Translate

Wednesday, February 01, 2017

Kasih Ibu Tiada Batas

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳     
Kisah yg mengharukan, harap anda baca sampai selesai.

Seorang remaja waktu umur 18 th, krn dia melukai orang, dihukum penjara 6 th. Sejak dia masuk penjara, tdk ada org yg menengok dia.
Ibunya janda dgn susah payah memelihara dia sampai besar, tdk duga dia baru tamat SMA, terjadi hal ini, membuat hati ibu sangat terluka.
Dia memahami ibu, tidak ada cukup alasan benci dia.

Musim winter tahun itu, dia terima satu baju wool, diujung bawahnya tersulam satu bunga Mei Hua, dan ada satu carik kertas tertulis: "Berubahlah baik2, mama mengharapkan kamu bisa mendampingi masa tua ku."

Secarik kertas ini, membuat dia yg selalu teguh mengeluarkan banyak air mata. Ini adalah baju wool yg disulam sendiri oleh ibu, setiap benang sulaman yg begitu rapi.

Ibu pernah beri tahu dia, satu orang harus seperti bunga Mei Hua di musim salju yg dingin sekali, makin sulit, makin berbunga yg indah.

Selanjutnya 4 tahun, ibu tetap tdk pernah datang menjenguk dia, tetapi setiap musim winter, dia selalu kirim pakaian dari wool,  dan secarik kertas itu.

Demi dpt keluar lebih awal, dia berusaha keras berubah, supaya dpt keringanan. Maka pada awal tahun ke-5, dia lebih awal telah dilepas.

Memanggul satu tas sederhana, berisi semua hartanya ~ 5 potong baju wool, dia kembali rumah.

Pintu rumah digembok, gembok besar sdh berkarat. Di atap juga tumbuh rumput tinggi. Dia merasa bingung, ibu pergi mana?

Mencari tetangga, tetangga melihat dia dgn rasa heran, kan msh 1 th lagi baru bisa pulang?
Dia bergeleng kepala, tanya: "mama saya dimana?" Tetangga menundukan kepala, bilang dia tlh pergi.

Kepalanya seperti kena petir, tdk mungkin! Ibu kan baru 40 th lbh, bagaimana bisa sdh pergi/meninggal ?

Musim winter kemarin dia msh terima baju wool, dan secarik kertas utk dia.

Tetangga bergeleng kepala, bawa dia ke kuburan leluhur, terlihat satu gundukan baru dihadapannya. Mata dia jadi merah, otaknya menjadi kosong.

Berapa saat kemudian, tanya tetangga, ibu bgmn pergi? Tetangga beritahu krn dia melukai orang, ibu pinjam hutang utk mengobati org yg luka tsb.

Setelah dia dipenjara, ibu lalu pindah kerja di pabrik petasan yg berjarak lbh dari 200 mil, sepanjang tahun tdk pulang ke rumah.

Beberapa pakaian dingin itu, ibu takut dia kuatir, selalu titip org bawa pulang, titip tetangga menyampaikannya.

Awal tahun lalu, pabrik lembur utk produksi petasan, tdk hati2 terjadi kebakaran. Seluruh pabrik meledak, didalam ada puluhan tenaga kerja dari luar dan sekeluarga bos meninggal semua.

Diantaranya, ada ibu dia. Tetangganya menarik napas, berkata bahwa msh ada sepotong pakaian yg sedianya akan dikirim pd musim winter utk dia.

Didepan kuburan, dia menangis  dgn sedih sekali. Semua adalah kesalahannya,  dia yg membuat kematian ibu, dia adalah anak durhaka! Dia hrs masuk neraka!
Esok hari, dia menjual rumah tua itu, membawa bungkusan yg berisi 6 potong pakaian dingin tsb ketempat jauh untuk bekerja.

Waktu lewat dgn cepat, 4 tahun berlaku. Dia dikota membuka satu depot.

Tak lama kemudian, dia menikah dgn seorang gadis yg sederhana. Bisnis depot baik sekali, krn masakan enak dan harga murah, juga krn sopan ramah yg hangat dari dia dan istrinya.

Setiap pagi jam 3~4 dia sdh pagi2 bangun pergi belanja, sampai pagi baru mbawa pulang sayur2 dan daging yg dibutuhkan.
Tdk memakai pembantu, berdua sibuk sekali. Sering kali, krn kurang tidur, matanya merah.
Tdk lama kemudian, ada seorang tua mendorong gerobak datang. Dia bungkuk, jalannya patah2, dgn bahasa isyarat bermaksud mau menyuplay sayur & daging segar, dijamin pasti segar, harga lbh murah lagi.

