruan tinggi terbaik pun susah mencari pekerjaan). Terus mengapa dong?

**

Ternyata Indira mempunyai kompetensi yang sangat bagus dalam bidangnya (dia mengerjakan dengan tekun tugasnya, dan selalu belajar untuk menambah kompetensinya). Dan dia juga mempunyai kemampuan berkomunikasi dan bekerjasama yang bagus sekali. Dia mampu  berkomunikasi dengan partner bisnis yang lain.

Ditambah, Indira selalu belajar setiap hari. Ilmunya bertambah, bahkan di luar bidang yang dipelajarinya di universitas. Open Mind, Always Learning! Jadinya ini menambah wawasannya.

**

Voila! Itulah mengapa Indira selalu dengan mudah mencari pekerjaan lain. Bukan seperti mereka yang kurang open mind. Merasa bangga dengan almamaternya, terus gak mau open mind sama orang lain. Merasa bangga dengan bidang kuliahnya atau bidang pekerjaannya, dan gak mau belajar lagi. Mereka punya wawasan yang lebih luas, dan sangat berguna bagi bisnis seperti Indira, pasti akan lebih mudah cari kerja. Intinya , yang complain susah cari pekerjaan itu bukan "high potential" talent.

"Jadi sebenarnya apa sih karakter dari seorang karyawan/karyawati yang high potential itu Supaya mudah mencari pekerjaan, atau bahkan dicari-cari pekerjaan"

Berdasarkan puluhan tahun pengalaman saya, inilah yang saya amati, beberapa kriteria pada high potential talent tersebut.

**

𝐚) 𝐄𝐗𝐄𝐂𝐔𝐓𝐈𝐎𝐍 𝐃𝐈𝐒𝐂𝐈𝐏𝐋𝐈𝐍𝐄 (𝐟𝐨𝐜𝐮𝐬 𝐨𝐧 𝐚𝐜𝐡𝐢𝐞𝐯𝐢𝐧𝐠 𝐨𝐫 𝐞𝐱𝐜𝐞𝐞𝐝𝐢𝐧𝐠 𝐡𝐢𝐬/𝐡𝐞𝐫 𝐨𝐛𝐣𝐞𝐜𝐭𝐢𝐯𝐞𝐬)

 

Fokus pada objective yang Penting. Ini adalah disiplin pada eksekusi. Eksekusi yang luar biasa dimulai dengan mempersempit fokus—mengidentifikasi dengan jelas apa yang harus dilakukan. Jika tidak, hal lain yang kita capai tidak akan terlalu berarti. Ini juga berarti Akuntabilitas. Kita terlibat dalam proses, berarti kita harus bertanggungjawab untuk melakukan zoom pada pencapaIndira, menganalisis kegagalan, dan melakukan koreksi jika perlu.

**

𝐛) 𝐂𝐎𝐌𝐌𝐔𝐍𝐈𝐂𝐀𝐓𝐈𝐎𝐍 𝐒𝐊𝐈𝐋𝐋𝐒

Speak up. If you dont speak up , nobody will know how smart you are.

Bisnis atau karier itu adalah kompetisi. Dan perusahaan berhak memilih yang terbaik.

Bagaimana kami bisa tahu bahwa kita yang terbaik kalau kita cuma duduk di pojok dan diam saja. Speak up! Padahal banyak di antara talent talent kita yang bilang:"Dia kan cuma bisa ngomongnya saja. Kerjanya belum tentu." Saya setuju. Saya tidak mengajari kita untuk cuma ngomong doang. Saya menyarankan untuk meningkatkan kompetensi terlebih dahulu baru meningkatkan komunikasi. Tapi communication tetap menjadi salah satu kriteria penting untuk menyeleksi atau mempromosikan seseorang. There is no choice if you want to succeed, develop your communication skills.

**

 

𝐜) 𝐇𝐔𝐌𝐈𝐋𝐈𝐓𝐘

Selalu merasa bahwa ilmu kita tidak cukup, dan ingin terus belajar.

"Kuncinya adalah kalau kita dulu sibuk belajar waktu kita sekolah dan kuliah, berarti setelah bekerja kita juga masih harus giat belajar. Hanya saja kita gak belajar dari buku. Kita belajarnya sambil mengerjakan pekerjaan kita. Para expert bilangnya learning on the job. Saya bilangnya learning on the fly. Because I enjoy flying and learning at the same time". Ingat 3 hal:

1. Pengetahuan apapun itu pasti ada sumbernya. Kita tinggal cari bukunya, dokumentasinya, atau cari di Internet, dan setelah itu tinggal kita baca.

