Translate

Friday, July 22, 2011

Monitor dengan CimTrak

Secure your critical IT infrastructure with CimTrak, the leading IT security, integrity and compliance tool. With coverage for most items in your IT environment, including virtual and physical servers, network devices, directory services and databases, CimTrak offers you a complete solution that fits your needs, and your budget. By giving you deep situational awareness into your environment, CimTrak allows you to be proactive by alerting you to changes instantly.

Get Advanced Monitoring for Critical VMware ESX/ESXi Configurations with CimTrakYour VMware ESX servers are a critical part of your organizations IT infrastructure.  Malicious or inadvertent changes to the configurations of these systems can quickly bring business processes to a halt.  Because these servers often run numerous operating systems, a failure means more than just a single system goes down.  Therefore, maintaining the integrity of your ESX/ESXi configurations should be a top priority.  CimTrak monitors critical ESX and ESXi configurations for changes that can cripple your virtual servers.

CimTrak Takes Your VMware ESX/ESXi to the Most Advanced Level AvailableThe CimTrak VMware ESX Module takes monitoring of VMware ESX and ESXi hosts to a level simply not available in other commercial or home-grown solutions.  CimTrak monitors the VMware Hypervisor configurations directly at the source. CimTrak interfaces directly with VMware in order to securely capture actual configuration data files from the Hypervisor host, which allows complete analysis of the VMware Hypervisor as well as the host operating system running the Hypervisor.

Additionally, CimTrak provides system administrators the capability to manually roll-back configurations using the authoritative copy of configurations stored within CimTrak's Master Repository. CimTrak gives you the ability to proactively protect critical ESX hosts and ensure the security and continuity of your operations.

Complete Integrity Coverage Across your EnvironmentSimply put, CimTrak gives you the most complete integrity coverage. With the ability to monitor a wide range of servers, workstations, databases, directory services, and more, you can be sure your enterprise is in a constant state of integrity, with a single solution.

To learn more about the entire CimTrak product lineup, set up an evaluation or request a quote, visit the CimTrak
website now

Contact us for detail
Fanky Christian
Fanky@dayaciptamandiri.com / 08121057533


build-access-manage on www.dayaciptamandiri.com

Sunday, July 17, 2011

Sabar dan berpengharapan dalam menjalani kehidupan

Sabar dan berpengharapan dalam menjalani kehidupan
Pdt Maryam K Sutanto

1. Orang sabar dikasihi oleh Tuhan
2. Sabar=sikap tenang dlm menghadapi sesuatu
3. Sabar=sabar dlm kesesakan, passion of ill, sabar dlm menghadapi kesalahan
4. Sabar=menanti dgn sabar, tekun dan ketahanan
5. Sabar adalah sikap tenang dlm menghadapi situasi yang sulit
6. Minta pertolongan dari Tuhan, berada di samping Tuhan. Untuk merasakan kasihNya
7. Menjadi org yang sabar dan berpengharapan dari Tuhan. Contoh dalam Aliktab adalah Daud. Berikut adalah Yusuf.
8. Dlm Matius, TYK mengajak kita belajar dari gandum dan ilalang. Ilalang dan gandum bentuknya hampir sama, sulit dibedakan. Baru bisa dibedakan pada saat bergulir/berbiji. Tapi akar ilalang tdk bisa dicabut. Makanya mau tidak mau harus menunggu panen tiba. Saatnya akan tiba, biji gandum dan ilalang akan dipisahkan.
9. Dlm hidup ini, kita banyak ketemu org2 yg baik dan sabar, dan juga orang2 yang jahat dan tidak sabar. Kalau kita mau belajar sabar dan berpengharapan, maka akan hadir dlm hidup kita, org2 yg tidak sabar dan mengganggu kita. Mereka membuat kita semakin sempurna. Dan semakin membuat kita belajar untuk berserah dan berpengharapan dalam Tuhan.
Allah akan mengalahkan kejahatan dan menggantikannya dengan damai sejahtera.

Orang yg sabar melebihi seorg pahlawan

build-access-manage on www.dayaciptamandiri.com

Wednesday, July 13, 2011

How to Manage Successful IT Projects

1. Set Realistic Schedules
Take risks and uncertainty into account, along with compliance needs, industry standards and organizational culture.


2. Know Your People
Understand differences in skillsets and capability levels among team members.


3. Plan Communications
Know when to update various stakeholders; choose formats, e.g., email, phone, meetings, website, etc.


4. Cut Yourself Some Slack
Project reasonable "project float" – the time a certain step can slip without risking deadline failure.


5. Inventory Accelerants
Know the tools available to help make deadlines: vendor incentives, overtime, outside contractor help, etc.


