Saya hanya seorang yang berpikiran sederhana, mencoba memahami dunia penuh kerumitan, mensyukuri setiap langkah yang diberkati, mendoakan harapan dan berharap hidup saya membuat banyak orang merasa sungguh hidup..
Translate
Friday, August 07, 2009
puisi WS Rendra
ini hanya titipan, bahwa mobilku hanya titipan Nya, bahwa rumahku hanya
titipan Nya, bahwa hartaku hanya titipan Nya, bahwa putraku hanya titipan
Nya, tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan
padaku? Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku? Dan kalau bukan milikku, apa
yang harus kulakukan untuk milik Nya ini? Adakah aku memiliki hak atas
sesuatu yang bukan milikku? Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika
titipan itu diminta kembali oleh-Nya ? Ketika diminta kembali, kusebut itu
sebagai musibahkusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai
petaka, kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah
derita.Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa
nafsuku, aku ingin lebih banyak harta, ingin lebih banyak mobil, lebih
banyak
rumah, lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak
kemiskinan, Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.Seolah keadilan dan
kasih Nya harus berjalan seperti matematika :aku rajin beribadah, maka
selayaknyalah derita menjauh dariku, danNikmat dunia kerap
menghampiriku.Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan
Kekasih.Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku", dan menolak keputusanNya
yang tak sesuai keinginanku, Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan
matiku hanyalah untuk beribadah..."ketika langit dan bumi bersatu, bencana
dan keberuntungan sama saja"
(Willibrordus Surendra Broto Rendra)
Sunday, August 02, 2009
Profesi paling bergengsi versi Metro10:
2. Guru (ada 2.7juta, 50% honorer)
3. Pengusaha
4. Pengacara
5. Presiden
6. PNS
7. Dosen (154.000 dosen tetap, 50% S1)
8.Wiraswaswata (sekarang hanya 0.18% dari 220jt)
9. Tentara
10. Hakim
joke: TRI
Kejadian ini bermula ketika secara tak sengaja aku berpapasan dengan
tukang Mie Ayam keliling yang biasa beredar di depan rumah.
Siang itu, kulihat dia tengah berasyik masyuk di pinggir jalan, cekikikan
sambil melihat sesuatu yang ada di tangannya.
Bahkan saking asiknya, gerobak mie ayam itu ditinggalkannya begitu saja,
seakan mengundang pemulung jail untuk mengangkutnya
Karena penasaran, diriku pun bertanya
"Mas Jason (panggil saja demikian, karena dia sering dipanggil Son ama
pelanggannya "Son.. mie ayamnya siji maning sooon.."), sedang apa kok asik
bener di pojokan?" tanyaku
"Eh mas ganteng...( satu hal yang aku suka dari Jason adalah : Orangnya
suka bicara Jujur!), ini mas, lagi update status!!..."
WADEZIG!!
"weehhh... njenengan fesbukan juga to??" tanyaku heran
"Ya iyalah mas... hareee geneee ga fesbukan?!.. .
Lagian kan lumayan juga buat menjaring pelanggan lewat fesbuk, kata pak
Hermawan Kertajaya kan dalam berdagang kita harus selalu melakukan
diferensiasi termasuk dalam hal pemasaran mass.. "
GLEK!! kalah gw
Gw yang sering naik Kereta ke jawa aja gak tau kalo ada yg namanya
Hermawan Kereta Jaya
"emang mas statusnya apa?" tanyaku penasaran
"nih mas aku bacain :
Promo Mie Ayam, beli dua gratis satu mangkok, beli tiga gratis nambah
kuah, beli empat gratis timbang badan... takutnya anda obesitas...
segera saya tunggu di gang Jengkol, depan tengkulak Beras Mpok Hepi.
Mie Ayam Jason : Melayani dengan Hati... ampela, usus dan jeroan ayam
lainnya.."
GUBRAK!!
Dua kosong untuk mas jason...
Gw yg uda lama fesbukan aja ga bisa bikin status se atraktif dia..
