Translate

Saturday, August 07, 2021

Business Development 101: Tentukan Proses Sales Anda

 Setelah mendefinisikan program kerja, target dan KPI , serta memastikan semua bisa dimonitor dalam dashboard, kembali kita akan membahas tahapan selanjutnya, yaitu Proses Sales.

Proses Sales atau proses penjualan adalah tahapan-tahapan yang ditentukan dalam satu siklus penjualan. Sebagai contoh, dalam pendekatan B2B (Business to Business), ada beberapa model tahapan sales.

B2B sales process - DokPri.

Saya membahasnya dalam satu kesempatan di sharing depan komunitas B2B, dan saya posting di slideshare terkait slide ini, waktu itu terkait Solution Selling, menjual solusi . Kebetulan bisnis saya fokusnya di menjual solusi, bukan produk. Lho apa bedanya ?

Dalam pendekatan B2B, yang difokuskan bukan produknya, tapi solusi yang tepat untuk konsumen. Maka tahapan awalnya umumnya adalah pendekatan untuk mencari tahu apa yang mereka perlukan, apa yang menjadi masalah, apa yang menjadi hal yang meresahkan mereka (pain point). 

Jadi bisa saja, tahapan sales nya disesuaikan menjadi :

1. Pendekatan / Perkenalan

2. Definisi Masalah / Kebutuhan

3. Presentasi / Diskusi Masalah & Kebutuhan

4. Melakukan Test / Ujicoba

5. Penawaran

6. Follow Up / Negosiasi

7. Closing

Tiap tahapan proses sales ini ada untuk apa ? Untuk dimonitor. Tahapannya sudah sampai mana ?

Maka kita sebagai business developmen akan tahu, sudah sampai di tahapan mana, kendalanya apa, karena umumnya proses ini akan dilakukan oleh tim sales, yang pastinya akan memberikan masukan. Proses sales bukan hanya urusannya mengirimkan penawaran, tapi juga memastikan penawaran yang diberikan adalah sesuai. 

Lalu bagaimana dengan B2C (Business to Customer) ? Pendekatan yang sama bisa digunakan dan disesuaikan dengan proses bisnis masing-masing usaha kita.

Contoh, menjual Casing Handphone. Jelas targetnya adalah konsumen pengguna produk type tertentu. 

Maka kita bisa mendefisinisikan proses salesnya menjadi :

1. Pendekatan / Perkenalan

2. Penawaran

3. Follow Up 

4. Negosiasi

5. Closing.

Jadi tujuannya kita mendefisinikan semua proses sales ini agar kita bisa monitor tahapannya, dan mencari tahu kendalanya, Apa yang bisa kita lakukan terkait kendala yang ada. Dalam tiap proses sales pun kita bisa tentukan waktu nya. 

Semua ini sangat membantu kita bisa memastikan semua tahapan sesuai target dan waktu yang ditentukan. Dan semua ini bisa dimasukkan dalam sistem, seperti sistem Customer Relationship Management, khususnya modul SALES. Solusi seperti CREATIO bisa membantu usaha anda untuk memastikan sales process ini berjalan dengan tepat.


sumber :https://www.kompasiana.com/startmeup/610de64506310e0305144df2/business-development-101-tentukan-proses-sales-anda

Friday, August 06, 2021

Senjata Allah Diperlukan Dalam Rencana Kita

Efesus 6:14-18 (TB)  Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,  
kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;  
dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,
dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,  
dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,


Senjata Allah, itu perlengkapan kita , termasuk juga dalam kehidupan bisnis kita. Coba kita lihat apa saja ?
Kebenaran dan keadilan, ini pondasi penting dalam bisnis kita. Tanpa kejujuran, maka tidak ada kebenaran. Tidak ada kebenaran maka tidak ada keadilan. 
Jujur dan terbuka dalam segala hal, termasuk dalam perencanaan bisnis kita sangat penting. Dan tentu lebih penting lagi melibatkan Allah dalam proses nya.

Kereleaan memberitakan Injil damai sejahtera, ini juga pondasi yang penting. Dengan adanya kerelaan kita (sebagai manager, supervisor, direktur bahkan founder), maka tentu segala hal dilakukan dalam rangka untuk memberikan Injil (baca: Kabar Sukacita) dan menghasilkan damai sejahtera.

Perisai iman, ini yang saya suka. Perisai melindungi kita, mungkin dari panah api si Iblis (segala gangguan Iblis) yang mungkin mengganggu jalannya rencana Allah dalam hidup dan bisnis kita.

Ketopong, apa itu? Pada waktu orang dulu berperang, mereka melihat jalan-jalan mereka menggunakan ketopong , agar kepala mereka (pusat dari pikiran tubuh) tetap terlindungi. Tanpa kepala yang terlindungi, bagaimana kita bisa berjalan dengan baik. 