6. Four Keys To Risk Management

• Risk identification
• Qualitative/quantitative assessments
• Loss prevention/mitigation strategies
• Recovery/restoration plans.


7. Keep Yourself Current 
Schedule both "walk-through" reviews and "walk around" time for more informal catchups.


8. Run Efficient Meetings 
Invite only those who can contribute to a given meeting's objectives.


9. Chart Variances 
Record and monitor changes in scheduling, cost and scope.


10. Learn From Each Project
Document all problem-solving successes for future application.

To DCMS TEAM! Welcoming new project management system to use!


Sunday, July 10, 2011

Evaluasi Karyawan dengan Balancescorecard

We have prepared a free guide on how to do employees evaluation
with Balanced Scorecard.

The guide includes a short article that explains basics and 2 forms
that can be used by manager and by employee.

Each form is accompanied with a sample of how manager or employee
should fill it.

The guide is totally free and is available for download here:
http://www.bscdesigner.com/employees-appraisal-with-balanced-scorecard.htm

Contac us for your requirement of BSC software:
Fanky Christian
08121057533
build-access-manage on www.dayaciptamandiri.com

Thursday, July 07, 2011

Ada 5 Tutur Bijak...!!!

(1).Jika Anda benar,maka Anda tidak perlu marah
Dan jika Anda salah, maka Anda tidak layak marah

(2).Sabar dengan Keluarga, itu namanya Cinta
Sabar dengan Orang Lain, itu namanya Respect
Sabar dengan Diri Sendiri, itulah Kepercayaan Diri:)

(3).Jangan berpikir terlalu Keras mengenai masa lalu, hal itu membawa Air Mata
Jangan pula berpikir terlalu banyak mengenai masa depan, hal itu membawa Ketakutan
Hiduplah saat ini dgn senyuman, hal itu akan membawa Bahagia.

(4).Setiap Cobaan dalam hidup kita, bisa membuat kita lebih terpuruk atau lebih baik
Setiap masalah datang untuk membuat kita lebih berprestasi, atau hancur sama sekali
Pilihan ada di tangan kita, untuk menjadi seorang Pecundang atau Pemenang....!!!

(5).Temukan hati yang indah & tulus, bukan wajah yang Rupawan atau Menawan
Hal-hal yang Indah tidak Selalu Baik, namun....
Hal-hal yang Baik Selalu Indah

build, access and manage your IT infrastructure and web applications

Tuesday, July 05, 2011

DETEKSI DINI MATA JULING

Segeralah ke dokter bila kita menemukan kelainan di mata si kecil. Jangan

ditunda, demi masa depannya.

Mata memiliki banyak fungsi. Di samping untuk melihat dalam arti

ketajaman penglihatan, mata juga berfungsi untuk melihat warna dan

melihat luas lapangan. "Selain itu, fungsi yang paling tinggi adalah

kesadaran ruang (stereovision)," ujar dokter spesialis mata dari RS Mata

Aini, Dr. Abdul Manan Ginting.

Kesadaran ruang adalah kemampuan membedakan jauh dekat dan hanya bisa

dilakukan jika kedua mata memiliki fungsi yang baik. "Kedua belah mata

harus mempunyai penglihatan yang baik atau hampir sama baiknya dan

mempunyai kemampuan untuk berfusi atau bekerja bersama," lanjut Ginting.

Nah, apa yang terjadi jika mata juling? "Mata juling yang tidak segera

ditangani akan mengakibatkan si penderita kehilangan kemampuan

stereovision untuk selama-lamanya," tegas Ginting. Orang-orang ini akan

kehilangan lapangan pekerjaan tertentu, misalnya pilot, ahli bedah, dan

sebagainya. "Ia tidak memiliki perspektif. Jadi, jangan anggap sepele.

Harus segera dikenali dan ditangani."

FUNGSI RUSAK

Menurut Ginting, mata harus selalu bergerak harmonis, baik ke kanan, ke

kiri, ke atas, maupun ke bawah. Selain itu, mata juga harus selalu menuju

pada satu titik, baik melihat jauh maupun dekat. Gerakan kedua mata ini

bisa harmonis karena ada 6 buah otot yang menggerakkannya. Keenam otot

ini memiliki 3 buah syaraf mata yang berpusat di otak.

Juling atau strabismus atau squint bisa terjadi karena berbagai faktor.

Misalnya saja, faktor bawaan. Juling juga bisa terjadi karena kerusakan

pada otot, syaraf, atau karena pusatnya yang rusak. Pusat yang rusak ini

bisa di pusatnya sendiri, tetapi bisa juga akibat mata yang tidak

mendapat rangsangan. "Kalau mata tidak mendapat perangsangan, ya,

sentrumnya tidak bisa bekerja. Akibatnya, tidak bisa mengatur ke mana

mata akan melihat," ujar Ginting.

