Translate

Wednesday, January 30, 2019

WHEN AN INTROVERT IS TRAPPED IN AN "EXTROVERT" WORLD?

WHEN AN INTROVERT IS TRAPPED IN AN "EXTROVERT" WORLD?

( Bagaimana seorang introvert bisa sukses di tempat kerja?)

Siang itu saya baru saja selesai membantu Putri mem-fasilitasi strategic discussion untuk timnya.
Saat Putri mengucapkan terima kasih di koridor, Putri memperknalkan  saya dengan seorang Intern di timnya. Sebut saja namanya Fahmi (lulusan Ekonomi dari sebuah Universitas terbaik di negeri ini).
Tertarik dengan apa yang saya paparkan siang itu,
Fahmi langsung mendekati saya dan mengajukan sebuah pertanyaan,"Pak, bagaimana saya bisa berprestasi di kantor ya? Padahal saya seorang introvert. Sepertinya dunia kerja diciptakan untuk para extrovert. Dan memang benar apa yang Bapak sampaikan bahwa untuk berprestasi di tempat kerja, kita perlu 3C, Competence, Confidence, Communication. Makanya teman teman saya yang extrovert semuanya berprestasi baik pak. Karena mereka dengan lancar menyampaikan ide-idenya dan berhasil menarik perhatian atasannya. Bagaimana dengan kami pak? Kami adalah orang orang introvert? Apakah ada masa depan bagi kami?"

Wah pertanyaannya keren banget. Sayangnya hari itu saya harus terburu buru drive ke Sentul. Jadi saya hanya menjawab secara ringkas. But I really want to help him. Itulah mengapa saya menulis artikel ini.
(Fahmi, artikel ini ditujukan untukmu dan juga semua orang introvert yang ingin sukses!)

Pertama, mari kita bahas dulu, dunia kerja yang sedang kita tekuni. Saya selalu menyampaikan, banyak yang kariernya tidak berkembang, bukan karena mereka tidak pintar, bukan karena mereka tidak competent. Tetapi ternyata competent saja ternyata tidak cukup. Kita harus mempunyai 2 C yang lain yaitu confidence dan communication skills.

Karena anda tidak akan bekerja sendirian. Pada akhirnya anda akan bekerja dalam sebuah tim. Jadi prestasi anda tidak hanya diukur dari kepintaran anda atau kompetensi anda.
Tapi prestasi anda diukur juga dari :
- kontribusi anda kepada hasil kerja tim secara keseluruhan
- apakah anda menyumbangkan ide anda kepada tim
- quality of idea that you bring to the team
- kemampuan anda menyuarakan, mempresentasikan dan menjual hasil kerja tim anda kepada tim- tim yang lain

Lihatlah betapa ternyata mempunyai competence yang tinggi sama sekali tidak menjadi jaminan bagi kesuksesan kerja anda. Confidence dan communication memegang peran yang sangat penting!

Dan disinilah dunia kerja sedikit memberikan advantage kepada mereka yang extrovert.
Orang extrovert memang menemukan energynya (mengecharge batteray nya) dengan berinteraksi dengan orang lain. Dan mereka ini frustasi bila harus berada di sebuah tempat sendirian selama beberapa waktu.
Dan tentu saja orang orang extrovert kalau bekerja bersama dengan yang lain dan harus banyak ngomong, mereka akan seperti ikan dalam air. Mereka akan dengan lincahnya berenang, berkomunikasi, mengeluarkan joke atau bahan candaan dan juga menyampaikan ide ide mereka. Padahal menurut orang orang introvert, ide ide orang extrovert itu belum tentu lebih bagus. 

Bagi orang orang extrovert, congratulations! Selamat menikmati kelebihan anda, namun anda juga harus berhati-hati. Jangan sampai anda dikenal sebagai sesorang yang hanya bisa ngomong saja tapi tidak bisa mengimplementasikan. Make sure that you are a "talker" and also a "doer".

