Posts

KENAPA BANYAK PROFESIONAL MELARAT DI MASA PENSIUNNYA?

KENAPA BANYAK PROFESIONAL MELARAT DI MASA PENSIUNNYA?🤔
Ketika saya lari pagi bersama istri, entah kenapa  dalam 1 tahun belakangan ini ada begitu banyak rumah dipasangi plang "dijual". Tentu tidak mudah menjual rumah dengan kaveling ukuran besar di atas 600 m² dalam kondisi seperti sekarang ini. Kebetulan perumahan kami kebanyakan memang rata² pensiunan pejabat dan profesional yang bekerja di perusahaan² besar dulunya (saya tau karena warga sering kali berkumpul setiap 1 bulan sekali). Saya acapkali mendengarkan bagaimana para manula bercerita begitu mengebu-gebu mengenai hebatnya mereka di masa masih memiliki jabatan/posisi. Saya juga tak menyangka ternyata orang² yang tinggal di sana pun tidak semuanya kaya raya. Dulu memang mereka kaya, tetapi ketika pensiun dan anak² sudah pergi meninggalkan rumah, mereka kesulitan membayar dan maintain bulanan rumah yang memang sudah mulai naik keleher.
*MENABUNG* berbeda mas bro dengan *BERINVESTASI* 😊
SAVING memang baby step yang harus…

KEYNOTE SPEECH Indonesia Most Admired CEO 2017 - Bpk TP Rachmat

KEYNOTE SPEECH
Indonesia Most Admired CEO 2017

Yang saya hormati, Bapak Muhammad Jusuf Kalla, Komisaris Utama Warta Ekonomi Bapak Fadel Muhammad , CEO dan PemRed Warta Ekonomi Bapak Muhamad Ihsan,Pemimpin Perusahaan Warta Ekonomi Bapak Bramantyo Suryo Putro,  yang terhormat para CEO penerima penghargaan pada ajang “Indonesia Most Admired CEO 2017”, dan hadirin yang berbahagia.

Saya merasa terhormat, berada bersama talenta-talenta terbaik Indonesia dalam forum ini. Saya sampaikan selamat atas prestasi yang diraih. Saya bangga dan bersyukur bahwa Indonesia memiliki talenta-talenta hebat seperti Anda sekalian.

Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan 3 pesan.

Yang pertama: purpose.
Dalam sebuah kesempatan talk show televisi, saya menyatakan bahwa saya akan terus bekerja sampai di Indonesia tidak ada kemiskinan lagi. Saya sadar, bahwa kondisi itu sangat sulit terjadi, atau mungkin tidak akan pernah terjadi. Tapi saya juga sadar, bahwa sebagai manusia yang lahir, tumbuh, dan berusaha…

ALWAYS START FROM YOUR CUSTOMER's PERSPECTIVE

ALWAYS START FROM YOUR CUSTOMER's PERSPECTIVE
Pada tahun 1980, tiga orang engineer di Amerika bernama Ben Bertiger, Raymond Leopold dan Ken Peterson mengembangkan sebuah system telekomunikasi ampuh yang akan membuat semua manusia di permukaan bumi bisa saling menghubungi dengan mudah menggunakan jaringan satelit. Mereka menghitung bahwa jumlah satelit yang dibutuhkan ternyata ada 77 (untuk mengcover seluruh permukaan bumi). Maka mereka menamakan system ini Iridium (sesuai dengan nama unsur ke 77 di tabel periodik kimia). Ide brilliant, dan maka para investor pun menyetorkan ratusan juta dolar modal. Akhirnya sistem ini dilaunching dengan heboh , bahkan oleh president USA pada waktu itu. Beberapa tahun kemudian, Ternyata ..... - system nya kurang bisa diandalkan - call menggunakan jaringan ini sangat lelet - beberapa area susah dicover - harga handset dan call nya sangat mahal
Dan para investor Iridium pun menelan pil pahit. Iridium dinyatakan bangkrut. Begitulah kadang kadang kalau para …

Protecting Corporate Data…When an Employee Leaves

Image
Protecting Corporate Data…When an Employee Leaves By  and  – 10.13.14 Share: 10141 When someone leaves the company, the HR department is quick to grab the employee’s laptop. But what about the data on other equipment? How can the organization know what’s on her mobile devices? Does anyone know to which websites and cloud-based software the employee has access? Here’s how IT (working with HR) can help ensure the company’s data doesn’t walk out the front door. (Hint: Don’t expect easy answers.) In an ideal world, people leave your company only under friendly circumstances, because the organization treats every employee with respect. The hiring process is so streamlined that few bad hires are made, so it’s rare for anybody to need to clean out his desk with an HR person looming over him, keeping an eye on what goes out the door. It’s too bad that we don’t live in an ideal world. In this one, people are laid off, employees become disgruntled and search …

Mengamankan remote desktop server dengan GPO

Image
How to secure your remote desktop server with GPORemote Desktop Services is a great way to provide remote access to employees who travel, or it can even be used as a primary use of computing using thin clients. When you have multiple employees connecting to a remote desktop server, you will need to take the appropriate steps to secure the environment, just like you would a normal workstation .  This includes but not limited to installing anti-virus , limiting the ability to install software without administrative privileges, as well as accessing areas of the system they shouldn’t be able to.  In this article, we will specifically talk about how to lock down your RDS session using group policy, WITHOUT having that GPO apply to the employees regular workstation. Step 1.) Create an organization unit in Active Directory called “Restricted” (Or something of your choice) Step 2.) Move your Remote Desktop Server computer object into that OU Step 3.)  Great a group policy object, and link it…

Apa yang harus dilakukan atas data perusahaan ketika karyawan resign ?

Best Practices for Protecting Your Company Data When Employees QuitJanuary 9, 2017

Employees who leave their employers, regardless of the reason for their departure, often take with them sensitive and confidential information, such as intellectual property or trade secrets, that belongs solely to their employer. According to a recently published white paper by Osterman Research, it examines the problem in detail and provides solutions for employers to mitigate the risks. A survey published by Biscom in late 2015 found that 87 percent of employees, who leave a job, take away data they have created during their tenure, and 28 percent take data that others had created. Among the majority who took company data with them, 88 percent took corporate presentations and/or strategy documents, 31 percent took customer lists, and 25 percent took intellectual property. The theft of this information can damage a company in a variety of ways, including …

6 tahapan EMAIL MARKETING

Image