Pada orang dewasa, juling lebih banyak terjadi karena kelainan syaraf,

misalnya karena radang atau stroke. Sedangkan pada anak, yang paling

banyak terjadi adalah juling karena gangguan pada otot-otot mata. Pada

anak, juling karena gangguan syaraf seringkali terjadi karena trauma

persalinan. "Misalnya persalinan yang menggunakan vacuum. Ini bisa

membuat salah satu otot menjadi lumpuh," lanjut Ginting.

Gangguan otot mata bisa karena impuls/rangsangan yang diberikan oleh

syaraf bekerjanya tidak sama untuk semua otot. "Ada yang over action atau

under action, sehingga mata menjadi tidak harmonis," lanjut dokter

lulusan UI ini.

Selain fungsinya yang rusak, bisa juga karena ototnya yang memiliki

kelainan. "Ada otot yang memang terlalu lemah dan ada yang terlalu besar,

sehingga mata dalam gerakannya tidak normal. Ini biasanya dibawa dari

lahir dan seringkali ada faktor-faktor genetik," ujar Ginting.

Ada lagi juling yang tidak ada hubungannya dengan otot atau syaraf, yaitu

pada bayi atau anak yang penglihatannya jelek atau bahkan buta. "Dalam

keadaan istirahat, mata akan bergerak keluar, misalnya saat tidur. Nah,

mata yang tidak bisa melihat, tidak bisa dipacu untuk melihat suatu

benda, sehingga akan bergerak ke arah luar. Akibatnya, mata akan menjadi

juling."

Di sisi lain, terdapat pula juling yang bukan juling, yang terjadi pada

kelompok etnis Cina atau Jepang. Bayi yang baru lahir dari kelompok etnis

ini, secara relatif memiliki jarak antara pinggir kelopak mata yang

lebar. Akibatnya, terkesan matanya masuk ke dalam (telecanthus) dan

dianggap juling. "Juling semacam ini disebut juling palsu (pseudo

strabismus) dan akan hilang sendiri setelah anak dewasa," ujar Ginting.

JENIS KELAINAN

Juling dibagi menjadi 2 bagian, yakni juling manifest (trophia/nyata).

Juling jenis ini bisa dilihat langsung oleh orang awam. Misalnya, mata

keluar, satu ke atas satu ke bawah, atau satu ke kanan satu ke kiri.

Juling trophia harus lebih cepat ditangani. Karena pada juling jenis ini,

biasanya salah satu mata akan menjadi lebih dominan, sementara yang

lainnya menjadi tidak dominan. "Nah, mata yang tidak dominan ini tidak

pernah bisa memberikan impuls ke otak sehingga otak tidak bisa

berkembang. Akibatnya, penglihatannya pun tidak berkembang," ujar

Ginting. Ini yang disebut ambyopia atau lazy eyes atau mata malas.

Jika ini yang terjadi, sebaiknya segera ditangani sedini mungkin. "Jangan

sampai menunggu hingga anak berusia lebih dari usia 4 tahun."

Penanganannya bisa dengan merangsang mata yang malas.

Yang paling sederhana adalah dengan menutup mata yang berfungsi bagus,

kemudian memaksa mata yang juling tersebut untuk digunakan. "Kalau sudah

ada kemajuan, baru dilakukan operasi supaya mata tidak kembali menjadi

malas," ujar Ginting. Atau sebaliknya, dilakukan operasi terlebih dulu,

kemudian baru dilakukan perangsangan. "Tetapi biasanya yang didahulukan

adalah mengembalikan fungsinya."

Ada juga juling manifest tetapi bermasa depan bagus, yakni alternating

squint. "Juling jenis ini, mata yang digunakan bergantian. Pada posisi

tertentu mata kanan yang digunakan dan pada posisi tertentu mata kiri

yang dipakai. Jadi, tidak terjadi lazy eyes," ujar dokter yang juga

praktek di Jakarta Eye Center.

Juling yang kedua adalah juling yang disebut intermitten atau phoria.

"Juling ini hanya terjadi kadang-kadang saja dan biasanya lebih susah

didiagnosis karena secara fisik tidak tampak. Ini dapat dikenali misalnya

saat melamun," ujar Ginting.

Penanganan juling intermitten masih bisa menunggu sampai anak menjadi

lebih dewasa. "Karena untuk juling jenis ini, pada saat tertentu kedua

mata bisa bekerja bersama. Sehingga, kalau pada suatu saat ia dioperasi,

kedua matanya sudah memiliki kemampuan melihat bersama-sama (fusi)."