2. Relationship is the basic of learning. Kalau kita punya hubungan baik dengan banyak orang, pasti mudah mencari expert yang bisa ditanya.

3. The best way to learn is by doing it. Jangan menunggu sampai semua pengetahan memenuhi otak anda. Pelajari sedikit, praktekkan, mintalah feedback dan belajar lagi! Teruskan siklus itu terus menerus. Dengan open mind dan selalu belajar, kita akan bisa beradaptasi dalam dunia yang terus berubah ini.

**

𝐝) 𝐎𝐏𝐄𝐍 𝐌𝐈𝐍𝐃

Cara kerja di setiap organisasi berbeda. Jangan pernah berikir cara kita yang paling benar. Selalu open mind dan mendapatkan feedback (masukan, input, saran) dari orang lain (boss, teman selevel/peer dan anak buah):

-          Apakah hal-hal yang sudah kita lakukan dengan baik

-          Apakah hal-hal yang masih perlu kita perbaiki

**

𝐝) 𝐄𝐗𝐂𝐄𝐋𝐋𝐄𝐍𝐓 𝐓𝐄𝐀𝐌 𝐏𝐋𝐀𝐘𝐄𝐑

 

Ingat seorang team worker akan disukai teman temannya, disukai anak buahnya dan disukai bossnya. Karena itu mudah bagi seorang team worker untuk mempengaruhi orang lain . Dan akibatnya team worker (atau team player) akan mencapai objective nya lebih mudah daripada yang lain. Dan itulah mengapa team player lebih mudah mendapatkan promosi (atau mendapatkan pekerjaan) daripada yang lain. Berarti kita harus mencapai objective team dengan bekerjasama dengan yang lain, dan menempatkan team objective di atas kepentingan sendiri.

**

𝐞) 𝐒𝐌𝐀𝐑𝐓 (𝐚𝐧𝐝 𝐇𝐀𝐑𝐃) 𝐖𝐎𝐑𝐊𝐈𝐍𝐆 𝐬𝐤𝐢𝐥𝐥𝐬

Kemampuan (dan keinginan) untuk bekerja keras (secara cerdas) dalam menyelesaikan tugas. Dan selalu berusaha mencari alternatif baru, agar mampu menyelesaikan tugas dengan lebih efisien dan efektif.

**

Voila, 5 atribut, dari seorang high potential, yang membuat kita tidak kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Saya singkat menjadi ECHOES (artinya gema atau resonansi): Execution discipline, Communication sklills, Humility, Open Mind, Excellent Team Player serta Smart (and Hard) working skills.

**

 

Salam Hangat,

Pambudi Sunarsihanto

Monday, May 12, 2025

PERUBAHAN ALAMAT PERUSAHAAN PT DAYA CIPTA MANDIRI SOLUSI

 Kepada Yth

- Customer
- Mitra Kerja

Dengan hormat,

Bersama ini kami informasikan mengenai perubahan alamat perusahaan PT DAYA CIPTA MANDIRI SOLUSI :

Alamat lama : Ruko Utaka26, Jalan Utan Kayu Raya No.26A, Matraman, Jakarta Timur, 13120
Telepon lama : 021-29622097/98

per 13 Mei 2025 akan menggunakan :

Alamat baru : Ruko DCM, Jalan Pegambiran No.292B, Rawamangun, Jakarta Timur, 13220
Telepon baru : +62-21-38829538
Lokasi googlemap : https://maps.app.goo.gl/M184sxychqVyYmQy6

Untuk selanjutnya semua kegiatan administrasi dan surat menyurat dapat menggunakan alamat baru tersebut diatas. Demikianlah pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.

Hormat kami

Fanky Christian, Direktur PT Daya Cipta Mandiri Solusi


Surat resmi terlampir:






Friday, April 18, 2025

Cloud Comparison Cheat Sheet

 ‎Cloud Comparison Cheat Sheet


‎↳ Elastic Compute: Compare services like AWS EC2, Azure Virtual Machines, and Google Compute Engine for scalable computing power across different cloud platforms.


‎↳ Kubernetes Services: Identify equivalents like Azure Kubernetes Service, Google Kubernetes Engine, and Oracle Container Engine for managing containerized applications.


‎↳ Storage Solutions: Explore storage options such as Amazon S3, Google Cloud Storage, and Oracle Cloud Infrastructure Storage for reliable data storage.


‎↳ Networking: Understand networking services across platforms with solutions like Azure Virtual Network, Google Cloud Virtual Network, and Oracle Cloud Network.


‎↳ Load Balancing: Compare load balancing services such as AWS Elastic Load Balancing, Google Cloud Load Balancing, and Azure Load Balancer for distributing network traffic.