Org tua ini bisu, mukanya penuh dgn debu, dan beberapa bekas luka mbuat dia nampaknya ngeri jelek. Istri tdk setuju, nampaknya org tua tsb. tdk enak dipandang.
Tetapi dia tdk menghiraukan  penolakan istri, dan tetap menyetujuinya.

Tdk tahu bgmn, org tua didepan mata mbuat dia teringat ibunya.

Org tua sangat menepati janjinya, setiap kali sayur yg dikirim atas permintaannya pasti segar semuanya.

Setiap pagi jam 6, sayur satu gerobak penuh pasti tepat wkt diantar ke depotnya.

Sekali tempo dia juga mengundang org tua makan bakmi, org tua makan dgn pelan, nampanya sangat menikmatinya.

Dia merasa hatinya pedih, beritahu org tua, setiap hari dia boleh makan bakmi disini.
Org tua tertawa, jalan kemari dgn ter-tatih2. Melihat dia, entah bagaimana, teringat ibunya, rasanya ingin menangis.

2 tahun berlalu, depotnya menjadi restoran, dia juga punya tabungan yg lumayan, dan beli rumah.

Yg mengantar sayur utk dia, masih tetap org tua itu.
Lewat setengah bulan, suatu hari, dia tunggu lama didepan rumah, tetapi tdk nampak org tua itu.
Sdh lewat 1 jam, org tua msh belum datang. Dia tdk tahu bagaimana hubungi org tua tsb, terpaksa kirim karyawan pergi belanja.
Setelah 2 jam kemudian, karyawan bawa pulang sayur, setelah diteliti, hatinya jadi kecewa, mutu sayur jauh dibawah yg dikirim oleh org tua itu.
Sayur yg dikirim oleh org tua itu semua pilihan, hampir tdk ada kotoran, semuanya segar.
Tetapi, sejak hari itu, org tua tdk nampak lagi.

Tahun baru lunar sdh mau tiba, dia mbuat cui kiao, dia mendadak bilang dgn istri kalau mau beri org tua satu mangkok, sambil melihat dia masalah apa yg terjadi.
Bagaimana sdh seminggu tdk kirim sayur, ini tdk pernah terjadi.
Istri setuju. Setelah masak, dia bawa cui kiao mencari berulang kali jejak org tua yg kakinya cacat itu, akhirnya dilorong yg berselang dua jalan menemukan dia.

Dia ketuk pintu lama, tdk ada yg jawab.
Pintu tdk dikunci, dia dorong dan masuk, didalam rumah sempit kecil yg gelap itu, org tua sedang berbaring, kurus tinggal tulang. Org tua melihat dia, dgn heran membuka mata dgn lebar, ingin bangun duduk, tetapi sdh tdk mampu.
Dia menaruh cui kiao di pinggir ranjang, menanya org tua apakah sakit. Org tua buka mulut, ingin cerita, tetapi tdk bersuara. Dia duduk, melihat rumah kecil ini.

Mendadak, terkejut membuka  mulut dgn lebar melihat beberapa foto yg didinding. Ini adalah foto  bersama dia dgn mama !

Sewaktu dia 5 th, 10 th, 17 th....., dipojok dinding, satu kantongan yg dibungkus dgnp kain bekas, kantongan tsb tersulam satu bunga Mei Hua.
Dia menoleh kepala, melihat org tua dgn bingung, menanya dia adalah siapa.
Org tua tercengung, mandadak dia bersuara: "Anak ku."

Dia kaget sekali ! Org tua didepan mata, bukan bisu? Org tua yg mengantar sayur sdh 2 tahun ini adalah ibunya?

Suara yg serak ini begitu hafal, jika bukan ibunya ini siapa lagi?

Dia melongo, mendadak maju merangkul ibunya, menangis tak henti2, air mata ibu dan anak berdua menjadi satu. Entah nangis brp lama, dia cerita dulu, krn melihat kuburan ibu, dikira sdh meninggal, maka dia ninggalkan rumah.

Ibu mengusap air mata, bilang adalah dia yg minta tetangganya melakukan demikian. Pabrik petasan yg dia kerja terjadi ledakan, dia beruntung masih hidup, tetapi wajahnya hancur, kakinya jadi cacat. Melihat wajah dirinya, memikirkan anaknya pernah masuk penjara, rumahnya miskin, kuatir tdk ada cewek yg mau nikah dgn dia.
Demi tdk mau bebani anak, dia mencari akal ini, bilang dirinya sdh meninggal dunia, supaya dia pergi jauh dari kampung halaman ketempat lain, berakar ditempat lain, bisa menikah dan punya anak.