Sebetulnya, semua operasi mata juling adalah untuk memperkuat dan

melemahkan otot, karena impulsnya sama namun responnya beda. Impuls A

pada satu otot, gerakannya dibuat menjadi 10, tetapi di otot lain menjadi

20 sehingga tidak harmonis. Karena itu, otot yang salah ini diperlemah.

"Tetapi, kalau satu saja yang diperlemah, otot bisa menjadi disfungsi.

Karena itu, yang kuat dilemahkan dan yang lemah dikuatkan supaya

seimbang," jelas Ginting lebih lanjut.

BISA PULIH

Begitulah, ada juling yang bisa dengan mudah dikenali dan ada juga yang

tidak mudah dikenali. "Jadi, sebaiknya anak segera diperiksakan ke dokter

mata sedini mungkin supaya tidak terlambat. Jika usia anak sudah di atas

9 tahun, prospek kesembuhannya hampir tidak ada," tambah Ginting.

Juling juga tidak mengenal perbedaan strata sosial maupun ekonomi. "Bisa

menimpa anak perempuan atau laki-laki. Banyak anak yang juling berasal

dari orangtua yang tidak juling. Yang penting adalah bagaimana kita

mengenali dan melakukan tindakan supaya fungsi mata tidak terganggu.

Kalau ditemukan lebih dini, maka 100 persen bisa dipulihkan, kok," ujar

Ginting.

Hasto Prianggoro. Foto: Dok.Jakarta Eye Center

Terapi Mata Juling

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah anak juling atau

tidak. Tentu, yang paling baik adalah membawanya ke dokter. Beberapa tips

dari Dr. Abdul Manan Ginting di bawah ini bisa membantu untuk mengetahui

apakah anak juling atau tidak:

* Hirsberg Test

Caranya dengan menyenter kedua mata dari jarak sekitar 50 cm. Kemudian

lihat, di mana titik cahaya lampu senter. Kalau kedua titik cahaya berada

di tengah mata, berarti mata normal (ortho).

Selain mengarahkan tepat dari depan, tes ini juga bisa dilakukan dengan

menggerakkan lampu senter ke kiri atau ke kanan. Yang normal, letak titik

selalu simetris. Kalau lampu senter diarahkan miring ke kanan, maka kedua

titik cahaya di mata pun dua-duanya ke sebelah kanan. Kalau titik cahaya

satu di tengah dan satu di pinggir, maka kemungkinan besar anak juling.

* Cover Uncover Test

Tes ini biasanya untuk anak yang lebih besar, misalnya setelah usia 1

tahun. Caranya, dengan menggunakan lampu senter atau boneka yang

diletakkan di muka anak. Kemudian mata kiri dan kanan kita tutup

bergantian.

Pada mata normal, mata tidak akan bergerak dan tetap menghadap ke arah

lampu senter atau boneka. Ini berarti fungsinya bagus. Otak akan berkata,

"Kamu lihat ke senter/boneka itu!" Kalau bergerak pada waktu tutupnya

dipindahkan, maka kemungkinan besar ia juling.

* Menutup Satu Mata

Caranya, tutuplah sebelah mata anak. Misalnya, mata kanannya. Jika mata

kanannya jelek, maka ketika ditutup, anak tidak akan marah atau mencoba

menepis tangan yang menutupi matanya tersebut. Anak akan marah ketika

Anda menutupi mata kirinya, karena penglihatannya terhalang. Ini

menunjukkan bahwa mata sebelah kanannya tak baik.

Selain tes untuk mengetahui apakah anak juling, tes ini juga penting,

karena ada anak yang tidak juling tetapi salah satu matanya tidak

melihat. Misalnya, anak yang lahir dari ibu yang menderita toksoplasma.

"Matanya bagus, tapi ia tidak bisa melihat, karena bagian vital retinanya

mengalami kerusakan karena parasit toksoplasma," ujar Ginting.
build, access and manage your IT infrastructure and web applications

Sunday, July 03, 2011

Bacalah Buku Ini

Sebuah gambar di secarik kertas bisa lebih berpengaruh daripada program Excel atau Power Point. Melalui gambar, kita bisa mewujudkan ide, berpikir di luar kebiasaan, dan menyampaikan secara mudah dipahami orang lain.

Dan Roam, si penulis buku ini, menyampaikan, setiap orang dianugrahi kemampuan berpikir secara visual sejak lahir, meskipun sama sekali tak memiliki keahlian menggambar.

Buku ini akan membantu kita memahaminya lebih baik.


build, access and manage your IT infrastructure and web applications