Pedang Roh, yaitu Firman Allah. Ujilah segala hal dengan pedang Roh, dengan Firman Allah. Sebelum melakukan rencana kita, coba cek kebenarannya menurut Firman Allah. 

Terakhir, yang tidak putus-putusnya, doa dan permohonan kepada Allah, sang pemilik hidup dan bisnis kita. 
Maka tidak heran, banyak orang beriman, setiap kali ditanya, apa solusi atas masalahnya, selalu menjawab singkat, DOA. Hanya dengan doa kita menjadi tenang, dan bisa mengerjakan rencana yang telah ditentukan, karena kita tahu, kita tidak sendirian, ada Allah beserta kita.

Melibatkan Tuhan dalam segala rancangan, dan pekerjaan kita tidaklah sulit, dan itu semua bisa dimulai dengan 'Senjata Allah' diatas. 


Thursday, August 05, 2021

Webinar AIoT "EZVIZ Smarthome & Potensi Market di Era Digital" 12 Ags 2021

   Ingin tahu implementasi Artificial Internet of Things (AIoT) untuk Smart Home Anda, silahkan gabung dalam kegiatan webinar EVENTCERDAS, didukung oleh APTIKNAS dan IAIS.

"EZVIZ Smarthome & Potensi Market di era digital"



📅 12 Agustus 2021

🕑 14-16 WIB

🗣️ Taufik Munandar Abie - Business Development Manager EZVIZ

🗣️ Fanky Christian - APTIKNAS DKI JAKARTA


Register to : https://s.id/AIoT12Ags


#aptiknas #IAIS #AIoT #smarthome #EZVIZ

Sunday, August 01, 2021

Propoelix Power Set

Kawan Dekat

Saya baru saja kehilangan kawan karena covid. Rasanya sedih. Sedih karena tidak bisa bertemu, bahkan waktu meninggalnya tidak bisa ditemui. Menyedihkan sekali.

Dalam hidup kita, pasti kita ada kawan dekat. Merekalah tempat kita curhat, dan sebaliknya.  Ada hal-hal privat dan penting yang kita ketahui. Termasuk masalah dan mimpinya. 

Semua ini terjadi karena Allah ijinkan kita sebagai mahluk ciptaan yang memiliki kemampuan sosial. Menjaga harta hubungan ini menjadi sangat penting kala pandemi ini. Saya sendiri tidak tahu kalau kawan saya tadi ternyata sebelumnya masuk RS karena covid. Saya coba komunikasi tapi tidak ada respon, tidak berpikir kalau dia tengah sakit.

Harta hubungan harus dijaga, mulailah menyapa kembali kawan2 kita, tanyakan kabarnya, via WA atau call. Pastikan kita saling mendukung dalam doa. Itu yang Tuhan inginkan..

Sehat Anugrah Tuhan

Apa yang berbeda sewaktu pandemi melanda? Kita lebih memperhatikan kesehatan kita.

Berapa banyak dari kita, pengusaha Kristen yang akhirnya mau berjemur, tanpa malu di depan rumah. Sebelumnya tidak pernah keluar rumah, sekarang rajin jalan pagi, jogging, bahkan badminton seperti saya.

Ya, itulah kesibukan saya di pagi hari. Berolahraga tektok badminton, sekitar 15-30 menit, berjalan keliling kompleks dan berjemur 15 menit. Apa hasilnya? Segar luar biasa. 

Olahraga cukup membuat istirahat juga lebih teratur. Sekarang jam 9 malam sudah tidur dan bangun jam 5 pagi. Benar-benar nikmat. 

Saya masih ingat beberapa tahun lalu sulit sekali memiliki kebiasaan ini. Tapi pandemi membuat ini lebih teratur. Dan hasilnya saya bisa bekerja lenoh optimal meskipun sebagian dilakukan di rumah. 

Maka benarlah 1 Kor 6:19-20, bait Allah ini (tubuh kita) harus kita jaga, untuk memuliakan Allah..

Fokus Aktif Belajar

Salah satu cara untuk bisa bertahan saat ini adalah aktif belajar. 

Amsal 18:15 menunjukkan kembali kepada kita. 

Banyak orang mengeluh dan merasa susah di masa pandemi ini, padahal solusinya dapat diperoleh bila mau belajar.

Tuhan menunjukkan kepada kita, bila memiliki hati yang berpengertian, maka kita akan haus akan pengetahuan, pengetahuan berikan solusi atas masalah kita.

Waktu amsal dibuat, pengetahuan disampaikan dengan pola cerita. Maka telinga yang mendengar menjadi hal penting.

Sekarang ini pola belajar kita sudah berubah. Tadinya membaca, sekarang menonton video. Cara tercepat. Dan Internet menjadi sumbernya dibandingkan buku. 

Jadi pengusaha malah tidak boleh berhenti mencari harta jiwani kita, pengetahuan. Dengan pengetahuan, Tuhan turunkan anugrah sehingga usaha kita tetap bisa berjalan menurut kehendakNya..