Sekarang, bagaimana seandainya anda seorang introvert?
Congratulations, selamat!
Karena  yakin anda punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Anda harus mengidentifikasi kelebihan itu dan menjadikannya bekal untuk rasa percaya diri  anda.

Namun anda juga harus menyadari bahwa kemajuan karier anda akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan anda berkomunikasi dengan orang lain.
Jadi bagaimana dong? Kalau anda mau maju karier anda, mau dipromosi berarti selain kompetensi anda juga harus mengasah confidence dan communication skills anda.

Ada yang pernah bertanya ke saya,"Pak Pam, bukankah kita justru harus menjadi diri kita sendiri? Be yourself? Kalau memang kita introvert bukankah sebaiknya kita tetap introvert?"
I did  not say that you have to be someone else. Saya tidak bilang anda harus menjadi orang lain.
You have to be yourself, with better and updraded version everyday.
Sebaiknya anda menjadi diri anda sendiri dan anda juga memperbaiki diri anda setiap hari. Memperbaiki diri anda dengan belajar satu hal yang baru untuk melengkapi port folio anda, untuk memperbaiki CV anda (dan menaikkan gaji anda kan?).

Itulah mengapa saya menyarankan bahwa dengan kelebihan yang anda punyai, dan meskipun anda introvert, tetapi seandainya anda mengembangkan confidence dan communication anda, jalur career path anda akan lebih maju lagi.

Terus bagaimana dong melatih dan membina confidence dan communication skills anda?
Coba terapkan langkah langkah di bawah ini ....

1. BUILD YOUR CONFIDENCE

Buatlah daftar dari kemampuan yang anda miliki : akademis, olahraga, seni, bahasa, apapun.
Daftar ini unik dan hanya anda memiliki daftar kemampuan seperti itu.
Bangunkan rasa percaya diri anda dengan daftar ini.
Ingat kalau anda bisa menjadi bagus dalam hal hal tersebut, berarti anda juga bisa mengasah kemampuan lainnya.

2. WRITE DOWN YOUR IDEA, BEFORE YOU SAY IT
Pada meeting meeting seringkali anda kesulitan menyampaikan ide anda. Terapkan cara ini:
- Mengertilah masalahnya
- Pikirkan ide untuk memperbaik atau memecahkan masalahnya
- Tuliskan dulu ide anda
- Sampaikan ide itu pada meeting
- Kalau anda susah mengentirupsi orang, angkat tangan anda, minta ijin untuk berbicara

3. PRACTICE YOUR PRESENTATION SKILLS DURING THE WEEK END
Pada hari sabtu atau minggu, latihlah presentation skills anda dengan cara, misalnya;
- mengajar bimbingan tes kepada anak anak SMA pada mata pelajaran yang anda suka
- mengajar atau memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan
- atau apapun yang akan melatih anda untuk tampil dan presentasi di depan public

4. VOLUNTEER TO DO PRESENTATION FOR YOUR TEAM
Seringkali pada saat team meeting atau training, akan ada seseorang yang ditunjuk  untuk mempresentasikan hasil diskusi.
Angkat tangan anda dan jadilah volunteer bagi group anda.
The best way to face the fear is "just do it"

5. HAVE LUNCH WITH OTHERS, SHARE YOUR STORIES
Sering seringlah makan siang dengan teman anda di kantor. Mulai tanyakan sesuatu kepadanya dan dengarkan. Dan setelah itu mulailah anda menceritakan tentang anda sendiri atau pengalaman anda.
Kalau susah , kalau perlu bikinlah script anda, dan anda edit sendiri biar menarik. Dan juga pilihlah pengalaman hidup anda sendiri yang menarik, inspiring atau bahkan lucu. Hal hal di atas akan melatih kemampuan anda berbicara di depan orang lain.

Selamat mencoba dan semoga hal hal di atas akan meningkatkan competence, confidence dan communication skills anda.

Salam Hangat

Pambudi Sunarsihanto

Fanky Christian
IT Infrastructure Specialist
Smartcityindo.com
StartSmeUp.Id

Chairman DPD DKI APTIKNAS
Vice Chairman ASISINDO
Secretary ACCI