↳ Database Services: Review database offerings like AWS RDS, Cloud SQL, and Oracle Autonomous Database for managed database solutions.


↳ Data Analytics: Dive into data analytics services with Azure Data Factory, BigQuery, and Oracle Analytics Cloud for powerful data processing.


↳ Machine Learning: Explore machine learning platforms like AWS SageMaker, Google AI Platform, and Azure Machine Learning for developing and deploying AI models.


↳ Data Integration: Compare data integration tools like Azure Data Factory, Google Cloud Dataflow, and Oracle Data Integrator for seamless data movement.


↳ Event Management: Review event management services like AWS EventBridge, Google Cloud Pub/Sub, and Azure Event Grid for event-driven architecture.


↳ Queuing Services: Look at queuing services such as Amazon SQS, Google Cloud Tasks, and Azure Queue Storage for message queuing.


↳ Notification Systems: Identify notification systems like AWS SNS, Google Cloud Notifications, and Azure Notification Hubs for messaging and alerts.


↳ Monitoring: Compare monitoring solutions like CloudWatch, Google Cloud Monitoring, and Azure Monitor for tracking and logging infrastructure performance.


↳ Resource Management: Understand resource management tools with services like AWS CloudFormation, Google Cloud Deployment Manager, and Azure Resource Manager.


↳ Identity and Access Management: Review IAM services like AWS IAM, Google Cloud IAM, and Azure Active Directory for managing user access and identity.


↳ Encryption Services: Compare encryption services across platforms with offerings like AWS KMS, Google Cloud KMS, and Azure Key Vault for securing data.


Ready to navigate the cloud landscape with ease? Use this cheat sheet to identify and compare services across Azure, Google Cloud, and Oracle.


Credit : Bytebytego



Wednesday, April 09, 2025

PROFESI PERTAMA YANG TERGESER AI


"Pasien menggunakan DeepSeek sebelum menemui dokter akan menjadi tren baru."

Kejadian di sebuah rumah sakit di Hangzhou, China baru-baru ini telah menghebohkan dunia medis.

Seorang programmer berusia 38 tahun, Lao Zhang, membawa laporan diagnosis dari DeepSeek dan memaksa dokter kepala departemen paru-paru yang telah berkarier selama 20 tahun, untuk membuka "Manual Diagnosis dan Pengobatan Penyakit Paru-paru" milik rumah sakit itu.

Lao Zhang telah mengalami batuk selama tiga bulan tanpa perbaikan. Dia sudah pergi dari klinik desa ke klinik spesialis, menghabiskan lebih dari selusin botol obat batuk, menjalani tiga kali CT scan, bahkan sampai dua kali dilakukan "bronkoskopi".

Dokter kepala menganalisa hasil pemeriksaan di depan lampu pemindai dan berkata:
"Ini adalah 'hiperresponsivitas' saluran napas, jadi sudah benar jika diterapi sebagai asma varian batuk."

Tapi Lao Zhang kurang percaya. Sebagai seorang programmer, dia langsung mengeluarkan ponselnya dan membuka aplikasi "DeepSeek Medical".

Hasil diagnosis AI dengan jelas menyebutkan "Batuk akibat asam lambung atau refluks gastroesofagus".

Saat itu, wajah sang direktur langsung berubah tegang. Dia sering menghadapi pasien yang suka membantah, tapi belum pernah ada pasien pakai AI untuk mendebat dokter.

Lalu Lao Zhang menunjukkan tujuh dasar diagnosis diferensial yang diberikan oleh AI; seperti batuk yang memburuk saat berbaring di malam hari, tidak memiliki pola musiman, akan merespons baik terhadap pengobatan dengan antasida.

Lao Zhang benar-benar mengikuti saran AI. Dia membeli "Omeprazole" (penurun asam lambung) dengan uang sendiri, dan setelah tiga hari, batuk serta gejalanya benar-benar hilang.

Berita ini dengan cepat menyebar ke komunitas dokter di seluruh China.

Beberapa dokter mencaci maki Lao Zhang sebagai pasien yang suka menyulitkan dokter, tapi lebih banyak dokter muda yang justru diam-diam mengunduh aplikasi AI.

Setelah penyelidikan lebih dalam, ditemukan bahwa sistem AI DeepSeek telah dilatih menggunakan data dari hampir lima tahun jurnal medis inti global, bahkan termasuk suplemen dari New England Journal of Medicine.

Seorang dokter lalu melakukan blind test:

"Hasilnya, AI benar dalam 17 dari 20 kasus sulit, sementara kelompok dokter ahli hanya benar dalam 12 kasus umum."

Kini, banyak dokter muda yang mulai membawa tablet saat melakukan kunjungan pasien. Mereka menyebutnya sebagai "konsultasi berjalan".