Tapi ada yg aneh pas kulirik ke henpon yang dia pake
aku kira henponnya blekberi atau minimal nokia seri baru yang uda bisa
pake internetan
Selidik punya selidik, ternyataa... henponnya lawas bin jadul...
HP yang masih monokrom, suara belum poliponik, dan masih pake antena luar
kayak radio AM
"mas, tapi kok bisa update fesbuk pake henpon sederhana gitu? (bahasa
halusnya henpon lawas)
Gimana caranya??
"Owwh.. gampang mas, saya tinggal nulis statusnya lewat SMS lalu kirim ke
Tri? jawab dia datar
"Ohh.. mas nya pake Kartu Three ya? Yang gratis internetan itu?"
" Bukaaaan mas, Tri itu lengkapnya Tri Ambarwati...
Dia itu pacar saya, sama-sama dari Tegal, yang kerjaannya jagain Warnet 24
Jam!
Jadi kalo butuh update, tinggal sms dia aja nanti dia yang gantiin status
saya,
Lha wong dia tiap hari di depan komputer jagain warnet. Paling sebagai
balesannya saya gratisin mie ayam seminggu sekali... murah to..."
Mendadak kepalaku pusing
Bagaikan menderita dehidrasi akut sekaligus hipotermia tingkat tiga,
aku limbung mendengar jawaban spektakuler dari mas jason...
BRUK!!
"lho mas.. mas... jadi beli mie ayam ndak...kepriben iki?"
MAU UPDATE STATUS GRATIS
PAKE TRI
MAU???
Tuesday, July 28, 2009
Membangun Sikap yang benar terhadap uang
- Merasa puas dengan apa yang kita miliki.
Ini sangat penting, bukan berarti kita berhenti berusaha 'mencari uang', merasa puas disini adalah ucapan syukur dengan apa yang sudah Tuhan percayakan kepada kita, dan menganggap semua yang kita terima adalah berkat dari Tuhan. Ini menjadi penting karena kerap kali kita lebih yakin dengan diri kita sendiri, kemampuan kita sendiri, dan merasa bahwa kita dapat memiliki banyak hal. - Akui bahwa banyak hal yang jauh lebih penting daripada uang
Uang bukan segalanya. Mungkin dengan uang kita bisa membeli segalanya, tapi ternyata dalam perjalanan hidup kita, kita merasakan 'aman' lebih penting, nyaman lebih penting, kesehatan sangat penting -- tidak bisa dibeli dengan uang. Perasaan damai jauh lebih penting daripada jumlah uang yang besar yang kita miliki. Perasaan diperhatikan orang terdekat kita tidak bisa digantikan dengan uang. Wah, banyak sekali yang tidak bisa diberikan oleh uang. Tidur nyenyak sangat penting, sengsara sekali apabila punya uang banyak, tetapi tidak bisa tidur nyenyak. - Jika Tuhan memberkati kita secara materi, jangan lupakan Dia
Jujur saja, gampang sekali khan lupa Tuhan pada saat kita punya banyak uang. Tuhan tidak butuh uang kita, tetapi orang lain, banyak orang butuh uang kita. Bagaimana hidup kita bisa menjadi saluran berkat bagi orang lain, demi Tuhan, ini yang sangat penting. - Meskipun semua kekayaan kita hilang, itu tidak akan mempengaruhi hubungan kita dengan Tuhan
Kita memiliki semua atas perkenan Tuhan. Apabila Dia tidak mengijinkan, seberapa berat kita berusaha, kita tidak akan mendapatkannya. Saya ingat benar, banyak pekerjaan-pekerjaan besar, yang saya sangat harapkan mendatangkan keuntungan besar, tetapi apabila Tuhan tidak berkenan, ya pastilah saya tidak akan mendapatkannya, atau apabila saya mendapatkannya, tidak ada damai sejahtera, tidak ada keuntungan yang besar yang diperoleh, sehingga akhirnya semua membuat saya sadar, untuk selalu bertanya dahulu kepada Tuhan, apakah benar ini kehendakMu ya Tuhan? Kekayaan, ketenaran, posisi yang kita ada sekarang, semua karena perkenan Tuhan. Karena itu, seyogyanya, kita mengingat dan melibatkan Dia senantiasa, dalam segala hal, mulai dari awal hingga akhirnya. - Jangan iri terhadap kekayaan orang lain
