Translate

Thursday, December 22, 2016

Instagram kini

INSTAGRAM kini tak hanya menjadi platform untuk berbagi foto atau video. Namun, jejaring sosial yang telah diakuisisi Facebook tersebut telah menjelma menjadi tempat kreativitas.

Instagram bisa membuat para penggunanya dapat bebas berekspresi mengemas foto atau videonya supaya dilihat lebih banyak orang, hingga menjaring lebih banyak komunitas.

Hal itu dipandang sebagian brand, bahkan pegiat Usaha Kecil Menengah (UKM), sebagai kesempatan emas yang memungkinkan mereka memanfaatkan momen tersebut untuk mengiklankan produk atau layanannya di Instagram dengan cara kreatif, atraktif dan persuasif.

Seperti diketahui, Anda yang gemar bermain Instagram pasti sudah pernah melihat beberapa promoted ads secara acak di timeline Instagram. Ya, itu merupakan salah satu cara jitu agar pihak pengiklan sukses memasarkan produknya, sehingga mampu mengundang lebih banyak visitor.
 
Jika Anda termasuk salah satu pegiat UKM atau pemula dalam memulai bisnis, Anda bisa memanfaatkan Instagram sebagai platform yang pas untuk berjualan. Mengapa? Karena kebanyakan orang lebih suka melihat iklan secara visual melalui foto dan video ketimbang melihat tulisan.

Berikut ini tips bisnis online di Instagram:

-Buat Konten dengan Visualisasi Menarik
Kekuatan berjualan di Instagram terletak di aspek visual. Maka, buatlah foto dan video semenarik mungkin, yang mana orang-orang tidak bisa menemukan visualisasi iklan yang Anda tawarkan di tempat lain.

Anda bisa bercerita tentang produk Anda dalam mengemasnya menjadi sebuah foto atau video dengan banyak cara, misalnya membuat video pendek 30 detik, atau juga bisa mengemas produk Anda dalam visual stop motion melalui aplikasi Boomerang.

-Target Pelanggan yang Sesuai
Sebelum mengiklankan produk yang ingin dijual, Anda harus mengetahui karakter produk yang akan dijual. Dengan demikian, Anda dapat membidik audiens yang sesuai dengan produk yang ingin diiklankan. Hal tersebut juga bisa membantu Anda dalam mengemas konten visual agar lebih pas dengan karakter pengguna Instagram yang ingin disasar.

-Ubah Pola Pikir
Perlu diperhatikan, ketika sudah mengemas visual produk yang diiklankan sedemikian rupa, Anda juga harus ingat semua itu semata-mata dilakukan tak hanya untuk meningkatkan brand awareness pembeli, tetapi juga mengubah pola pikir mereka bahwa nilai estetika dari visual produk yang diiklankan bisa mendorong mereka untuk membeli produk Anda.

-Kerja Sama UKM
Seusai mengumumkan hasil temuan mengenai pengguna Instagram di Indonesia, media sosial terpopuler Instagram akan memperkuat kerja sama dengan berbagai vendor agency  di Tanah Air.

Brand Development Lead Instagram APAC, Paul Webster, mengungkapkan, tahun ini perusahaan tengah berfokus untuk mengembangkan dalam bentuk kerja sama dengan brand-brand ternama.

"Sebab kami memiliki tim kecil yang bekerja di Indonesia, dan juga bekerja sama dengan mitra dalam hal brand untuk terus memajukan dan meningkatkan brand agar selalu diandalkan masyarakat yang ada di Tanah Air," jelas Paul..

Seperti diketahui, kini pengguna Instagram telah menjangkau 400 juta pengguna aktif secara global. Dari 100 juta pengguna yang terakhir bergabung di Instagram, lebih dari setengahnya tinggal di Asia dan Eropa.

Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah pengguna Instagram terbanyak dengan 89% Instagrammers yang berusia 18-34 tahun mengakses IG setidaknya sepekan sekali.
#digitalmarketingclub