Batuk Lao Zhang memang sudah sembuh, tapi guncangan di dunia medis baru saja dimulai.

"Ini sungguh di luar dugaan! Tidak ada yang menyangka bahwa profesi pertama yang tergeser oleh AI ternyata adalah dokter."

INSPIRASI

"Lain kali saat kita sedang sakit, apakah sebaiknya kita bertanya ke AI dulu sebelum datang ke dokter spesialis?"

Menurut saya, di era sekarang ini kita harus menguasai dua jenis pengobatan:

"Ilmu kedokteran di tangan kiri, dan DeepSeek di tangan kanan."

Semoga bermanfaat. #JanganLupaBahagia #deepseek #AI

Monday, April 07, 2025

Komparasi Hukum PDP: Kewajiban Organisasi terkait PDP di beberapa negara Asia

 Komparasi Hukum PDP: Kewajiban Organisasi terkait PDP di beberapa negara Asia


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446H, Mohon maaf lahir batin 🙏

Meneruskan postingan terkait:
- komparasi prinsip umum PDP di https://lnkd.in/gwnTs47z
,
- implementasi prinsip PDP di regulasi negara Asia https://lnkd.in/gW9U_Tbb
,
- perbedaan terminologi dalam hukum PDP di https://lnkd.in/ghtk8a4g
, serta
- komparasi hak-hak Subjek Data Pribadi antara UU PDP, GDPR, dan aturan PDP di beberapa negara Asia https://lnkd.in/gQGNhsSJ
,

berikut komparasi kewajiban Organisasi terkait PDP di negara tersebut.

Komparasi ini mengikuti skema IAPP Global Comprehensive Privacy Law Mapping di https://lnkd.in/g38jScS5
(dengan bbrp update), sementara kewajiban Pengendali Prosesor yang diamanatkan oleh UU PDP bisa lebih lengkap dibaca di link https://lnkd.in/g_aTF8Cj


Poin-poin yang bisa kita baca dari tabel di bawah antara lain:
✔️ perbedaan UU PDP dengan GDPR hanya pada ketentuan Privacy by Design yang ditekankan di GDPR lewat Article 25, negara Asia lain juga tidak mengatur secara khusus namun dalam guideline
✔️kewajiban yang secara umum ditemui antara lain: transparansi dan pemberitahuan, pembatasan tujuan pemrosesan, minimalisasi data, keamanan data, pemberitahuan kegagalan (DBN, data breach notification) https://lnkd.in/gaJVWpKJ
, serta aturan terkait transfer Data Pribadi ke luar negeri
✔️kewajiban memiliki dasar pemrosesan https://lnkd.in/giH8nnS9
tergantung model hukumnya, ada yang spesifik mengatur berbagai macam dasar pemrosesan, ada yang berbasis consent dan pengecualiannya
✔️kewajiban RoPA https://lnkd.in/gBTf9yK9
yang spesifik seperti model GDPR ternyata tidak banyak dikenal di negara lain namun dijelaskan secara umum atau spesifik rekaman data breach di Malaysia
✔️kewajiban penilaian dampak https://lnkd.in/g46WuhRv
juga secara umum terkait risiko terutama ketika melakukan pemrosesan Data Pribadi sensitif (umumnya data kesehatan dan biometrik)
✔️kewajiban petugas khusus PDP https://lnkd.in/gPBTHk5e
mulai mengemuka seperti amandemen PDPA Malaysia yang mewajibkannya dalam situasi khusus, ada negara yang mewajibkan registrasi ada pula yang tidak
✔️semua negara tidak mengatur secara ketat terkait sertifikasi petugas PDP, namun secara umum mengakui atau bahkan merekomendasi sertifikasi IAPP CIPP/E, CIPP/A, CIPM terutama untuk organisasi yang melakukan cross border data transfer
✔️desain sertifikasi dari Komdigi menggunakan SKKNI dan BNSP https://lnkd.in/g9iGs-69


Hal yang penting bagi PPDP Indonesia yang organisasinya melakukan transfer Data Pribadi ke negara Asia adalah ketentuan terkait Prosesor Data Pribadi. Harus dicek apakah kewajiban Prosesor di negara tersebut sudah memenuhi aturan pasal 51 dan 52 UU PDP. Jika ada yang belum maka penting sekali untuk ditambahkan di kontrak. Model kontrak tersebut bisa dilihat di https://lnkd.in/gjeM7kxQ
.

hashtagkomparasi hashtagkewajiban hashtagPDP


Satriyo Wibowo
Fellow of Information Privacy, CIPP/A/C/E/US, CIPM, CIPT
IAPP Asia Advisory Board member