Lebih mudah iri melihat keberhasilan orang lain, melihat jumlah rumah dan mobil yang dimilikinya, melihat posisi dan ketenaran yang dimilikinya. Tetapi ternyata, apabila kita selidiki dengan seksama, kerap kali, dia pun ingin seperti kita. Lebih mudah bagi orang sederhana berjalan kesana kemari tanpa harus kuatir akan banyak hal. Lebih mudah bagi orang yang tidak punya banyak uang untuk tetap berkeringat dan menjadi sehat. Lebih mudah bagi orang yang menggantungkan hidupnya kepada Tuhan dan setiap kali bertanya besok saya makan apa ya Tuhan, dibandingkan dengan orang yang makanannya selalu melimpah di meja makannya. Lebih mudah bagi orang sederhana untuk terlelap dalam tidur dan mimpinya, dibandingkan dengan orang yang punya milyaran uang yang dititipkan di bank dan safe deposit box. Mereka pun iri dengan kita karena mudahnya hidup yang kita lalui. Oleh karena itu, jangan mengukur segala sesuatunya dengan uang. - Sadari budaya materialisme dalam masyarakat kita
Ini yang susah diubah dari masyarakat kita, Indonesia. Dimana potensi materialisme sangat besar. Orang akan dianggap sukses apabila bekerja dengan mapan, memiliki mobil apalagi mobil berkelas, memiliki rumah di lingkungan terpandang, menjadi anggota khusus dalam suatu komunitas, memiliki posisi dan ketenaran tertentu di masyarakat. Materialisme ini adalah budaya yang mendasarkan segala sesuatunya pada materi atau benda. Lihatlah tayangan iklan di media televisi kita yang menggambarkan kehidupan materilistis, konsumtif. Jangan lagi dibandingkan isi sinetron dan film Indonesia. Sangat berbeda dengan masyarakat pada umumnya, sehingga kita memandangnya pun sangat tinggi. Ubahlah pola pandang dan pikir kita, agar kita tidak melulu memandang segala sesuatunya dengan materi, dengan uang.
Tuesday, July 07, 2009
Selamat memilih Indonesia!
Daftar Pemilih Tetap yang seyogyanya menjadi alat penguasa untuk mengetahui siapa saja yang berhak memberikan suara telah didukung dengan penggunaan KTP dan KK yang sah, meskipun siapa tahu, sang RT/RW - Lurah dan Camat dapat membuat KTP palsu dalam waktu sesingkat-singkatnya dalam sejarah republik ini dalam kurun 8-12 jam sebelum semuanya dimulai.
Genderang demokrasi melalui pemilihan umum Presiden ini mungkin akan mencatat sejarah menarik, dan kita harus menjadi bagian di dalamnya.
Selamat memilih, gunakan hati nurani untuk menentukan pilihan yang tepat, dengan senantiasa berdoa dan berserah kepada sang Pencipta.
Monday, June 29, 2009
Cisco Certified Architect introduced
Certified Architect New Certification Resides Above CCIE to Validate
Competency and Experience in Support of Growing Innovation in Network
Infrastructure Architecture
SAN JOSE, Calif., June 29, 2009 – Responding to strong customer and market
demand to recognize the architectural expertise of network designers, Cisco
today introduced the Cisco Certified Architect, the highest level of
accreditation achievable within Cisco® Career Certifications.
Key Facts/Highlights:
- Advanced technologies such as Cisco Unified Communications, Cisco
TelePresenceTM and mobility are converging and increasing the
opportunities for innovation and collaboration while adding to the
complexity of enterprise networks.