Setelah tahu dia sdh tinggalkan kampung halaman, dia kembali ke desa. Terus mencari info, baru tahu dia datang dikota ini.

Dia mempertahankan penghidupan dgn memulung barang bekas, mencari anak 4 tahun, akhirnya menemukan dia di depot ini.

Dia gembira luar biasa, melihat anak sibuk sekali, dia merasa pedih hatinya.
Supaya tiap hari dpt ketemu dgn anak, bantu meringankan beban, dia mulai bantu belanjakan sayur, sebentar 2 tahun terlewat,.
Tetapi sekarang, kakinya sdh tdk bisa gerak, tdk bisa turun dari ranjang, maka, tdk bisa mengantar sayur lagi.

Dgn berlinang air mata, tdk menunggu ibu selesai cerita, memanggul ibu dan menenteng bungkusan langsung pergi.

Dia terus memanggul ibu, dia tdk tahu, rumahnya begitu dekat dgn tempat mamanya. Tdk sampai 20 min, sdh membawa mama pulang rumah.
Mama dirumah baru dia menginap 3 hari. 3 hari, bercerita banyak.
Saat anak masuk penjara, dia hampir pergi menemui papanya yg meninggal itu.
Tetapi berpikir anak masih belum keluar dari penjara, tdk boleh tinggalkan, maka tdk jadi berangkat (mati) !
Setelah anak keluar penjara, memikirkan anak masih belum berumah tangga dan bangun usaha, masih tdk bisa berangkat (mati).
Melihat anak sdh menikah, memikirkan belum melihat cucunya, tdk jadi berangkat ...., wkt cerita, wajahnya selalu ceria.

Dia juga cerita ke mama banyak sekali, tetapi dia tdk beritahu mama, saat itu sebab apa dia melukai org itu dgn pisau, karena org tsb melecehi mama dgn kata2 yg paling jorok.

Didunia ini, dia dimarahi dipukuli, dia semua bisa tahan, tetapi dia paling tdk bisa tahan ada org yg melecehi mamanya.

Setelah 3 hari, mamanya meninggal dunia dgn tenang. Dokter melihat dia yg sedih bukan main, dgn suara yg ringan berkata, "cancer tulang dia nampaknya sdh puluhan tahun, dapat hidup sampai sekarang, ini adalah mukjijat. Maka, kamu jangan terlalu sedih."
Dia angkat kepala dgn termenung, mama ternyata kena cancer tulang?

Membuka bungkusan tsb, didalam tertata rapi pakaian baru, ada yg utk baby, ada yg utk istri, ada yg utk dirinya, setiap potong disulam sebuah bunga Mei Hua.

Dipaling bawa bungkusan, ada satu hasil check up: Cancer Tulang. Wkt tercantum adalah tahun ke-2 dia masuk penjara.

Tangan dia gemetar, hatinya sakit seperti ditusuk/disobek. Berbudi ke org tua adalah paling utama dalam kelakuan 100 kebaikan !

Kasih sayang org tua adalah abadi ! Berbudi anak ke org tua juga seharusnya abadi !

Setelah membaca kisah ini, anda ada 2 pilihan:
1. Anda menyebarkan info berita
 yg positif, hingga dunia ini lebih banyak sedikit kasih sayang.
2. Anda juga boleh sama sekali tdk mehiraukan, seperti anda tdk pernah melihatnya.

Mungkin satu sharing kecil dari anda, dapat menyinari penghidupan banyak orang !

Manusia menjadi agung karena impian, lebih2 akan menjadi sukses karena bertindak, anda akan berubah karena belajar !

Mohon dgn sangat menyebarkan kasih sayang anda utk membantu lebih banyak orang supaya bertumbuh, terima kasih atas dukungan anda 

Inilah yg disebut menabur kasih sayang mendapat kasih sayang, memberi rejeki akan mendapat rejeki; menyebarkan energi positif, memiliki pola pikir positif & energi positif !

Ps: mohon dgn sangat sebarkan kasih sayang.

Tdk perduli mama sedang lakukan apa. Sebarkan demi beliau.
Semoga mama kita sehat panjang umur.
Tempat yg ada mama barulah rumah.