- According to IDC, "With many existing certifications focused on point
technologies, architect-level certifications bring together project
management, business needs analysis, and IT elements into a true solutions
framework and validate a candidate's ability to address planning, design,
interoperability, and connectivity issues." *
- Gartner reported in its 2008 IT market compensation study (U.S. based),
that "IT organizations continue to have difficulty in finding skilled IT
professionals, especially enterprise architects, network architects, project
managers and Web application programmers." **
Cisco Certified Architect:
- The Cisco Certified Architect certification recognizes the
architectural experience and competency of network designers who can support
the increasingly complex networks of global organizations and effectively
translate business strategies into evolutionary technical strategies.
- Cisco channel partners play a critical role in enabling customers to
deploy advanced new technologies supported by professionals with the skills
required to use these innovative solutions.
- The certification stands above the expert-level CCIE® certification in
terms of difficulty, with an emphasis on expertise in network infrastructure
architecture and a proven ability to work with executive-level customers to
ensure that business requirements are incorporated into successful designs.
Certification Process:
- The Cisco Certified Architect certification will be administered as a
board exam.
- Candidates will propose and defend an architecture solution to a set of
business requirements, and the candidates will be asked to modify their
proposals "on the fly," based on additional requirements presented by the
board.
- Prerequisites include a CCDETM certification, approximately 10 years of
industry experience, and acceptance into the program via an application
process.
Friday, June 12, 2009
Homo Homimi Lupus vs Angelus
Beberapa tahun yang lalu kita dihebohkan berita si Sumanto memakan
bangkai manusia.Katanya semakin tua usia yang meninggal rasanya
semakin gurih.Didaerah Tapanuli sewaktu penjajahan Belanda diberitakan
bahwa orang Batak memakan manusia kulit putih.Kabar ini tersebar luas
ke masyarakat bahwa suku batak disebut kanibal.
Dalam dunia kerja,politik,perilaku ini juga banyak berlaku dimana demi
mencapai ambisi,maka manusia seringkali berusaha menghancurkan
sesamanya dengan memfitnah,merusak nama baik.Biarlah orang lain
korban,asal karierku meningkat,demikian si empunya ambisi berujar.
Kalau dipikir manusia itu sama dengan serigala,sangat mengerikan bila
manusia memiliki sifat demikian.Apa jadinya kehidupan ini bila kita
semua berperilaku seperti serigala? Ityu berarti kita hidup di suatu
tempat dengan jutaan serigala.Serigala yang mengemudi mobil,serigala
yang duduk dikantor,serigala yang berdasi dan jalan-jalan di Mall.Jadi
dimana-mana kita temukan serigala.
Tetapi ada ada kebalikan dari sifat tersebut diatas yaitu Homo Homini
Angelus,artinya,manusia menjadi malaikat terhadap sesamanya.Dalam hal
ini kita berupaya ingin menjadi malaikat terhadap sesama.Kita selalu
mau sempurna.Untuk kelihata sempurna,kita memakai topeng muka
malaikat.ampak saleh dan suci,taat dan rajin ke gereja.Orang lain
kelihatan duniawi,kita kelihatan berwajah sorgawi.Dalam bertutur kata
nama Allah selalu dibawa-bawa.Padahal sifatnya sama dengan
serigala,memangsa sesama dengan cara yang lebih halus.Segala cara
ditempuh agar lita seperti malaikat atau setengah Allah.
Manakah yang akan kita pilih? Menjadi serigala atau menjadi malaikat?
tentu jangan menadi serigala.kalau begitu apakah kita memilih menjadi
malaikat? Itu juga jangan.mana mungkin kita menjadi malaikat? Untuk
apa pura-pura jadi malaikat?
Sebaiknya menurut saya kita harus menjadi Homo Homini Homo artinya
menjadi manusia terhadap sesama
manusia.berperikemanusiaan,berperasaan,berbudi,bermurah hati,seperti
orang samaria yang baik hati menolong orang yang luka-luka akibat
dirampok penyamun.
Jadi sebetulnya kita tidak perlu berusaha menjadi malaikat atau
setengah Allah.Cukuplah kita menjadi sesama terhadap manusia.Homo Homi
Homo bukan Homo Homini Lupus.
Selamat melayani dan Tuhan memberkati.
Salam dari saya
Walsinur.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!